@pekanbarutv.official: Kabar duka datang dari Taman Nasional Tesso Nilo, Riau. Indro, gajah Sumatera jinak berusia sekitar 45 tahun yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari Tim Flying Squad, mati setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan. Kepergian Indro menjadi kehilangan besar bagi dunia konservasi, mengingat perannya dalam membantu mitigasi konflik antara manusia dan gajah liar di sekitar kawasan Tesso Nilo. Bagi para mahout dan tim konservasi, Indro bukan sekadar satwa binaan, melainkan sahabat sekaligus penjaga rimba yang telah mengabdikan hidupnya untuk menjaga harmoni antara manusia dan alam.