@naazmohammed08:

Naaz👑
Naaz👑
Open In TikTok:
Region: ZA
Tuesday 30 June 2026 12:33:39 GMT
56642
1083
52
329

Music

Download

Comments

truthbtold2u1
Truthbtold :
The talent and skill is showing
2026-07-01 04:38:08
24
lydia.viljoen
Lydia Viljoen :
so peaceful nè
2026-07-01 05:05:23
12
ochizz
AZDA :
Good stuff, run and go bring your CVs.
2026-07-01 15:44:15
5
faizel.khan5
faizel khan :
this is what the ppl looking for
2026-07-01 10:20:35
8
dilshseuw02
dilshseuw02 :
Sad
2026-07-01 17:09:58
1
nadianaidoo840
Nadia Naidoo :
heyyy😮‍💨
2026-06-30 13:42:34
4
molemopeter
piet :
skill
2026-07-01 20:57:35
0
user575961832241
user575961832241 :
is good fr them
2026-07-01 20:19:00
0
user723825777
Sajid Ali :
ok
2026-07-01 14:44:22
0
user7616594923692
Legend :
pietermaritzburg east street
2026-07-01 13:02:00
1
user75188737650910
DEENA :
2026-07-01 05:07:59
1
kasifali872
Kashif Ali :
how..🙄🤔🤔🤔
2026-07-01 17:55:16
0
user1221918595806
user1221918595806 :
this is the south africa we are living in
2026-07-01 11:56:33
6
hazel61186
HAZEL :
when was this ?
2026-07-01 07:13:35
0
johnchen8986
John :
thanks good job
2026-07-01 05:55:38
2
singleboy21701
, ꧁༺ 💕Ꭰҽʂí💕༻꧂ :
Which town
2026-07-01 10:35:34
1
mohamed.rassool6
Mohamed Rassool :
call March n March 😂😂😂
2026-06-30 18:11:57
2
medhanewoldemaria
medhanewoldemaria :
its drama time
2026-07-01 13:21:43
0
anmember1
time+ effort= rewards :
my Allah seve as
2026-07-01 10:00:48
0
master_slim0
Mohammed saleem :
where is this
2026-07-01 11:46:50
0
bonganeshongwe17
Bongane Shongwe :
balambile
2026-07-01 12:06:41
0
tawurayiaaron
smoked sausage :
why you running wait
2026-07-01 17:21:31
2
josephmbotte
mbotte the safari guide :
now JECINTA must be very happy
2026-07-01 11:56:51
3
user3866072837219
user3866072837219 :
March n match crooks
2026-07-01 06:54:04
6
To see more videos from user @naazmohammed08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About