@silvanaqsj: Textet ishin nivel tjeter perpara ❤️

🇦🇱Silvana 🇩🇪 🇮🇹
🇦🇱Silvana 🇩🇪 🇮🇹
Open In TikTok:
Region: IT
Monday 29 June 2026 19:46:45 GMT
64778
2626
41
140

Music

Download

Comments

sekocano
Cano :
möge Allah uns vor solchen Müttern,Schwester und Frauen schützen Amin
2026-06-30 04:32:24
24
mapleee.71
benji :
Guys what do you think about germany loss on todays match
2026-06-29 23:40:10
7
aicunixh.12
ADi XHIXHO :
mmmmmm
2026-06-30 02:38:52
2
sani.mausi0
[이사]$ Feministin :
spoiler: wir sind die WM raus
2026-06-30 10:09:24
4
r_rona01
Rona :
Ncncncnc
2026-06-30 11:10:40
3
alfredhuta
Alfred huta :
buza 💋
2026-06-29 20:56:35
3
dark_officiall2
💛🌼Itzz_Myro_Roblox🌼💛 :
Erster
2026-06-29 19:49:14
0
rajmond.almina1
Rajmond Almina :
Mirmengjes yje💖💖💖💖
2026-06-30 07:06:36
0
miltossymi
Miltos Kola716 :
Ylle 🥰🥰🥰🥰
2026-06-29 19:56:23
1
besnik.ndoj
Besnik Ndoj :
si dy biniake
2026-06-29 20:20:18
3
julianxelrock19
julianxelrock19 :
Tschüss
2026-06-30 02:32:08
2
loco.54l
LOCO :
2026-06-30 00:09:42
2
alpha93b
Alpha :
marshallah e kuqja vajz
2026-06-29 21:03:42
0
skukagezim
Jimmi🇦🇱 :
sbehet plaka nuse me.
2026-06-30 10:33:14
0
liviaaameuzzsh
livia :
KKKKKKKKKKK VAI TOMANDOOO🇧🇷🇧🇷
2026-06-30 06:31:23
0
jeremybauer68
Jeremy Bauer68 :
🥰🥰
2026-06-30 02:31:32
1
dionysiosskaltsas
dionysiosskaltsas :
🥰🥰🥰
2026-06-29 20:18:14
3
srdjanratkovic5
srezojevci :
❤️❤️❤️
2026-06-29 20:43:35
2
To see more videos from user @silvanaqsj, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About