@drakorstylebjm: Ada akun TikTok bernama Hajar yang dalam waktu singkat meraup follower dalam jumlah besar. Perlu diketahui, akun tersebut adalah produk AI. Beberapa kontennya juga ditemukan melakukan kesalahan dalam menukil ayat Al-Qur'an dan menyampaikan informasi keagamaan. Ilmu agama diambil dari orang yang jelas identitasnya, jelas aqidahnya, jelas manhajnya, dan dapat dimintai pertanggungjawaban atas ucapannya. Bukan dari sosok virtual yang tidak diketahui siapa di baliknya. Agama ini terlalu mulia untuk dipelajari dari sumber yang tidak jelas. Jangan tertipu oleh followerJangan terkecoh oleh tampilan. Jangan gadaikan agama hanya karena kontennya ramai ditonton.#subhanallah❤️