@bangizun29: ### *1. Sensornya emang dibikin buat cahaya sedikit* - *Ukuran 1/1.56" + 50MP*: Area sensornya lebih luas dari sensor 50MP biasa. Makin luas = makin banyak cahaya yang masuk pas malam. - *Arsitektur Stacked CMOS*: Sony misahin bagian penangkap cahaya & sirkuit. Jadi pixel-nya bisa "dibuka" lebih lebar buat nangkep cahaya, hasilnya dynamic range & detail di tempat gelap naik. ### *2. Punya fitur anti-noise khusus* - *UHCG / Ultra-high Conversion Gain*: Teknologi di sensornya sendiri buat nurunin noise butiran pas ISO dinaikin. Jadi foto malam Camon 50 Pro nggak terlalu "grainy". - *DAG-HDR*: Nangkep area terang & gelap sekaligus dalam 1 jepretan. Pas foto malam ada lampu neon atau lampu jalan, langit nggak hitam pekat & lampu nggak nge-blown. ### *3. Ada OIS + Pixel Binning dari Tecno* - *OIS = Optical Image Stabilization*: Lensa kamera utamanya bisa gerak ngimbangin getaran tangan. Shutter bisa dibuka lebih lama biar cahaya masuk lebih banyak tanpa hasil blur. - *Pixel Binning 4-in-1*: 4 pixel digabung jadi 1 pixel super. Di mode malam, Camon 50 Pro bakal aktifin ini otomatis biar cahaya ketangkep lebih banyak & noise ketekan. Jadi kombinasi *sensor gede + teknologi anti-noise + OIS* itu yang bikin kamera utama 50MP Camon 50 Pro kuat di kondisi low-light. Mau tips setting Camon 50 Pro biar hasil malamnya maksimal? @TECNO Indonesia Store #CAMONNightography #TECNOCAMON50series #TECNOFansIndonesia #TECNOIndonesia