Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@produkoriginal.1: #cyeecare #cyeecare4u
PRODUK ORIGINAL
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 30 June 2026 15:13:49 GMT
152
1
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.02MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.02MB
)
Watermark .mp4 (
1.11MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @produkoriginal.1, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
i love slowdive #slowdive #shoegaze #aesthetic #fyp #foryou
اگر کبھی خبر ملے میں گزر گیا ہو ❤️🩹🥹🥀 ۔ ۔ ۔ ۔ ۔ #creatorsearchinsights #peotrystatus #1millionaudition #urdupoetry #aesthetic
С днём Семьи #видеоткрытка#спраздником#поздравляю#сднемсемьи
اكسبلور#explor
الأفضل عبر التاريخ 🐐 #messi #ميسي #argentina #كأس_العالم #viral #اكسبلور؟
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga penyerahan amplop dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby kepada Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni berisi uang pecahan asing dengan mata uang dolar Singapura. Bahkan, uang itu diduga merupakan hasil dari pengumpulan 914 anggota Koperasi Unit Desa (KUD) untuk pengurusan pelepasan izin kawasan hutan seluas 1.828 hektar. Juru Bicara KPK Budi Prasertyo menyebut, uang hasil dari pengumpulan ratusan KUD itu ditukarkan ke dalam bentuk pecahan dolar Singapura. "Dalam pengumpulan uang tersebut, diduga uang-uang yang dikumpulkan kemudian dikonversi dalam bentuk Singapura dolar," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7). Budi memastikan, dugaan itu masih akan didalami dalam proses penyidikan dalam kasus jual beli jabatan dan suap pelepasan izin kawasan hutan yang menjerat Bupati nonaktif Kuansing, Suhardiman Amby. Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, lanjutnya, Suhardiman mengamini adanya penyerahan uang kepada Menhut Raja Juli. "Ini yang kemudian akan menjadi materi yang didalami oleh penyidik tentunya, karena memang dari keterangan awal bahwa ada pemberian yang dilakukan oleh Bupati kepada Pak Menteri di Kementerian Kehutanan, yang kemudian oleh Pak Menteri juga sudah dikonfirmasi dan disampaikan secara jelas terkait dengan tanggal pemberiannya, kemudian tanggal pengembaliannya, dan juga bahkan tanggal pelaporan penolakan gratifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi di tanggal 3 Juli kemarin," ungkap Budi. Baca Selengkapnya di JawaPos.com
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy