@moo_mo812: حرفيااااا اول منزلته عجبنييي ( الي يريد اسمه خلي يراسلني خاص+ هوه بي روايات و عبارات ف الي مو جوه هيج لا يخربه) اتمنه مينتشر #substack #مالي_خلق_احط_هاشتاقات #شعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #شعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #explore

moo_mo812
moo_mo812
Open In TikTok:
Region: IQ
Tuesday 30 June 2026 18:55:55 GMT
94758
8632
195
466

Music

Download

Comments

moo_mo812
moo_mo812 :
بنات اسم التطبيق هذا substack بي روايات و اقتباسات و عبارات و تكدرين تسوين ريبوست و تنشرين و تفتحين بث و تراسلين الي مو جوه الروايات لا يدخل و يخرب
2026-07-01 13:53:38
207
hussam_ahmed18
•حَسام||🇮🇶 :
ليش ما نكول اسمه البرنامج حلو ويفيد الناس الواعيه والي تحب هيج اشياء
2026-07-01 10:26:10
59
fm__..4
🪐توني❤️‍🔥 :
substack
2026-07-02 02:40:37
0
98f89
ᴀʟᴇxᴀɴᴅᴇʀ :
راح انزله ضيفوني يوزري 98f89 من هسة
2026-07-01 21:09:55
2
luw_q
ريماس :
اقدر احفظ فيديوهات؟؟
2026-07-01 15:02:20
26
xcf_18_
بَجعة :
اني هم محد يتفاعل وياي 🙈
2026-07-01 21:27:00
1
wdr_91
. :
زين عادي مو ايفون؟؟
2026-07-01 17:38:04
6
ze_5rr
زَينب :
بناتتت شلونن احفض الفيديوو؟
2026-07-01 19:04:13
0
thaltya_
𝒁𝑶𝒀🪽| EGi :
كتبت موضوع طويلللللل وتعبت عليه وعبرت عنه اخر شي حذفته بالغلط
2026-07-01 14:27:19
7
l9.x15
✮ :
👉👈7ii0ضيفوني
2026-07-01 22:01:25
0
zmd_kl
شقلحة 🦦 :
كيف بسـ
2026-07-01 14:44:38
1
i_60ig
َْ🎀َ :
شنو محتوى هذه تطبيق
2026-07-01 19:48:18
0
z9.m__
زينّب :
ماعرفت اسوي تسجيل دخول
2026-07-01 20:08:41
0
moo_mo812
moo_mo812 :
الي يريد اسم تطبيق خاص🌚
2026-07-01 02:28:02
6
12.kil
زَنزون ألـ سَراي . :
ليش مَنشوراتي محد يشوفها 😔؟
2026-07-01 19:46:11
2
..c7n1
⭐️ :
بناات اذا انزلة تضيفني لأن ماحب الوحدة؟
2026-07-01 08:16:16
2
_992310
𝐑𝐚𝐧𝐚 📖 :
يجننننن حرفيا
2026-06-30 20:50:44
1
wajin_3
وَجن :
احسس تطبيق عرفتهه بحياتي.
2026-07-01 16:13:55
1
hn___710
🐈‍⬛ :
هوه تطبيق بيه اصوات للمنشورات لو بس صور؟
2026-07-01 11:36:41
1
m.uz32
𝑭𝒂𝒕𝒊𝒎𝒂. :
شنو اسمه
2026-06-30 19:04:41
3
To see more videos from user @moo_mo812, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ramai-ramai orang tersinggung gara-gara potongan video Presiden Prabowo soal
Ramai-ramai orang tersinggung gara-gara potongan video Presiden Prabowo soal "orang desa tidak pakai dollar". Tiba-tiba semua mendadak jadi pakar, menarasikan seolah Presiden tutup mata soal mahalnya harga pupuk, kedelai, dan pakan ternak. Padahal, kalian sedang dikibuli oleh gorengan media yang sengaja memotong konteks! Mari kita bedah faktanya pakai logika. Ucapan itu dipisahkan dari acara aslinya, yaitu saat peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niat beliau sama sekali BUKAN untuk meremehkan dampak pelemahan rupiah, melainkan sedang menegaskan bahwa negara sedang membangun tameng pertahanan yang kuat untuk desa. Perekonomian kita ini ibarat perahu yang masih bocor karena puluhan tahun dibiarkan kecanduan barang impor. Akibatnya, tiap kali dollar naik (air pasang), air masuk dan kita semua di dalam perahu ikut megap-megap tenggelam oleh lonjakan harga. Lalu, apakah negara cuma pasrah? Tentu tidak! Melalui Kopdes Merah Putih dan percepatan swasembada pangan, pemerintah justru sedang kerja keras menambal kebocoran perahu itu! Jalur distribusi tengkulak dipotong kompas dan kita genjot produksi di dalam negeri agar harga kebutuhan pokok tak lagi ditentukan oleh pihak asing. Tujuannya sangat jelas: supaya masyarakat desa ke depannya punya payung pelindung. Agar petani dan peternak tidak perlu lagi panik kebanjiran harga mahal setiap kali ada badai dollar datang dari luar negeri. Jadi, sebelum berisik termakan potongan video, buka mata dan pahami dulu kerja besarnya. Negara sedang menambal perahu bocor ini supaya kita bisa berlayar menjadi bangsa yang kuat dan mandiri! 🇮🇩🚢🌾 #FaktaBicara #StopHoax #PrabowoSubianto #KoperasiDesa #KopdesMerahPutih #SwasembadaPangan #KedaulatanEkonomi #TamengRakyat #DesaMandiri #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About