@cacalathos: buna🫂💗 #rachelvennya #fyp #viral

caca
caca
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 01 July 2026 12:57:08 GMT
489765
53483
294
3484

Music

Download

Comments

djv.acc
agstndns :
Beda2 yang trnya. Kalo aku krna terbiasa dari kecil gaaada figur ayah malah pas gede dkt sama cowo dan cowonya terlalu perhatian malah aku ilfil😭
2026-07-02 00:54:24
510
derakiranaa22
Dera :
jadi lebih gampang jatuh cinta dan gampang bosen gaksi
2026-07-02 08:43:24
1722
n.wdiani2603
N :
bunaa, aku pikir cuma aku sendirian yg ngerasain kek gini 🥹 sakitt bngt
2026-07-02 01:17:03
304
aaish388
🍀 :
bunaaaa 🥺🫂
2026-07-01 13:39:49
50
triwianti816
triwianti816 :
sama si awalnya tapi makin kesini makin terbiasa , karna terbiasa hidup sendiri jadi bikin aku berfikir bahwa " toh ngak ada dia aku juga tetep hidup, ngak ada bapak aku juga masih bisa sekolah , bisa mandiri , hidup aku baik-baik aja" jadi begitu ketemu sama cowok jadi selektif banget , kaya aku udah sejauh ini melangkah , kira- kira dia bisa ngasih aku impek positif apa ya
2026-07-02 06:38:44
122
meggdut
anaktunggal || Yatim-Piatu🐣 :
Buna adalah aku yang kurang kasih sayang, makannya aku ga mau anak aku ngerasain kaya aku, aku mau anak aku dapat kasih sayang ayah nya full cinta dari ayah nya 🥺🙏🏻
2026-07-02 04:00:49
39
kim_libraa
kim_libra :
anak perempuanku juga ngk ada figur ayah juga dari kecil
2026-07-02 04:00:17
48
lizaberry773
Lizaberry :
Buna aq dari kecilll juga ngak ada figur ayah tapi kenapa setelah menikah ... hidupku belum beruntung .....
2026-08-07 10:11:41
3
chairunissanur
Chairunissa Nur :
kak buna kita sama 🥺🥺🥺 🥹🥹🥹
2026-07-02 11:55:03
1
creamyarenlatte.ell
Ethereal Coffe :
tauuuuu bgt rasanya buna
2026-07-02 07:26:58
17
yl105_
˚ꫂ melo(w)xicam ⋆˙ 🍅 :
IYA ANJIR.. GW PERNAH CERITA KE TEMEN COWO GW.. TERNYATA YANG GW DAPET DARI MANTAN GW, ITU CUMA BARE MINIMUMNYA.. KEK KALAU GW PACARIN COWO LAIN, JUGA DAPET ITUUU.. GW NANGISSS, SOALNYA CUMA ITU YANG BISA GW BANGGAIN.. ternyata ngabarin, dijemput karena searah, itu bare minimum... 😃
2026-07-02 08:29:45
12
galuhhsw_
Galuhsw :
yang ka buna rasain sama kaya aku🥹
2026-07-02 01:06:38
10
kaivandraradeva20
Mama Kai🌻 :
Buna sama banget kita🥹
2026-07-02 02:06:23
15
huuusshhhh.aawww
🌬 :
ternyata figur bpk itu penting yaa🥺mungkin ini salah satunya aku selalu gagal akan semuanya😌
2026-07-02 16:07:14
26
mecca03324
Meccayla Jaishy :
Cantik bgt bunaaa gue
2026-07-01 13:59:36
7
rahaciaaa_
rahaciaa :
bukan baperan atau berlebihan, tapi aku gatau kalo bagi cwe lain itu hal basic yg biasa aja tapi bagi aku itu suatu hal besar dan hal kecil itu bikin aku seneng excited dan merasa special🙏
2026-07-02 16:16:48
8
meldaaarahma
meldaaarahma :
baru sadar dri kecil gue gaprnah diucapin ultah ma bokap
2026-07-27 11:53:18
3
greyyskyye
nela🎀 :
buna, aku juga gitu kok...
2026-07-03 14:39:06
3
ini_liaap
Liaaaaaa :
Sama buna 🥺
2026-07-02 05:13:12
0
amayasrr
aliaa :
dari kecil bener² ga ngerasain figurnya. pas udah dewasa mau diseriusin seseorang kenapa rasanya setakut ini? 🥺
2026-07-02 07:56:04
3
To see more videos from user @cacalathos, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Rindu ternyata tidak selalu mengetuk pintu hati dengan bunyi. Kadang ia memilih menjelma embun yang menitis di pelupuk mata, meresap perlahan ke relung paling senyap, lalu tumbuh menjadi airmata yang tak sanggup diterjemahkan oleh bahasa. Sejak kepergianmu, aku belajar bahwa ada kehilangan yang tidak pernah benar-benar usai. Ia hanya berganti rupa, menjadi doa yang tak putus-putus, menjadi lengang yang setiap malam memanggil namamu dengan gema yang hanya dapat didengar oleh hati. Kenangan ialah musim yang tak mengenal akhir. Ia senantiasa kembali, membawa aroma perjumpaan yang pernah menghangatkan jiwa, menghidangkan kembali tawa yang kini hanya sanggup dipeluk oleh ingatan. Aku mengumpulkan serpih-serpih waktu yang pernah kita semai, lalu menyusunnya menjadi tempat berteduh setiap kali rindu berubah menjadi hujan. Namun, seteduh apa pun kenangan, ia tetap tak mampu menggantikan hadirmu yang dahulu membuat semesta terasa utuh. Airmata ini akhirnya kupahami sebagai bahasa yang paling bening. Ia tidak sedang meratapi perpisahan, hanya sedang merawat cinta agar tidak layu dimakan waktu. Sebab ada kasih yang tidak selesai ketika langkah berpisah. Ia terus berdenyut dalam diam, mengalir bersama napas, menyala di sela-sela doa, kemudian berpendar sebagai cahaya yang menuntun hati agar tetap percaya bahwa setiap pertemuan, betapa pun singkatnya, selalu meninggalkan keabadian di dalam jiwa. Jika suatu hari kau mendengar hujan jatuh lebih lirih daripada biasanya, barangkali itu airmata rinduku yang sedang menyebut namamu kepada langit. Aku tidak lagi meminta semesta mengembalikanmu ke pelukanku. Cukuplah Tuhan menjaga namamu dalam bahagia, sementara aku menjaga kenanganmu dalam doa. Sebab cinta yang paling dewasa tidak sibuk menggenggam. Ia menjelma keikhlasan yang tetap berbunga, sekalipun takdir memilih menumbuhkannya di taman yang berbeda. Sajak Pesisir | Pesisir Timur, 2026
Rindu ternyata tidak selalu mengetuk pintu hati dengan bunyi. Kadang ia memilih menjelma embun yang menitis di pelupuk mata, meresap perlahan ke relung paling senyap, lalu tumbuh menjadi airmata yang tak sanggup diterjemahkan oleh bahasa. Sejak kepergianmu, aku belajar bahwa ada kehilangan yang tidak pernah benar-benar usai. Ia hanya berganti rupa, menjadi doa yang tak putus-putus, menjadi lengang yang setiap malam memanggil namamu dengan gema yang hanya dapat didengar oleh hati. Kenangan ialah musim yang tak mengenal akhir. Ia senantiasa kembali, membawa aroma perjumpaan yang pernah menghangatkan jiwa, menghidangkan kembali tawa yang kini hanya sanggup dipeluk oleh ingatan. Aku mengumpulkan serpih-serpih waktu yang pernah kita semai, lalu menyusunnya menjadi tempat berteduh setiap kali rindu berubah menjadi hujan. Namun, seteduh apa pun kenangan, ia tetap tak mampu menggantikan hadirmu yang dahulu membuat semesta terasa utuh. Airmata ini akhirnya kupahami sebagai bahasa yang paling bening. Ia tidak sedang meratapi perpisahan, hanya sedang merawat cinta agar tidak layu dimakan waktu. Sebab ada kasih yang tidak selesai ketika langkah berpisah. Ia terus berdenyut dalam diam, mengalir bersama napas, menyala di sela-sela doa, kemudian berpendar sebagai cahaya yang menuntun hati agar tetap percaya bahwa setiap pertemuan, betapa pun singkatnya, selalu meninggalkan keabadian di dalam jiwa. Jika suatu hari kau mendengar hujan jatuh lebih lirih daripada biasanya, barangkali itu airmata rinduku yang sedang menyebut namamu kepada langit. Aku tidak lagi meminta semesta mengembalikanmu ke pelukanku. Cukuplah Tuhan menjaga namamu dalam bahagia, sementara aku menjaga kenanganmu dalam doa. Sebab cinta yang paling dewasa tidak sibuk menggenggam. Ia menjelma keikhlasan yang tetap berbunga, sekalipun takdir memilih menumbuhkannya di taman yang berbeda. Sajak Pesisir | Pesisir Timur, 2026

About