maagurllzz :
inget banget pertemuan ke-3 baru dia berani menceritakan kehidupannya yg ia rasa itu rahasia keluarganya yg belum tentu pasangannya bisa menerima, dia menceritakan sblm mengutarakan perasaannyaa.. dan aku meresponnya dg sangat baik aku bilang "aku sudah tau, itu tidak menjadi masalah, mau bagaimana pun kamu tetap bagian dari keluargamu yg dibesarkan dg penuh kasih sayang" .. disitu dia kaget atas responku dan menangis kecil, lalu dia mengutarakan perasaannyaa.. sejak saat itu dia benar2 memperlakukanku selayaknya janjinya, tetapi pada akhirnya dia bermain dibelakangku menggoda perempuan lain dan aku memilih mengakhiri, dari berbagai cara untuk meminta maaf sudah ia lakukan dan aku tetap pada keputusanku untuk selesai. Aku tidak membencinya, aku sangat menyayanginya bukan setengah tetapi dg seluruh hidupku kala itu, tetapi mungkin masanya sudah habis aku mengganggap kita adalah 2 orang yg berpisah karena tidak saling mengerti, karena bagaimana pun ia adalah sosok laki-laki yg sangat baik dalam tutur katanya, satu2nya laki-laki yg sangat dekat dg keluargaku dan satu2nya laki-laki yg bisa membuat aku menginginkan pernikahan.. karena jiwaku waktu itu ketika bersamanya jiwaku tenang, teramat sangat sabar ketika ngasih tau apapun dan sabar sekali dalam menghadapi amarahku yg kyk iblis, kalimat yg pernah ia ucapkan "siapapun yg membersamaimu setelahku, jika ia tidak bangga memilikimu tidak memperlakukanmu dg baik kembalilah, aku masih menanti kesempatan terakhirku itu" .. tetapi kita sudah bertahun2 selesai, semoga masing2 dari kita menjalani kehidupan terbaiknya m.fairus wifqi hiduplah dg sebaik2nya hidup! ✨
2026-07-03 12:42:06