@hzaprtma_:

H
H
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 01 July 2026 09:39:05 GMT
196440
11186
130
704

Music

Download

Comments

vivhiyy31
vivhiyy31 :
Pantesan cowo ku murung doi blg liat temen ku yng naik pangkat terus aku blg loh kamu ko ga naik iya kn aku ga kuliah makanya duluan mereka pas denger doi blg gitu nyesek si 🥺
2026-07-01 18:04:18
1415
jaald77
🪼 :
Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya 🥀
2026-07-01 12:44:02
422
yoanifa_
Yo.aaaan :
Tenang bwang nanti juga naik pangkat ko🤙🏻🔥 tapi 4 tahun sekali yah wkwkw😭🙏🏻
2026-07-02 00:06:54
172
indyyg
O+ :
mau kasian tapi aku pengangguran 😭
2026-07-02 01:56:04
37
rahen.novsa
Rahen novsa :
kayak suami ku . temennya naik.pangkat dia gak. Karena gak kuliah. aku bilang . sabar ya sayang. nnti anaknya udah gak banyak kebutuhan dan cicilan motor lunas aku dftarkan kuliah.
2026-07-02 01:27:33
55
pelopor_22
PELOPOR 22 :
santai sajaa... semua akan naik pangkat kalau sudah waktux adik..., kamu hanya perlu Bertugas dengan baik 👍 sebab Rezki tidak ada yang tau. hari ini kita dibawahx, barangkali besok kita lebih dulu naik ke atas. percayalah, Rencana Tuhan selalu lebih baik
2026-07-02 00:52:28
97
masmasbiasa399
Mas mas biasa :
Yang penting udah jadi polisi bang
2026-07-01 22:22:35
93
bob_marley369
Bob Marley :
kasus apa kalo boleh tau bg😁😁😁
2026-07-02 02:30:59
6
sungokongisinthehouse
Papinaa :
aku yg gak peduli sm pangkat. yg penting duitku banyak. pangkat tamtama gpp toh jg yg perwira klo BU pinjemnya ke aku😁
2026-07-02 02:07:00
4
rimyu21
RY21 :
pasti abangnya mikir kek gini, "kenapa dlu aku gak masuk akpol".🔥
2026-07-01 22:51:59
44
tiniiiii_14
manusia biasa aja :
lett 46 ya kak?
2026-07-02 02:05:24
1
desember_189
Ay :
makanya jgn pelanggaran om 😂😂
2026-07-01 23:54:40
18
cak_tom8
Cak_Tom🪼 :
pangkat hanya titipan
2026-07-01 23:08:07
7
pu3diah.agr
ptrdhagr :
Suamiku jg bgitu om, dia ngalah gak ikut dikjur, demi aku pelatihan dulu, katanya kamu pelatihan dlu aja, papa nanti nanti gakpapa🥺
2026-07-01 23:31:21
18
tw1tterkix_
tw1tterkix_ :
tetap semangat abangda
2026-07-01 21:00:56
5
panggilsajajep
Rio irfani :
Makan rambutan yok bang
2026-07-01 15:23:07
8
zinzenypermata
Zeny 🌸 :
Gpp om, semangat. Dulu suamiku wkatu bripka juga ketinggalan sama temen2 nya. Trus nikah, aku suruh kuliah. Jd waktu Aipda nya dia duluan😁
2026-07-01 22:50:28
5
estehhh22_
yourmine :
jdi klo mau naik pangkat syaratnya apa aja itu selain kuliah
2026-07-02 01:22:21
0
stuckwithu014
040121 :
ambil dikjur sm dikbang le, aku kuliah blm beres2 krna ketunda tugas kantor ketolong dikjur, smngat leku🔥
2026-07-02 02:11:40
1
user1527396906320
andre :
semangat bg semoga tahun kedepan nya naik ke bintang 4
2026-07-02 00:50:56
2
atanblh
tsyata_ :
gpp kan katanya bisa dikbang d pas kpan aja ntar ttp jd setara lg
2026-07-02 00:49:06
2
cyvell12
cyvell12 :
Di sini,pov liat diri sendiri masi cagur
2026-07-02 01:26:13
1
To see more videos from user @hzaprtma_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About