@yury.ai: Comment "CHROME" and I'll send you the links 👇 Google has a free tool that gives Claude eyes inside the browser while you build. It's called Chrome DevTools MCP, free and open-source, built by the @googlechrome team. Plug it into @claude or Cursor and the AI sees everything in the browser: console errors, broken buttons, failed server calls, slow pages. No more screenshotting errors. Paired with Playwright MCP, your AI becomes a full front-end tester that catches bugs before users do. Free, no API key. #ai #claude #webdev #coding

Yury.ai
Yury.ai
Open In TikTok:
Region: AE
Tuesday 30 June 2026 22:20:03 GMT
383
37
3
2

Music

Download

Comments

koodex1
KoodeX :
chrome
2026-06-30 22:50:27
0
zener050
zemer :
chrome
2026-07-02 14:06:44
0
To see more videos from user @yury.ai, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

B.J. Habibie dikenang sebagai ilmuwan, insinyur, dan Presiden ke-3 Republik Indonesia. Namun, di balik semua pencapaiannya, ada satu kisah yang tak pernah lepas dari namanya: kisah cintanya bersama Hasri Ainun Besari. Selama hampir 48 tahun, mereka berjalan bersama melewati perjuangan, keterbatasan, hingga keberhasilan. Ketika Ainun berpulang pada 22 Mei 2010 akibat kanker ovarium, Habibie tidak hanya kehilangan seorang istri, tetapi juga sahabat, penyeimbang hidup, dan tempat ia pulang. Duka itu melahirkan buku Habibie & Ainun, sebuah cara untuk mengabadikan kenangan sekaligus merawat cinta yang tak pernah benar-benar berakhir. Dalam buku tersebut, Habibie menuliskan doa yang menggambarkan perjalanan cinta mereka:
B.J. Habibie dikenang sebagai ilmuwan, insinyur, dan Presiden ke-3 Republik Indonesia. Namun, di balik semua pencapaiannya, ada satu kisah yang tak pernah lepas dari namanya: kisah cintanya bersama Hasri Ainun Besari. Selama hampir 48 tahun, mereka berjalan bersama melewati perjuangan, keterbatasan, hingga keberhasilan. Ketika Ainun berpulang pada 22 Mei 2010 akibat kanker ovarium, Habibie tidak hanya kehilangan seorang istri, tetapi juga sahabat, penyeimbang hidup, dan tempat ia pulang. Duka itu melahirkan buku Habibie & Ainun, sebuah cara untuk mengabadikan kenangan sekaligus merawat cinta yang tak pernah benar-benar berakhir. Dalam buku tersebut, Habibie menuliskan doa yang menggambarkan perjalanan cinta mereka: "Terima kasih Allah, Engkau telah lahirkan saya untuk Ainun dan Ainun untuk saya. Terima kasih Allah, Engkau telah pertemukan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya. Terima kasih Allah, tanggal 12 Mei 1962, Engkau nikahkan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya. Engkau titipi kami bibit cinta murni, sejati, suci, sempurna dan abadi. Sepanjang masa kami sirami titipan-Mu dengan kasih sayang, nilai iman, takwa dan budaya. Kini 48 tahun kemudian, bibit cinta telah menjadi cinta yang paling indah, sempurna dan abadi. Ainun dan saya bernaung di bawah cinta milik-Mu ini dan dipatri menjadi manunggal sepanjang masa. Manunggal dalam jiwa, hati, batin, napas, dan semua yang menentukan dalam kehidupan. Terima kasih Allah telah menjadikan kami manunggal karena cinta abadi yang suci dan sempurna. Pertahankan dan peliharalah kemanunggalan kami sepanjang masa. Berilah kami kekuatan untuk mengatasi segala permasalahan yang sedang dan masih akan kami hadapi. Ampunilah dosa kami dan lindungilah kami dari segala pencemaran cinta abadi kami." Semoga kisah ini menjadi pengingat bahwa sejarah tidak hanya dibentuk oleh prestasi, tetapi juga oleh kesetiaan, pengorbanan, dan cinta yang tetap hidup dalam doa. Menurutmu, apakah Habibie dan Ainun adalah kisah cinta paling abadi dalam sejarah Indonesia? Ceritakan pendapatmu di kolom komentar. 🤍 Sumber: Habibie & Ainun (2010), Historia.id, wawancara B.J. Habibie di Mata Najwa (2019), serta berbagai arsip biografi B.J. Habibie. #NgulikSejarah #BJHabibie#HabibieAinunyang banyak #SejarahIndonesia#fypシ゚viral

About