@mo140597: #xucxichphomai #xucxich #xucxichphomai

Ú ăn vặt ✿
Ú ăn vặt ✿
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 01 July 2026 04:53:29 GMT
415
6
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mo140597, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri
Beredar luas potongan video yang seolah menarasikan Presiden Prabowo meremehkan kesulitan warga desa terkait kenaikan kurs dollar. Tiba-tiba banyak pihak menggoreng isu ini, membenturkannya dengan fakta di lapangan seperti mahalnya harga pupuk, pakan ternak, hingga mengecilnya ukuran tahu dan tempe. Mari kita luruskan dengan kepala dingin. Pemerintah sangat memahami bahwa hantaman naiknya mata uang asing dirasakan langsung ke urat nadi perekonomian, termasuk di desa. Modal petani dan peternak yang membengkak bukanlah ilusi, melainkan realita yang sedang dicarikan jalan keluarnya secara nyata. Faktanya, ucapan Presiden sengaja dipotong dan dipisahkan dari konteks acara utamanya. Pernyataan itu ditegaskan di sela-sela peresmian ribuan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Niatnya sama sekali BUKAN untuk mengecilkan penderitaan rakyat, melainkan untuk mendeklarasikan bahwa pemerintah telah membangun sistem pertahanan agar ekonomi desa tidak lagi mudah dipermainkan oleh pihak luar! Kopdes dirancang khusus sebagai payung pelindung. Sistem ini memotong rantai distribusi kartel yang panjang dan mahal, sehingga kebutuhan pokok dan sarana tani bisa disalurkan langsung dari sumbernya dengan harga yang jauh lebih wajar. Badai ekonomi global saat ini memang sedang kencang. Lewat guncangan ini, kaki kita mungkin terasa basah terkena genangan airnya. Namun, percayalah, pemerintah memastikan bahwa kepala dan badan rakyat desa tetap bernaung aman di bawah tameng ekonomi yang kokoh ini. Jangan biarkan gorengan media dan potongan video memecah fokus kita. Saatnya kita kawal bersama Koperasi Desa sebagai benteng kemandirian sejati! 🇮🇩☂️🌾 #PrabowoSubianto #FaktaBicara #KoperasiDesa #TamengRakyat #PetaniSejahtera #AntiHoax #KedaulatanPangan #IndonesiaMaju #BerpihakPadaRakyat #DesaMandiri
Lucu rasanya melihat betapa gampangnya akal sehat kita dibajak oleh judul clickbait receh. Cuma gara-gara baca headline
Lucu rasanya melihat betapa gampangnya akal sehat kita dibajak oleh judul clickbait receh. Cuma gara-gara baca headline "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Banyak yang mendadak tantrum, mengamuk seolah-olah kas negara dibobol demi ibadah pribadi seorang Presiden. Tolong, biasakan pakai logika sebelum meledakkan emosi. Mari kita kuliti faktanya! Kita ini harus bisa membedakan antara Prabowo sebagai individu dan kapasitasnya sebagai Kepala Negara. 1.098 sapi ini statusnya sangat jelas: Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini instrumen resmi tata negara! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini program dari negara untuk rakyat, bukan amal sumbangan dari kantong pribadi! Sapi-sapi ini sama sekali tidak masuk ke dapur Istana, apalagi jadi ajang pesta para pejabat. Sapi ini disebar ke pesantren, ormas Islam, dan masyarakat luas di pelosok-pelosok daerah yang berhak menerima. Bersikap kritis itu wajib, tapi jadilah pengkritik yang cerdas. Yang harusnya kalian pelototi itu eksekusinya: sampai tidak sapi-sapi ini ke tangan rakyat yang butuh? Transparan tidak proses pembagiannya? Itu baru namanya kritis yang berbobot. Tapi, kalau dari awal kalian cuma mau nyinyir dan memelintir niat baik negara demi sentimen politik, itu namanya pembodohan publik. Jangan biarkan kebencian buta membuat kalian anti pada bantuan yang jelas-jelas ditujukan untuk perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #AkalSehat #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #LawanFraming #NetizenCerdas #BantuanRakyat #SikatMafia

About