@apneareset: Improving the lymph flow for sleep apnea can be one of the easiest ways that you can help reduce snoring and improve breathing at night. Follow along with the technique in this video and try it before bed tonight. This isn't just some weird "woo woo" trick. ๐Ÿ˜„ When you lie down at night, fluid can shift toward your neck and airway. If that fluid doesn't drain efficiently, it can slightly narrow the airway and make breathing or snoring worse. That's why this simple lymphatic routine may help. Work from the bottom up: 1๏ธโƒฃ Gently massage the lower neck about 10 times. 2๏ธโƒฃ Move from your chin toward your jaw about 10 times. 3๏ธโƒฃ Massage along the sides of the jaw. 4๏ธโƒฃ Finish by working the upper neck and surrounding areas. The whole routine only takes a minute or two and is easy to add before bed. ๐Ÿซ (And yes... step one in my case was realizing I probably needed to shave. ๐Ÿ˜‚) Give it a try and let me know how it feels! Follow along with the technique in this video and try it before bed tonight. Have you ever tried lymphatic massage or noticed puffiness around your neck in the morning? I'd love to hear your experience below. ๐Ÿ‘‡ Educational disclaimer: This content is for educational purposes only and is not medical advice. Always consult your healthcare professional regarding sleep apnea or any medical condition before starting a new treatment approach.

Dylan Petkus MD (Inactive)
Dylan Petkus MD (Inactive)
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 30 June 2026 21:00:00 GMT
2591
88
2
19

Music

Download

Comments

randomacc1809
Realitykilledthecat1984 :
You forgot that you need to start just a tiny bit above the collar bone
2026-06-30 21:24:24
1
drvee02
EL V :
๐Ÿ‘€๐Ÿ‘€๐Ÿ‘€
2026-07-01 03:44:28
0
To see more videos from user @apneareset, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

๐Ÿ‘ค๐—๐ | ๐๐‹๐€๐˜๐„๐‘ ๐’๐๐Ž๐“๐‹๐ˆ๐†๐‡๐“: ๐™ˆ๐™–๐™ง๐™ ๐™ช๐™จ ๐™ƒ๐™ค๐™ง๐™ž๐™จ๐™ค๐™ฃ Lahir di Pangkalan Brandan pada 14 Maret 1981, Markus Horison Ririhina dikenal sebagai salah satu penjaga gawang ikonik Indonesia pada era 2000-an. Ia pernah memperkuat PSMS Medan, Persik Kediri, Arema, dan Persib Bandung, serta menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010. Ciri khasnya adalah refleks cepat, keberanian menghadapi penyerang, serta keunggulan dalam mengantisipasi bola-bola udara. Dengan kepala plontos dan gaya bermain yang khas, Markus menjadi sosok yang mudah dikenali di bawah mistar. Pada 2009, ia bahkan masuk nominasi pemain terbaik Asia bersama sejumlah pemain dari negara lain. Salah satu momen paling ikoniknya terjadi saat Indonesia menghadapi Uruguay dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 8 Oktober 2010. Menghadapi tim yang baru saja mencapai semifinal Piala Dunia 2010, Markus beberapa kali melakukan penyelamatan penting pada awal pertandingan ketika Uruguay terus menekan melalui pemain seperti Luis Suรกrez dan Edinson Cavani. Indonesia bahkan sempat unggul 1-0 lewat Boaz Solossa pada menit ke-17. Namun, Uruguay akhirnya bangkit dan menang telak 7-1. Meski hasil akhirnya mengecewakan, penampilan Markus pada fase awal laga tetap dikenang karena kesigapannya menghadapi serangan para penyerang kelas dunia tersebut. Setelah pensiun sebagai pemain profesional pada 2017, Markus tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia melanjutkan pengabdiannya melalui pembinaan penjaga gawang dan mendirikan MH Soccer Academy, yang diluncurkan pada 4 Mei 2025 di Bandung. Akademi tersebut berfokus mengembangkan kemampuan teknis sekaligus karakter pemain muda agar memiliki kesempatan meniti karier profesional. Perjalanannya kini menjadi bukti bahwa kontribusi seorang legenda tidak harus berakhir ketika ia gantung sarung tangan. Dari benteng terakhir Timnas Indonesia hingga pembina generasi berikutnya, Markus Horison tetap membawa pengalaman panjangnya untuk masa depan sepak bola Indonesia. #markushorison #timnasindonesia #PlayerSpotlight #ExploreFootball #eXBallid
๐Ÿ‘ค๐—๐ | ๐๐‹๐€๐˜๐„๐‘ ๐’๐๐Ž๐“๐‹๐ˆ๐†๐‡๐“: ๐™ˆ๐™–๐™ง๐™ ๐™ช๐™จ ๐™ƒ๐™ค๐™ง๐™ž๐™จ๐™ค๐™ฃ Lahir di Pangkalan Brandan pada 14 Maret 1981, Markus Horison Ririhina dikenal sebagai salah satu penjaga gawang ikonik Indonesia pada era 2000-an. Ia pernah memperkuat PSMS Medan, Persik Kediri, Arema, dan Persib Bandung, serta menjadi bagian dari Timnas Indonesia di Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010. Ciri khasnya adalah refleks cepat, keberanian menghadapi penyerang, serta keunggulan dalam mengantisipasi bola-bola udara. Dengan kepala plontos dan gaya bermain yang khas, Markus menjadi sosok yang mudah dikenali di bawah mistar. Pada 2009, ia bahkan masuk nominasi pemain terbaik Asia bersama sejumlah pemain dari negara lain. Salah satu momen paling ikoniknya terjadi saat Indonesia menghadapi Uruguay dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 8 Oktober 2010. Menghadapi tim yang baru saja mencapai semifinal Piala Dunia 2010, Markus beberapa kali melakukan penyelamatan penting pada awal pertandingan ketika Uruguay terus menekan melalui pemain seperti Luis Suรกrez dan Edinson Cavani. Indonesia bahkan sempat unggul 1-0 lewat Boaz Solossa pada menit ke-17. Namun, Uruguay akhirnya bangkit dan menang telak 7-1. Meski hasil akhirnya mengecewakan, penampilan Markus pada fase awal laga tetap dikenang karena kesigapannya menghadapi serangan para penyerang kelas dunia tersebut. Setelah pensiun sebagai pemain profesional pada 2017, Markus tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia melanjutkan pengabdiannya melalui pembinaan penjaga gawang dan mendirikan MH Soccer Academy, yang diluncurkan pada 4 Mei 2025 di Bandung. Akademi tersebut berfokus mengembangkan kemampuan teknis sekaligus karakter pemain muda agar memiliki kesempatan meniti karier profesional. Perjalanannya kini menjadi bukti bahwa kontribusi seorang legenda tidak harus berakhir ketika ia gantung sarung tangan. Dari benteng terakhir Timnas Indonesia hingga pembina generasi berikutnya, Markus Horison tetap membawa pengalaman panjangnya untuk masa depan sepak bola Indonesia. #markushorison #timnasindonesia #PlayerSpotlight #ExploreFootball #eXBallid

About