@rayynhardt: Ayanokouji Kiyotaka, salah satu individu puncak yang bahkan melebihi orang dewasa manapun. Kemampuannya yang kita liat sekarang tentu tidak lepas karena mendapatkan didikan dari Whiteroom. Tapi taukah kamu bahwa Whiteroom dulu hanya bebentuk sebuah map berwarna coklat, yang di dalamnya berisi lembaran dengan judul; "Human Resource Development Plan (Provisional)". Dalam vol 0, Naoe memberikan sebuah amplop berisikan konsep terkait program seperti judul di atas. Konsep yang Naoe usulkan, adalah mendirikan sebuah fasilitas pendidikan dengan didikan dimulai dari bayi sampai SMP (14 tahun). Tentu hal pertama yang terbesit saat Atsuomi melihat isi amplop dan tema programnya adalah "Cara mendapatkan bayi". Atusomi tidak menyangka kalau Naoe ternyata peduli juga dalam hal pendidikan, lalu Naoe menjawab bahwa hal itu diperlukan demi citra politiknya. Ia juga menyoroti secara harfiah kenapa mendirikan program itu, yang pertama jepang di masa itu sedang mengalami penurunan standar pendidikan. Selain itu Naoe juga menyadari keunggulan lawan politiknya yaitu Kijima, karena adanya program ANHS (Advanced Nurturing High School) yang ia promosikan karriee politiknya menjadi baik dan menjadi kandidat terkuat dalam pemilu selanjutnya. Naoe berkata, bahwasannya pendidikan anak ga bisa dipisahkan dari berkembangnya suatu negara. Jika suatu pemerintah fokus pada pendidikan, hal itu akan menarik suara para penduduk karena akan penuh dengan dukungan. Dengan alasan seperti itulah Naoe mengusulkan program yang untuk melawan program ANHS, namun segala sesuatunya ga berjalan dengan mudah. Naoe sadar kalau program ini bukan perkara mudah, karena ia punya niat terselubung untuk menarik para tokoh politik yang suka membuat anak haram. Logikanya, mereka ingin memberikan pendidikan yang terbaik meski itu anak haram. Karena ga bisa di sekolahkan dengan normal, Naoe berpikir bahwa akan lebih baik untuk orang yang mengalami kasus itu untuk menyerahkan anak haramnya dididik dalam fasilitas HRDP. Tetapi jika terekpos bahwa suatu tokoh publik punya hal seperti itu, maka karier Naoe akan hancur. Makanya dia menyerahkan idenya untuk dijalankan oleh Atsuomi dengan sangat rahasia, karena jika proyek ini ketahuan maka yang akan ditumbalkan adalah Atsuomi bukan Naoe. Tentu Atsuomi sadar akan hal itu, namun ia tidak menolaknyaa karena jika ditolak karrier Atsuomi yang masih bergantung pada Naoe akan hancur seketika. Atsuomi juga berpikir bahwa proyek ini hal yang ga masuk akal, karena Naoe tidak memberikan dana sepeserpun serta tidak mengizinkan Atsuomi untuk memakai nama Naoe jika ia mencari investor. Sebagai gantinya, Atsuomi meminta untuk diperkenalkan dengan tokoh yang akan menghubungkannya dengan dunia finansial yaitu Sakayanagi Minori. Naoe menyetujuinya, dan memberikan dia bantuan jika Atsuomi mengalami kesusahan untuk mengandalkan pria bernama Tsukishiro Tonari. Tapi ada juga anak yang baru masuk ke dunia politik yang ditugaskan Naoe untuk mendampingi Atsuomi yaitu Kamogawa, meski Atsuomi berpikir ia ga akan terlalu berguna untuknya. Karena kejadian ini juga, bagaimana ayah Sakayanagi Arissu dan Tsukishiro memiliki hubungan dengan Atsuomi dan kedepannya akan memiliki hubungan erat dengan Ayanokouji Kiyotaka. Sebelum nama Whiteroom terkenal, awalnya proyek ini bernama Human Resource Development Plan. Di konten kedepannya mimin bakal bahas bagaimana sistem pengajaran Whiteroom, dan perkembangannya dalam dunia politik jepang. #classroomoftheelite #classroomoftheeliteseason5 #ayanokouji

Rayynhardt.
Rayynhardt.
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 01 July 2026 04:22:59 GMT
3967
275
6
12

Music

Download

Comments

mldna5
D for Danaa :
kalau bisa di konten sistem pembelajaran wr kedepannya, bahas secara agak mendetail bagaimana pembelajaran dalam bidang akademik maupun non akademik nya bg
2026-07-01 04:45:47
2
idraw_line
baee :
penasaran dgn fasilitas punya nya kijima
2026-07-01 04:37:14
1
To see more videos from user @rayynhardt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About