@user61988182562838:

ابو غااازي
ابو غااازي
Open In TikTok:
Region: SD
Tuesday 30 June 2026 06:56:07 GMT
1438
104
41
4

Music

Download

Comments

kmamis4g
Khamiskoo :
🥰🥰🥰👍👍
2026-06-30 18:46:40
0
.8315993
🏆آبــو رمــــ💕ـــــآن🦅🤞 :
الغوالي ليكم التحيه من الحدود المصرية
2026-06-30 21:03:46
0
user2906986099611
user2906986099611دبلوماسي سليم :
التحيه لي اهلنا وابنا عمومتنا اولاد حميد
2026-06-30 20:50:51
0
.24967808
ابوهنيه 2️⃣4️⃣9️⃣📵 :
الغوالي العز وحد♥️♥️
2026-06-30 19:37:35
0
user5147328706851
سلمان حامد :
العز واحد 🥰🥰🥰
2026-06-30 19:27:35
0
user2245614958253
الحميدي المتمرد :
أبشر قوي
2026-06-30 18:47:24
0
.s218299
حبـــــــيـــــب✌ فصيله نادره✌ :
ابشر قوي
2026-06-30 19:07:58
0
user59623029223814
مكي محمدين احمدابوهنية :
✌️✌️✌️✌️❤️❤️515
2026-06-30 19:04:27
1
user2769056179036
شيكااات ال ابو هنيه💝💝 :
العز واحد جدي بشري حفظك الله ❤️🌹
2026-06-30 19:47:24
0
user69299072110283
أبوريان أبوريان :
قوووووو والله
2026-06-30 19:19:17
0
user8795248019298
مالك زروق :
تسلم والله
2026-06-30 19:17:08
0
alsudalsud5
السيد كابسيس :
تحي لي العمدة 🥰🥰🥰
2026-06-30 18:19:24
0
user1015870271271
قياده... 🫠🚶 :
❤️❤️❤️
2026-06-30 20:05:47
0
mohmmedremix163
Mohamed Alnour Najmeldin :
💪💪💪
2026-06-30 19:33:32
0
user244620250952401
خال سجود الحميدي :
🥰🥰🥰
2026-06-30 19:27:47
0
qwerasdfghhg
بني سليم 515 :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-30 19:16:16
0
.s218299
حبـــــــيـــــب✌ فصيله نادره✌ :
🥰🥰🥰🥰
2026-06-30 19:07:48
0
.515458653
الصادق حسيني ياسين :
🥰🥰🥰
2026-06-30 19:06:24
0
user9001039961877
البنسلين سلم :
🥰🥰🥰
2026-06-30 19:01:26
0
user2245614958253
الحميدي المتمرد :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-30 18:47:28
0
user612946803488
7777 :
🥰🥰🥰
2026-06-30 18:40:07
0
user51561810447336
عبدالرحمن :
🥰🥰🥰
2026-06-30 18:22:20
0
alwan.alwan14
علوان فتحي :
🥰🥰🥰
2026-06-30 18:19:31
0
almeuan.al.s
Almeuan Al s :
🥰🥰🥰
2026-06-30 07:07:02
0
To see more videos from user @user61988182562838, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: Kamu dan Juhoon sudah berpacaran selama 1 tahun, dan selama itu kamu tahu betul betapa posesif dan protective-nya juhoon jika itu menyangkut dirimu.  Namun, siang ini di tribun lapangan basket sekolah, kamu baru benar-benar melihat seberapa intens rasa cemburunya bisa membakar situasi. Riuh rendah suara suporter memadati area pertandingan antar-kelas. Teriakan membahana setiap kali tim favorit mereka berhasil mencetak poin.  Kamu duduk di barisan tengah, ikut terhanyut dalam euforia dan fokus bertepuk tangan mendukung tim kelasmu. Saking ramainya suasana di tribun, kamu tidak menyadari bahwa bangku kosong di sebelah kananmu baru saja ditempati seseorang. Seorang siswa dari kelas sebelah mendadak duduk dengan jarak yang sangat dekat, hingga bahunya hampir bersentuhan dengan bahumu.
POV: Kamu dan Juhoon sudah berpacaran selama 1 tahun, dan selama itu kamu tahu betul betapa posesif dan protective-nya juhoon jika itu menyangkut dirimu. Namun, siang ini di tribun lapangan basket sekolah, kamu baru benar-benar melihat seberapa intens rasa cemburunya bisa membakar situasi. Riuh rendah suara suporter memadati area pertandingan antar-kelas. Teriakan membahana setiap kali tim favorit mereka berhasil mencetak poin. Kamu duduk di barisan tengah, ikut terhanyut dalam euforia dan fokus bertepuk tangan mendukung tim kelasmu. Saking ramainya suasana di tribun, kamu tidak menyadari bahwa bangku kosong di sebelah kananmu baru saja ditempati seseorang. Seorang siswa dari kelas sebelah mendadak duduk dengan jarak yang sangat dekat, hingga bahunya hampir bersentuhan dengan bahumu. "Sendirian aja? Seru banget kan pertandingannya," cowok itu, menoleh ke arahmu dengan senyum yang dipaksakan agar terlihat akrab. "Lo anak kelas sebelah, kan? Kenalan dulu dong, gue—" Belum sempat kalimat itu terselesaikan, sebuah bayangan tinggi tiba-tiba muncul di depan kalian, menghalangi pandangan lurus ke lapangan. Atmosfer di sekitarmu mendadak turun beberapa derajat saat kamu mendongak dan menemukan Juhoon berdiri di sana. Di kedua tangannya ada botol minuman yang baru dibelinya dari kantin. Namun, wajahnya yang biasa dihiasi senyum hangat kini benar-benar datar, dan matanya menatap tajam, mengunci langsung pada cowok asing di sampingmu. "Geser," ucap Juhoon. Suaranya rendah, berat, dan begitu dingin hingga sanggup memotong kebisingan di tribun. Cowok di sebelahmu mengernyit, merasa tertantang oleh kedatangan Juhoon yang tiba-tiba. "Apaan sih lo? Tribun kan umum, bebas dong gue mau duduk di mana aja." Juhoon tidak membalas dengan adu argumen. Tanpa ada keraguan, dia melangkah maju dan langsung mendudukkan tubuh tegapnya di celah sempit antara kamu dan cowok tersebut. Tindakannya begitu tegas, sepenuhnya memblokir akses cowok itu untuk bisa melihat atau berbicara kepadamu. Juhoon menoleh sedikit ke samping, memberikan tatapan menusuk yang membuat siapa pun akan berpikir dua kali untuk membalasnya. "Gue bilang geser. Dia pacar gue, lo duduk terlalu deket." Ketegangan yang pekat mendadak melingkupi barisan bangku kalian. Merasa terintimidasi oleh aura posesif Juhoon yang tidak main-main, cowok asing itu akhirnya mendengus kesal, berdiri, dan melangkah pergi menjauh mencari tempat lain. Setelah area di sampingmu kembali aman, Juhoon tidak langsung meredakan ketegangannya. Dia memutar tubuhnya sepenuhnya menghadapmu. Kedua tangannya bertumpu di lutut, mencondongkan badannya yang tegap hingga kamu bisa merasakan tatapan intensnya yang mengunci pergerakanmu. "Kenapa diem aja tadi pas dia mepet-mepet kamu?" tanya Juhoon pelan, namun nadanya menuntut penjelasan. Kamu menelan ludah, sedikit gugup mendapati sisi lain dari kekasihmu ini. "A-aku baru mau jawab sama nyuruh dia geser, tapi kamu udah dateng duluan, Ju..." Juhoon menghela napas berat. Matanya beralih pada jaket sekolah oversize yang sedari tadi dia bawa. Tanpa berkata-kata lagi, dia menyampirkan jaket tebal itu ke bahumu, menyembunyikan seragam sekolahmu di balik pakaiannya. "Aku gak suka cara dia ngeliatin kamu tadi. aku lebih gak suka lagi kalau kamu gak langsung ngambil jarak pas ada cowok lain yang lagi caper," ujarnya jujur, menyuarakan kecemburuan yang membakar dadanya. "Dia cuma mau nanya nama—" "Gak ada kenalan-kenalan," potong Juhoon cepat. Dia memegang kedua bahumu dengan lembut tapi tegas, memaksamu untuk menatap langsung ke sorot matanya yang dalam. "Kamu tau sendiri kan aku secemburu apa kalau menyangkut kamu, Di tempat serame ini, fokus kamu harusnya cuma ke aku. Bukan ke cowok lain yang tiba-tiba dateng." Juhoon terdiam sesaat, memperhatikan ekspresimu yang tampak sedikit terkejut dengan sikap overprotective-nya. Perlahan, gurat dingin di wajahnya mengendur. ( in comment 👉🏼 ) #POV #JUHOON #CORTIS #BOYFRIEND

About