@251186arif.rahman: Ma’asiral Muslimin Rahimakumullah, Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar takwa. Takwa yang bukan sekadar ucapan di bibir, melainkan komitmen hati untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Hari ini, kita hidup di sebuah zaman yang sangat istimewa namun sekaligus penuh dengan tantangan spiritual. Zaman di mana informasi begitu melimpah. Kita berada di era digital, di mana ilmu seolah-olah berada di ujung jari kita. Cukup membuka ponsel, kita bisa membaca ribuan artikel, mendengarkan ratusan ceramah, dan mengunduh berbagai kitab. Namun, ada sebuah pertanyaan besar yang menggetarkan jiwa kita: Mengapa di tengah banjirnya informasi dan kemudahan akses ilmu saat ini, keberkahan hidup rasanya kian mengering? Mengapa kedamaian hati kian sulit direngguk, dan mengapa moral generasi muda kian hari kian mengkhawatirkan? Salah satu jawaban mendasarnya adalah: Mulai hilangnya adab, khususnya adab dan rasa hormat kepada seorang guru. Jamaah Shalat Jum'at yang Dirahmati Allah, Ilmu dalam Islam bukan sekadar tumpukan data teks atau barisan formula. Ilmu adalah cahaya (nur) yang ditiupkan Allah ke dalam hati hamba-Nya. Dan perantara utama mengalirnya cahaya itu adalah para guru, para ulama, dan para muallim. Ketika seorang murid mulai memandang gurunya dengan pandangan meremehkan, menganggap guru sekadar "penjual jasa" yang dibayar, atau merasa diri lebih pintar hanya karena membaca beberapa artikel di internet, maka saat itulah keruntuhan spiritual dimulai. Peringatan ini digambarkan dengan sangat dahsyat dalam sebuah riwayat pengingat bagi kita semua, sebagaimana dijelaskan dalam kitab Salalimul Fudhola karya Syekh Nawawi Al Bantani: "Diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda : Barangsiapa meremehkan gurunya, maka Allah Ta'ala akan mengujinya dengan tiga perkara: lupa terhadap apa yang dihafal, tumpul lidahnya, dan fakir di akhir hayatnya." Mari kita renungkan bersama, betapa mengerikannya tiga hukuman ini jika dikaitkan dengan kehidupan kita saat ini: 1. Lupa terhadap apa yang dihafal (Hilangnya Keberkahan Ilmu) Di era sekarang, banyak orang belajar begitu cepat, namun melupakannya begitu cepat pula. Ilmu yang didapat tidak membekas menjadi karakter, melainkan hanya menguap begitu saja. Ketika adab kepada guru hilang, Allah mencabut keberkahan ilmu tersebut. Ilmu itu tidak lagi menuntunnya kepada kesalehan, melainkan hanya menjadi beban hujah di akhirat. 2. Tumpul lidahnya (Ucapannya Tidak Mengandung Hikmah) Pernahkah kita melihat seseorang yang gelarnya tinggi, bicaranya fasih, namun kata-katanya tidak mampu menggerakkan hati orang lain menuju kebaikan? Ucapannya kering, bahkan sering kali memicu perpecahan. Itulah kutukan lidah yang tumpul dari hikmah. Ketika seseorang meremehkan guru yang mengenalkannya pada huruf dan iman, Allah cabut wibawa dan keberkahan dari setiap tutur katanya. 3. Fakir di akhir hayatnya Fakir di sini bukan sekadar tidak punya uang, melainkan kefakiran hati dan hilangnya kemuliaan di akhir hayat (su'ul khatimah). Betapa banyak manusia yang di masa mudanya berjaya, namun di akhir hayatnya hidup dalam kegelisahan, kesepian, jauh dari rahmat Allah, dan meninggal dalam keadaan merugi karena telah mendurhakai orang-orang yang berjasa membimbing ruhaninya. Ma’asiral Muslimin yang Berbahagia, Allah SWT telah berfirman dalam Al-Qur'an, menegaskan betapa tingginya derajat orang yang berilmu: "Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat." (QS. Al-Mujadilah: 11) Jika Allah saja meninggikan derajat mereka, lantas lancang sekali kita sebagai manusia jika berani merendahkan mereka? Rasulullah ﷺ juga mengingatkan kita dalam sebuah hadits: "Bukan termasuk umatku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengerti hak ulama (guru) kami." (HR. Ahmad) Teks lengkap pdf 085794034161 #fyp #khutbah #adab #khutbahjumat #guru
Arif Rahman El Fatih
Region: ID
Tuesday 30 June 2026 05:43:57 GMT
Music
Download
Comments
Rumah Mental Foundation :
kirim. teks nya ya Syekh
2026-07-02 05:47:25
1
To see more videos from user @251186arif.rahman, please go to the Tikwm
homepage.