@coachdesa: "Kenapa banyak pengurus BUMDes aktifnya cuma satu orang?" COACH DESA INSIGHT 010.. Salah satu realita yang sering saya temui saat mendampingi BUMDes adalah: struktur pengurus lengkap, tetapi yang benar-benar aktif hanya satu atau dua orang. Direktur memiliki pekerjaan utama. Sekretaris memiliki kesibukan lain. Bendahara juga tidak selalu bisa fokus penuh. Padahal di sisi lain, BUMDes dituntut untuk bekerja secara profesional: membuat perencanaan, menyusun laporan, mengelola usaha, melakukan evaluasi, hingga menghasilkan keuntungan. Menurut saya, kondisi ini bukan semata-mata karena pengurus tidak memiliki komitmen. Tetapi karena banyak pengurus BUMDes masih menjalankan tugasnya sebagai pekerjaan sampingan, bukan pekerjaan utama. Hal ini juga dapat dipahami, karena tidak semua BUMDes mampu memberikan kepastian penghasilan atau insentif yang memadai bagi pelaksana operasionalnya. Akibatnya, pengelolaan usaha sering bergantung pada satu atau dua orang yang paling aktif. Maka pertanyaannya bukan lagi: "Kenapa pengurus BUMDes tidak aktif?" Tetapi: "Bagaimana membangun sistem kerja dan skema insentif yang realistis agar BUMDes dapat dikelola secara profesional?" Karena menurut saya, membangun BUMDes bukan hanya membangun usaha. Tetapi juga membangun manusia dan sistem yang mampu menjalankan usaha tersebut secara berkelanjutan. "BUMDes dituntut profesional, tetapi banyak pengurusnya masih bekerja seperti relawan." 💬 Bagaimana kondisi BUMDes di desa Anda? 1️⃣ Semua pengurus aktif 2️⃣ Hanya 1–2 orang yang aktif 3️⃣ Pengurus aktif jika ada kegiatan tertentu 4️⃣ Kondisinya berbeda Tulis angka dan ceritakan pengalaman di desa Anda. Saya akan membahas beberapa pengalaman tersebut di video berikutnya. #BUMDes #DirekturBUMDes #EkonomiDesa #CoachDesa #CapCut
Coach Desa Store
Region: ID
Wednesday 01 July 2026 10:50:52 GMT
Music
Download
Comments
Cak Broo :
𝘽𝙀𝙏𝙐𝙇 𝙎𝙀𝙆𝘼𝙇𝙄... 👍👍
2026-07-17 08:08:41
1
OHARA,S.Krim :
bisa study banding di bumdes kami Desa depok kec bendungn trenggalek..insyaalloh tata kelolanya sdh dikatakn baik.
2026-07-03 23:18:35
2
bang_lemos01 :
betul om. aku sbg ketua bumdes saat ini msh bnyk buntungnya.. hehe
2026-07-01 13:13:41
1
Toni Motor :
betul itu pak
2026-07-15 08:57:12
1
pejuang :
betul itu pk
2026-07-14 05:13:58
1
sukisno :
vetul
2026-07-02 01:08:34
1
very casting :
di bumdes yg lain malah cuma di pegang direktur nya biar gampang ngolah anggaran nya😂
2026-07-16 03:48:37
1
ABEN MOTOR OFFICIAL :
bumdes bisa jalan aja udh hebat banget
2026-07-02 13:04:39
1
BumDesa Bojong Mandiri :
sangat betul
2026-07-07 06:33:05
1
wongdeso :
betul👍👍
2026-07-02 07:15:17
0
IRDOS :
Cocok Lik, seneng pada ya
2026-07-15 11:51:35
0
616188167189178281((;';' :
apa ada pengurus suatu lembaga sebagai mata pekerjaan utama ??
dari kades, guru, dpr s d presiden juga ounya usaha lain
2026-07-12 16:49:30
1
kh4iri :
logikanya begitu.. 😂
2026-07-07 09:52:11
1
user3406674551044 :
itu tau
2026-07-02 12:42:16
0
maftuh effendy :
benar pendapat ini,realisasinya begitu
2026-07-07 13:58:40
1
Tanjaya :
Top markotop...
2026-07-01 12:39:31
1
𝙐𝘿𝙄𝙉 𝙇𝙄𝙉𝙂𝙂𝙄𝙎🔘 :
makanya negara bikin sistem yg profesional,sebelum tenaga & pikirannya di tungtut,penuhi dulu hak hidupnya.ini disuruh menjalankan program dengan sempurna,ditungtut harus berhasil.logikanya saja,ketika negara menyuruh menjalankan program(modal) tp tidak memperhatikan kesejahteraan pengurusnya tanpa cost oprasional,secara TDK langsung sistem sudah mengajarkan menjadi pencuri anggaran.disisi lain seremonial pengawasan yang gila"an.capek,stres sudah pasti! dengan kata lain ; "sudah beruntung Bumdes ada yang mau menjalankan juga"
2026-07-02 08:07:50
2
To see more videos from user @coachdesa, please go to the Tikwm
homepage.