@bone_iinfo: Proyek rehabilitasi ruas Jalan Langsat–Jalan Rambutan di Kabupaten Bone kembali disorot. Sebelumnya, pekerjaan pengaspalan proyek senilai Rp10,9 miliar itu menuai kritik karena penghamparan aspal diduga dilakukan saat badan jalan masih basah, bahkan terdapat genangan air pada Minggu malam, 14 Desember 2025. Secara teknis, pekerjaan pengaspalan idealnya dilakukan pada permukaan yang kering, bersih, dan stabil. Keberadaan air di atas badan jalan berpotensi mengurangi daya lekat aspal terhadap lapisan di bawahnya, menghambat proses pemadatan, serta meningkatkan risiko kerusakan dini seperti retak, pengelupasan, hingga munculnya lubang. Saat itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas BMCKTR Kabupaten Bone, Jumran, yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), memastikan pekerjaan tetap memenuhi ketentuan teknis. Ia mengaku berada di lokasi dan mengontrol proses penghamparan dan menyebut suhu campuran aspal saat dihampar masih berada di atas 135 derajat Celsius. “Kami juga tetap mengontrol suhu aspal. Saat dihampar masih di atas 135 derajat,” ujar Jumran saat dikonfirmasi pada 16 Desember 2025. Selain itu kata dia, Jumran menyatakan selama ini tidak ada masalah dalam pelaksanaan proyek tersebut. Ia juga menyatakan bahwa hasil pekerjaan akan melalui uji laboratorium sebelum proses serah terima dilakukan. Namun, pernyataan tersebut kini kembali menjadi perhatian setelah ruas jalan itu mulai mengalami kerusakan, padahal belum genap enam bulan sejak pekerjaan dinyatakan rampung pada Desember 2025. Baca artikel:https://intipos.com/jalan-baru-di-bone-rusak-dini-pernyataan-ppk-soal-kualitas-proyek-kembali-disorot

bone_info
bone_info
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 30 June 2026 05:51:44 GMT
6213
29
1
0

Music

Download

Comments

eriq29922
Eriq299 :
susah karena setiap proyek harus ada setoran jadi kualitasnya diabaikan 😂😂😂
2026-07-04 23:24:59
0
To see more videos from user @bone_iinfo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About