@glamour.moda.tm_abiye:

glamour.moda.tm_abiye
glamour.moda.tm_abiye
Open In TikTok:
Region: AZ
Tuesday 30 June 2026 11:29:50 GMT
3774
51
0
5

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @glamour.moda.tm_abiye, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar dengan konsep baru, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut digelar MALAM hari, memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Tahun ini Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Kolaborasi ini menghadirkan konsep baru berupa pertunjukan Gandrung dalam suasana malam, dengan tetap mempertahankan esensi dan nilai budaya yang menjadi ruh utama pertunjukan. Bu Ipuk mengatakan, penyelenggaraan pada malam hari agar Gandrung Sewu terus berkembang dan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton maupun wisatawan. Lebih dari 1.000 penari akan terlibat dalam pertunjukan tersebut. Para penari akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya, sehingga menghadirkan efek visual yang berbeda dalam suasana malam. “Tradisi tidak harus diam di tempat. Tradisi bisa terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya. Esensi utama Gandrung Sewu tetap seni tari Gandrung itu sendiri, dengan gerak, irama, ekspresi, dan nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita,” kata Bu Ipuk.  SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, mengatakan Gandrung Sewu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu signature cultural event Indonesia. “Ini menjadi tantangan kami bersama. Harapannya ke depan, wisatawan yang akan hadir ke Gandrung Sewu dapat memiliki satu seamless experience*,” ujar Yudhistira. #Banyuwangi
Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar dengan konsep baru, 24 Oktober 2026. Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi tersebut digelar MALAM hari, memadukan seni tradisi dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Tahun ini Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan penuh dari InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Kolaborasi ini menghadirkan konsep baru berupa pertunjukan Gandrung dalam suasana malam, dengan tetap mempertahankan esensi dan nilai budaya yang menjadi ruh utama pertunjukan. Bu Ipuk mengatakan, penyelenggaraan pada malam hari agar Gandrung Sewu terus berkembang dan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton maupun wisatawan. Lebih dari 1.000 penari akan terlibat dalam pertunjukan tersebut. Para penari akan menggunakan elemen fosfor yang dipadukan dengan tata cahaya, sehingga menghadirkan efek visual yang berbeda dalam suasana malam. “Tradisi tidak harus diam di tempat. Tradisi bisa terus bergerak, beradaptasi, dan berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya. Esensi utama Gandrung Sewu tetap seni tari Gandrung itu sendiri, dengan gerak, irama, ekspresi, dan nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita,” kata Bu Ipuk. SVP Corporate Secretary InJourney, Yudhistira Setiawan, mengatakan Gandrung Sewu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu signature cultural event Indonesia. “Ini menjadi tantangan kami bersama. Harapannya ke depan, wisatawan yang akan hadir ke Gandrung Sewu dapat memiliki satu seamless experience*,” ujar Yudhistira. #Banyuwangi

About