Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@gilaman_333: only wali😏✌️🔥🤭#@Waliullah SAHIBZADA #editing #foryoupage❤️❤️ #deartiktokteamplzunfreezmyaccont #dontunderreviewmyvideo
𝐆𝐈𝐋𝐀𝐌𝐀𝐍 𝐙𝐀𝐑𝐆𝐎♥️
Open In TikTok:
Region: BY
Monday 29 June 2026 14:55:14 GMT
24802
2283
432
303
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.41MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.93MB
)
Watermark .mp4 (
0.41MB
)
Music .mp3
Comments
NadEEm_khan :
2026-06-29 21:15:19
775
𝙈𝘼𝙎𝙊𝙊𝙈 𝙀𝘿𝙄𝙏𝙊𝙍 :
😂😂😂 good bro 👍👍👍👍
2026-06-30 01:06:50
2
💀😈چیف_آف_مداخیل🏴☠️✌️ :
2026-06-29 21:07:59
15
❤️ IBRAHIM :
wali ullah always king❤️
2026-06-29 21:22:28
10
Imad Khattak :
HAhh 🤣
2026-06-30 00:56:05
1
🇸 🇦 🇮 🇲 🇴 🫀ᵉᵈⁱᵗˢ🤍🌝 :
Gilamanooo love you 🫰🏻🫰🏻😂
2026-06-29 15:57:25
4
𝐀𝐢❖𝐰𝐚𝐥𝐢 :
یاره دی خنده دی مڑ کڑم 😂😂😂
2026-06-29 20:17:40
2
Atif Afridi :
aww kana broo 😂😂😂😂
2026-06-30 00:55:12
1
🎄Adil Razmakwal🎄 :
good😁
2026-06-29 17:22:49
2
S💔B :
Very good edit😁😁😁
2026-06-30 02:27:00
0
Saبir Rehمan :
waheed durrani king
2026-06-30 02:35:28
0
To see more videos from user @gilaman_333, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#room #sofa #viral
My luggage understood the assignment. 💖✈️ #cuteluggage #luggage #travelluggage #travelbag #luggagerecommendation
glutesss
Ama ! #foryou #fyp #amateledrama #100k
POV : Di sepanjang koridor, semua orang sibuk membicarakan Seonghyeon—tentang gol legendarisnya di detik-detik terakhir dan piala juara umum yang sebentar lagi siap diserahkan secara resmi. Namun, bagimu, hari Senin ini terasa seperti jebakan Batman. SMA Harapan Bangsa kini masih dipenuhi eforia kemenangan. Sebagai kapten cheerleader utama, kamu punya tugas resmi bersama kapten tim sepak bola senior dan sang MVP, Seonghyeon, untuk mendampingi Kepala Sekolah di atas podium utama saat upacara bendera. Kamu dipaksa berdiri tegak di barisan paling depan, di bawah terik matahari pagi, menjadi pusat perhatian ribuan pasang mata murid dan guru. Sialnya lagi, posisimu diatur tepat berada di sebelah kanan si nomor punggung sembilan itu. Kamu berdiri tegap dengan dagu terangkat, mengenakan seragam pemandu sorak formal sekolah lengkap dengan jaket kaptenmu. Wajahmu dipasang sedingin es, menatap lurus ke arah tiang bendera di depan seolah-olah makhluk tinggi di sebelahmu ini tidak kasatmata. Kamu berusaha keras mengabaikan aroma parfum familiernya yang menguar ringan di antara embusan angin pagi. Namun, mengabaikan Seonghyeon ternyata adalah hal yang mustahil. Saat Kepala Sekolah sedang memberikan pidato panjang lebar yang membosankan lewat mikrofon, kamu menyadari adanya pergerakan kecil dari sebelahmu. Seonghyeon sengaja menggeser posisi berdirinya hingga bahu bidangnya nyaris bersentuhan dengan bahumu. Matanya memang menatap lurus ke depan, pura-pura mendengarkan pidato, tetapi sebuah senyum miring yang amat tengil terukir jelas di sudut bibirnya. "Jaket kaptennya bagus, Kak. Cocok kalau disandingin sama jerseyku," bisik Seonghyeon dengan volume yang sangat rendah, hampir menyerupai gumaman tak kentara agar tidak memicu teguran guru piket. Kamu menggertakkan gigi, tidak sudi menoleh sedikit pun. "Diem, Seonghyeon. Ini lagi upacara. Jaga sikap kamu sebagai adik kelas," balasmu ketus lewat sela-sela gigi yang merapat, berusaha menjaga ekspresi wajahmu agar tetap terlihat formal dan berwibawa di depan publik. Seonghyeon justru terkekeh tanpa suara, bahunya naik turun sekilas. Bukannya mundur, dari sudut matamu, kamu bisa melihat Seonghyeon justru sedikit menundukkan kepalanya, sengaja mengarahkan suaranya tepat ke dekat telingamu. Dia menyadari tubuhmu yang menegang kaku karena posisinya yang terlalu dekat. "Fokus banget liat tiang bendera, Kak. Takut ya kalau nengok ke samping?" gumam Seonghyeon rendah, matanya tetap menatap lurus ke depan dengan posisi siap grak yang sempurna. Sebuah senyum tipis yang memprovokasi terukir di wajahnya saat menyadari rahangmu mengeras. "Kemarin di ruang perlengkapan Kakak galak banget sampai bisa banting pintu di depan mukaku. Masa sekarang di atas podium, Kapten Cheerleader yang terkenal sedingin es malah kelihatan tegang gini?" Seketika, hawa panas menjalar ke seluruh wajahmu. Jantungmu mendadak berpacu tidak karuan di balik jabatanmu yang kaku. "Tenang aja, aku nggak bakal nagih janjinya sekarang kok," lanjut Seonghyeon lagi, suaranya yang serak kini terdengar begitu intens di telingamu, mempermainkan gengsimu habis-habisan. "Tapi nanti pas bel pulang sekolah, jangan coba-coba kabur lewat pintu belakang lagi kalau Kakak masih punya harga diri. Aku tunggu di parkiran." Gengsimu bergejolak hebat di balik topeng sedingin es yang berusaha kamu pertahankan. Kamu ingin sekali menendang tulang keringnya atau mendengus sebal karena skakmat verbalnya yang begitu berani, tetapi kamu terkunci di atas podium resmi. Kamu terjebak di tengah protokol upacara sekolah, dipaksa berdiri berdampingan dengan cowok kelas sepuluh yang baru saja menantang harga dirimu secara terang-terangan tanpa bisa kamu balas saat itu juga. • • • Ketegangan di antaramu dan Seonghyeon mencapai puncaknya ketika protokol upacara memasuki agenda utama: penyerahan piala juara umum oleh Kepala Sekolah. 💬+ #seonghyeon #cortis #eomsean
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy