@wajanjaforum: Mwanamke akilalamika, mara nyingi bado anapigania uhusiano. Lakini siku akikaa kimya kabisa, jua moyo wake umeshachoka. Usisubiri ukimya ndiyo ujue ulikuwa unapendwa. #UkimyaWaMwanamke #Mahusiano

Wajanjaforum.com
Wajanjaforum.com
Open In TikTok:
Region: TZ
Wednesday 01 July 2026 17:36:14 GMT
78777
5707
48
1676

Music

Download

Comments

kakaka.com03
Kakakaka :
👍👍👍👍👍👍
2026-07-07 00:43:24
0
edithashauri315
Editha Shauri :
kweli kabisa baba mungu akubaliki saana ♥️🥀🙏🙏🙏
2026-07-02 09:01:18
4
patricianyahaba
Patricia mrimi :
Kweli kabisa
2026-07-04 07:42:43
0
user6115711994739
user6115711994739 :
kwel kabs
2026-07-19 18:00:07
0
shalynlvy
shalny lvy :
ukweli kabisa
2026-07-03 20:37:04
0
stellahkarambu1
mama yao :
noliachia mungu
2026-07-02 11:27:18
1
calm.otter07
@The boss_01🤏😎 :
Kwel babaaa
2026-07-11 04:35:37
0
simionryoba1
simionryoba145 :
hakika🥰🥰
2026-07-15 19:40:09
0
user7372503530213
mlula ezra :
sawawa
2026-07-10 07:58:42
0
shadear44
shadear989 :
kwel kabsa mungu akulinde
2026-07-06 21:54:38
0
benson0083
Benson :
kweli
2026-07-12 18:46:35
0
lucienne002
lucie :
asate
2026-07-19 14:38:23
0
user5308637136923
Pascaline 💯 :
ndiyo baba
2026-07-01 17:50:05
2
wif.kailabii.403
Zabibu :
daahh
2026-07-02 15:12:37
0
officialvaireth
officialvaireth :
amina
2026-07-01 20:30:12
0
puritywesonga369
clareWesonga :
kweli
2026-07-01 19:15:51
1
user5735784933684
user5735784933684bora uzima :
aksanti kwa hio
2026-07-02 03:28:49
1
user70961818271930
Rebylove🥰🥰 :
😭😭😭😭 Naomba kiti nikae jamani 😭😭😭
2026-07-02 18:52:47
1
user3985112244233
stepha :
aksati baba
2026-07-02 21:29:20
0
lizyelizabeth244
lizyElizabeth :
kweli kabisa
2026-07-02 18:15:44
0
user9267626658037
Josephine @21 :
kweli baba
2026-07-23 17:17:47
0
safikatungu950
safikatungu950 :
bien
2026-07-05 06:01:44
0
wizzydedracula
GRACE MWANGOMBA :
yes
2026-07-02 18:54:30
0
user2618182351292
❣❣❣ :
𝐤𝐰𝐞𝐥𝐢 𝐤𝐚𝐛𝐢𝐬𝐚
2026-07-03 16:54:47
0
kendiann123gmail.com
Ann kendi :
kweli kabisa
2026-07-01 21:45:59
0
To see more videos from user @wajanjaforum, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kamu dan Sunghoon menikah karena sebuah pernikahan kontrak selama dua tahun. Pernikahan itu dilakukan hanya untuk menutup mulut keluarga Sunghoon yang selalu sibuk mempertanyakan statusnya. Mereka terus menekan Sunghoon untuk segera menikah, hingga akhirnya solusi paling mudah adalah pernikahan kontrak. Pernikahan kalian tidak pernah benar-benar terasa seperti pernikahan. Tidak ada kebersamaan seperti pasangan lain. Kalian hidup bersama, tapi seperti dua orang asing yang tinggal di atap yang sama. Karena kalian sama-sama tahu satu hal. Kalian bersama bukan karena cinta. Dan sekarang, kontrak itu hampir selesai. Sebentar lagi pernikahan kalian akan berakhir. Mungkin sekitar 2 bulan lagi. Malam itu kamu berdiri di ruang tamu, menatap bingkai foto pernikahan kalian yang terpajang didinding. Ada satu hal yang tidak pernah Sunghoon ketahui. Kamu sebenarnya menyimpan perasaan padanya. Perasaan yang muncul perlahan selama dua tahun ini. Kamu melirik jam di dinding. Sudah sangat larut, Tapi Sunghoon belum juga pulang. Padahal biasanya dia tidak pernah pulang selarut ini. Tiba-tiba pintu rumah terbuka. Kamu langsung menoleh. Sunghoon berdiri di ambang pintu. Namun penampilannya terlihat berantakan. Dia berjalan dengan goyah. Dia mabuk. Tanpa berpikir panjang kamu langsung mendekat dan menahan tubuhnya sebelum dia kehilangan keseimbangan. Kamu membantu membawanya ke kamar dengan susah payah. Jika sudah seperti ini, bisa dipastikan dia sedang stres karena pekerjaannya. Beberapa kali kamu pernah melihatnya pulang dalam keadaan seperti ini. Kamu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan hati-hati. Setelah itu kamu membuka sepatunya. Matamu menatap wajahnya yang sekarang terlihat jauh lebih tenang. Lalu tanpa sadar kamu menyentil pelan jidatnya. “Kalau kita sudah cerai nanti… wanita mana yang sabar menghadapi kamu saat kamu mabuk seperti ini?” kamu tersenyum tipis. Kamu hendak berdiri dan pergi. Namun tiba-tiba— Sunghoon menarik tanganmu. Dengan cepat tubuhmu jatuh ke atas tempat tidur, tepat di dalam pelukannya. “Sunghoon!” kamu kaget. Kamu mencoba melepaskan diri, tetapi tenaga Sunghoon jauh lebih kuat. Dia membuka matanya perlahan. Tatapannya langsung tertuju padamu. “Cantik sekali..” ucapnya lirih. Kamu membeku. “Aku suka wajahmu..” lanjutnya. “Matamu…” Tangannya bergerak mengusap bibirmu. “Dan bibirmu.” Dan malam itu… Untuk pertama kalinya Sunghoon menyentuhmu. __ Keesokan paginya, semuanya terasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Sunghoon turun ke ruang makan dengan wajah tenang seperti biasa. Kalian sarapan bersama. Hening. Hanya suara sendok dan piring yang terdengar. Tiba-tiba Sunghoon berbicara. “Semalam kamu yang mengangkat saya ke kamar?” Kamu mengangguk. Sunghoon menghela napas ringan. “Lain kali tidak usah. Saya berat. Kasihan kamu kalau harus kelelahan hanya untuk mengangkat saya.” “Baik, Mas” jawabmu pelan. Sunghoon tidak tahu apa yang terjadi semalam. Dan kamu juga tidak berniat memberitahunya. __ Dua bulan berlalu begitu saja. Dan tak terasa perceraian kalian semakin dekat. Hari ini kalian akan datang ke rumah keluarga Sunghoon terlebih dahulu untuk membicarakan semuanya. Setelah itu, barulah kalian benar-benar berpisah. Hari ini kamu makan siang bersama keluarga Sunghoon. Kalian makan siang bersama di ruang makan besar. Semua terlihat normal. Namun suasana berubah ketika Sunghoon akhirnya membuka suara. “Ayah, Bunda…” Semua orang langsung menatapnya. “Ada yang ingin aku bicarakan.” Jantungmu langsung berdetak lebih cepat. “Ada apa, Nak?” tanya ayahnya. Sunghoon menarik napas. “Aku dan (y/n)… kami akan—” Belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya. Tiba-tiba perutmu terasa tidak enak. “Huek!” Kamu langsung menutup mulutmu. Rasa mual datang begitu saja. Sunghoon langsung menoleh. “Kamu kenapa?” tanyanya khawatir. Semua orang menatapmu. Kamu menggeleng. “Mungkin cuma masuk angin… aku izin ke toilet dulu ya” ucapmu. (+💬) #enhypenpov #sunghoon #pov #fypage #sunghoonenhypen
Kamu dan Sunghoon menikah karena sebuah pernikahan kontrak selama dua tahun. Pernikahan itu dilakukan hanya untuk menutup mulut keluarga Sunghoon yang selalu sibuk mempertanyakan statusnya. Mereka terus menekan Sunghoon untuk segera menikah, hingga akhirnya solusi paling mudah adalah pernikahan kontrak. Pernikahan kalian tidak pernah benar-benar terasa seperti pernikahan. Tidak ada kebersamaan seperti pasangan lain. Kalian hidup bersama, tapi seperti dua orang asing yang tinggal di atap yang sama. Karena kalian sama-sama tahu satu hal. Kalian bersama bukan karena cinta. Dan sekarang, kontrak itu hampir selesai. Sebentar lagi pernikahan kalian akan berakhir. Mungkin sekitar 2 bulan lagi. Malam itu kamu berdiri di ruang tamu, menatap bingkai foto pernikahan kalian yang terpajang didinding. Ada satu hal yang tidak pernah Sunghoon ketahui. Kamu sebenarnya menyimpan perasaan padanya. Perasaan yang muncul perlahan selama dua tahun ini. Kamu melirik jam di dinding. Sudah sangat larut, Tapi Sunghoon belum juga pulang. Padahal biasanya dia tidak pernah pulang selarut ini. Tiba-tiba pintu rumah terbuka. Kamu langsung menoleh. Sunghoon berdiri di ambang pintu. Namun penampilannya terlihat berantakan. Dia berjalan dengan goyah. Dia mabuk. Tanpa berpikir panjang kamu langsung mendekat dan menahan tubuhnya sebelum dia kehilangan keseimbangan. Kamu membantu membawanya ke kamar dengan susah payah. Jika sudah seperti ini, bisa dipastikan dia sedang stres karena pekerjaannya. Beberapa kali kamu pernah melihatnya pulang dalam keadaan seperti ini. Kamu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan hati-hati. Setelah itu kamu membuka sepatunya. Matamu menatap wajahnya yang sekarang terlihat jauh lebih tenang. Lalu tanpa sadar kamu menyentil pelan jidatnya. “Kalau kita sudah cerai nanti… wanita mana yang sabar menghadapi kamu saat kamu mabuk seperti ini?” kamu tersenyum tipis. Kamu hendak berdiri dan pergi. Namun tiba-tiba— Sunghoon menarik tanganmu. Dengan cepat tubuhmu jatuh ke atas tempat tidur, tepat di dalam pelukannya. “Sunghoon!” kamu kaget. Kamu mencoba melepaskan diri, tetapi tenaga Sunghoon jauh lebih kuat. Dia membuka matanya perlahan. Tatapannya langsung tertuju padamu. “Cantik sekali..” ucapnya lirih. Kamu membeku. “Aku suka wajahmu..” lanjutnya. “Matamu…” Tangannya bergerak mengusap bibirmu. “Dan bibirmu.” Dan malam itu… Untuk pertama kalinya Sunghoon menyentuhmu. __ Keesokan paginya, semuanya terasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Sunghoon turun ke ruang makan dengan wajah tenang seperti biasa. Kalian sarapan bersama. Hening. Hanya suara sendok dan piring yang terdengar. Tiba-tiba Sunghoon berbicara. “Semalam kamu yang mengangkat saya ke kamar?” Kamu mengangguk. Sunghoon menghela napas ringan. “Lain kali tidak usah. Saya berat. Kasihan kamu kalau harus kelelahan hanya untuk mengangkat saya.” “Baik, Mas” jawabmu pelan. Sunghoon tidak tahu apa yang terjadi semalam. Dan kamu juga tidak berniat memberitahunya. __ Dua bulan berlalu begitu saja. Dan tak terasa perceraian kalian semakin dekat. Hari ini kalian akan datang ke rumah keluarga Sunghoon terlebih dahulu untuk membicarakan semuanya. Setelah itu, barulah kalian benar-benar berpisah. Hari ini kamu makan siang bersama keluarga Sunghoon. Kalian makan siang bersama di ruang makan besar. Semua terlihat normal. Namun suasana berubah ketika Sunghoon akhirnya membuka suara. “Ayah, Bunda…” Semua orang langsung menatapnya. “Ada yang ingin aku bicarakan.” Jantungmu langsung berdetak lebih cepat. “Ada apa, Nak?” tanya ayahnya. Sunghoon menarik napas. “Aku dan (y/n)… kami akan—” Belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya. Tiba-tiba perutmu terasa tidak enak. “Huek!” Kamu langsung menutup mulutmu. Rasa mual datang begitu saja. Sunghoon langsung menoleh. “Kamu kenapa?” tanyanya khawatir. Semua orang menatapmu. Kamu menggeleng. “Mungkin cuma masuk angin… aku izin ke toilet dulu ya” ucapmu. (+💬) #enhypenpov #sunghoon #pov #fypage #sunghoonenhypen

About