@lovehyeon: POV 10 | Malam itu rumah terasa jauh lebih sunyi dari biasanya. Jam di ruang keluarga sudah menunjukkan pukul sebelas lewat. Lampu-lampu utama sebagian sudah dimatikan, hanya menyisakan cahaya hangat dari ruang makan yang masih menyala. Nathan baru saja selesai mengambil segelas air ketika mendengar suara pintu depan terbuka. Klik. Langkah kaki pelan terdengar memasuki rumah. Nathan menoleh. Sean. Rambutnya masih sedikit basah oleh keringat setelah latihan tambahan. Tas basket hitam tergantung di bahunya. Tanpa mengucapkan apa pun, Sean langsung berjalan melewati ruang tamu. "Ngelatih diri sampe malem terus emang masalahnya selesai?" Langkah Sean berhenti, dia tidak langsung menoleh. Beberapa detik berlalu sebelum akhirnya menjawab pelan. "Lagi pengen aja." Nathan mengembuskan napas kecil. "Gue udah beberapa kali liat lo pulang tengah malem gini." Sean hanya mengangguk singkat. "Laper?" "Ga." "Lo belum makan dari siang." "Gapapa." Nathan menatap adiknya beberapa saat. Sean memang berdiri di depannya, tapi pikirannya jelas tidak ada di rumah itu. Tatapannya kosong. Bahkan lebih sering menunduk daripada menatap lawan bicara. Nathan akhirnya berjalan mendekat. "Masuk kekamar bentar." Sean mengangkat kepalanya. "Ngapain?" "Ngobrol." Sean tampak ingin menolak. Namun setelah beberapa detik, ia berjalan lebih dulu menuju kamarnya. Nathan menyusul di belakang. Begitu masuk, Sean melempar tas basketnya ke lantai. Lalu duduk di tepi kasur. Ruangan itu kembali dipenuhi keheningan. Nathan memilih bersandar di dekat pintu. Kedua tangannya terlipat di depan dada. "Sean." Nathan memandang adiknya cukup lama. "Lagi nyoba lari dari pikiran lo sendiri?" Sean tersenyum hambar. "Engga." "Bullshit." Sean tidak membalas. Nathan melanjutkan. "Lo berubah." "Lo lebih banyak diem." "Pulang makin malem." "Latihan terus." Sean mengusap wajahnya pelan. "Cape, Nat." Nathan mengangguk kecil. "Gue tau." Sunyi kembali turun. Nathan tidak berniat untuk menceramahi Sean, dia terlalu mengenal adiknya, semakin dipaksa semakin keras kepala. Karena itu, Nathan hanya menarik kursi belajar di dekat meja, lalu duduk menghadap Sean. "Gue mau nanya satu hal." Sean mengangguk pelan, Nathan tidak langsung bertanya, ia memberi jeda beberapa detik. "Lo yakin foto itu asli?" Sean terdiam. "Liat sendiri kan gue." Nathan mengangguk. "Oke." "Kalo emang lo yakin." Nathan mencondongkan tubuhnya sedikit. "Kenapa lo ga cari tau siapa cowo yg ada di foto itu? Dan siapa yg nyebarin foto itu?" Sean mengernyit. Nathan melanjutkan sebelum Sean sempat menjawab. "Kalo emang tujuan orang itu cuma ngasih tau lo, kenapa dia harus nempel foto itu di papan pengumuman?" "Kenapa harus bikin satu sekolah liat duluan?" Sean tidak menjawab. Tatapannya perlahan turun ke lantai. #seonghyeon #fyp #alternativeuniverse
hyeon
Region: ID
Wednesday 01 July 2026 03:27:56 GMT
Music
Download
Comments
helen love keonho :
first...ayo lanjut
2026-07-01 03:32:52
5
hsnaslvia>_< :
5 menit istirahat cukup kan ka? ayo lanjut
2026-07-01 03:34:09
4
𝓱𝓪𝓷𝓲𝓮 :
lanjut kaaa, love u
2026-07-01 04:35:57
2
uena345 :
lanjutttttt
2026-07-01 04:49:34
1
acai.bolw :
lanjuttttt y kaaaa
2026-07-01 04:24:06
1
Cangcut Kono ilang satu :
lanjutt
2026-07-01 03:35:01
1
Suga93 :
lanjuuuutttt
2026-07-01 04:36:34
1
. :
lanjut kak
2026-07-01 03:35:07
1
cherrysaa :
lanjut😭
2026-07-01 03:36:07
1
vale🧁 :
lanjutt kak
2026-07-01 04:08:44
1
semut goreng~✨ :
lanjut sekarang ya kak😭😭😭😭
2026-07-01 04:54:02
1
uena345 :
jangan buat aku menunggu plis karna menunggu itu tidak enak
2026-07-01 04:50:28
1
To see more videos from user @lovehyeon, please go to the Tikwm
homepage.