MUANGSHAI1182 :
Dalam Ilmu Pendidikan dan Ilmu Manajemen serta Geografi Sosial:
TNI BOLEH MASUK RANAH SIPIL TETAPI TIDAK BERLEBIHAN DAN TIDAK MASUK STRUKTURAL ORGANISASI SIPIL.
TNI boleh masuk ranah sipil tidak berlebihan dalam kegiatan kedisplinan, bela negara, kemanusiaan, dan mitigasi Bencana. Contohnya:
1.TNI bisa membina di sekolah dalam kedisplinan, bela negara, kepramukaan, kemanusiaan, dan mitigasi bencana melalui beberapa kegiatan dan kolaborasi, seperti Pemateri Kebangsaan Cinta NKRI diacara MOS Sekolah, Pramuka Kesakaan(Saka Dirgantara, Saka Wira Kartika, Saka Bahari), Paskibra, PKS(Patroli Keamanan Sekolah), dan SSB(Sekolah Siaga Bencana). Kegiatan tersebut selama ini mengalami penurunan perlu diaktifkan dan dikembangkan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut harus demi militer. Pembina kegiatan tersebut berasal dari Babinsa koramil wilayah tersebut dan KONCAD TNI(komando Cadangan TNI).
2.TNI bisa masuk kegiatan masyarakat sipil dalam pembina dan keikutsertaan kegiatan masyarakat sipil seperti kegiatan kebangsaan dan hari kemerdekaan, kegiatan gotong royong membangunan fasilitas umum, kegiatan KSB (Kampung Siaga Bencana),dan Siskamling(Sistem Keamanan Lingkungan).
3.TNI bisa masuk pada kegiatan pembinaan dan pelatihan kedisplinan, dan bela negara di usaha sipil tanpa berlebihan dalam arti semi militer,dan tanpa masuk struktural organisasi usaha sipil.
Tujuan TNI masuk ke sipil tanpa berlebihan dan tanpa masuk struktural organisasi sipil, antara meningkatkan kedisplinan, keamanan, kemanusiaan dan Cinta NKRI. Contohnya kegiatan kolaborasi di DIKLAT KDKMP yang diisi meteri kegiatan semi militer yang dibina oleh TNI berupa materi kedisplinan dan bela negara, dan materi Leadership dan manajemen koperasi berbasis teknologi digital yang dibina oleh ekonom koperasi dan ahli TIK. Tujuan kegiatan kolaborasi tersebut adalah mengembangkan kedisplinan bekerja, kekompakan bekerja, berani, tegas dan cakep menghadapi pemasalahan dan memecahkan permasalahan, cinta NKRI, profesional, handal, inovatif, kreatif, dan produktif serta tidak korupsi.
Sumber Geograf Indonesia.
2026-07-01 02:40:56