@up.visa: Swallowtail waited for approximately 500 years for the first Wizard King Secre waited about 500 years for the first Wizard King, Lumiere Silvamillion Clover. After sealing Lumiere into a statue to save him during the battle with Zagred, Secre became Nero, an anti-magic bird. He waited patiently for over five centuries, watching the world until Asta appeared and magic stones could revive him.#CapCut #viral #mlbb #fypシ゚ #fyppppppppppppppppppppppp

KaSaKi.
KaSaKi.
Open In TikTok:
Region: KH
Thursday 02 July 2026 02:45:33 GMT
233
51
9
2

Music

Download

Comments

ryzelle.e
장, Ly Ryzelle. :
2026-07-02 06:28:10
0
meaahsok12
M :
Lerk kroy lg dea mer baby
2026-07-02 03:22:49
1
To see more videos from user @up.visa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: Tahun 1888. Di Yogyakarta, suasana masih kental dengan adat istiadat Keraton, namun pengaruh pemerintah kolonial Belanda mulai terasa kuat di segala sisi.  Raden Mas Jaka Hiddingrat, seorang bangsawan muda yang gagah dan berpendidikan, dikenal sebagai sosok yang sangat memegang teguh warisan leluhur. Baginya, budaya Jawa adalah harga diri, dan kehadiran orang-orang Belanda hanyalah penjajah yang mengganggu keseimbangan hidup. Suatu hari, diadakan acara resepsi besar di Gedung Karesidenan untuk menyambut keluarga pejabat tinggi kolonial, Tuan Eduard s'Jacob.Jaka diwajibkan hadir sebagai perwakilan keluarga bangsawan. Di tengah hiruk-pikuk pesta yang penuh tata cara asing itu, matanya tak sengaja bertemu pandang dengan seorang kamu. berambut keemasan, bermata biru jernih, yang sedang berdiri di beranda sambil memandang indahnya Gunung Merapi di kejauhan. kamu, Y/n Johanna Elisabeth. putri satu saunya tuan Jacob's.Melihat penuh damba pada Jaka yang menggunakan busana kebangsawanan lengkap dengan keris di pinggangnya, berjalan dengan langkah tegas dan tatapan tajam yang menelusuri setiap lorong dengan wibawa.  hatimu bergetar hebat,seolah tersihir. kamu jelas jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagi mu Jaka adalah Gambaran pangeran yang selama ini hanya ia baca di buku. Kamu berjalan menghampiri Jaka yang saat itu, menyingkir ke belakang dekat jendela, memandang gunung merapi yang berdiri gagah di depannya , menghindari keramaian. Jaka yag menyadarinya hanya menatapumu sekilas dan dingin. Jantungmu semakin berdetak kencang,kamu memberanikan diri untuk membuka suara duluan, dengan logat asing namun berusaha mengucapkan bahasa jawa yang baru kamu pelajari.
POV: Tahun 1888. Di Yogyakarta, suasana masih kental dengan adat istiadat Keraton, namun pengaruh pemerintah kolonial Belanda mulai terasa kuat di segala sisi. Raden Mas Jaka Hiddingrat, seorang bangsawan muda yang gagah dan berpendidikan, dikenal sebagai sosok yang sangat memegang teguh warisan leluhur. Baginya, budaya Jawa adalah harga diri, dan kehadiran orang-orang Belanda hanyalah penjajah yang mengganggu keseimbangan hidup. Suatu hari, diadakan acara resepsi besar di Gedung Karesidenan untuk menyambut keluarga pejabat tinggi kolonial, Tuan Eduard s'Jacob.Jaka diwajibkan hadir sebagai perwakilan keluarga bangsawan. Di tengah hiruk-pikuk pesta yang penuh tata cara asing itu, matanya tak sengaja bertemu pandang dengan seorang kamu. berambut keemasan, bermata biru jernih, yang sedang berdiri di beranda sambil memandang indahnya Gunung Merapi di kejauhan. kamu, Y/n Johanna Elisabeth. putri satu saunya tuan Jacob's.Melihat penuh damba pada Jaka yang menggunakan busana kebangsawanan lengkap dengan keris di pinggangnya, berjalan dengan langkah tegas dan tatapan tajam yang menelusuri setiap lorong dengan wibawa. hatimu bergetar hebat,seolah tersihir. kamu jelas jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagi mu Jaka adalah Gambaran pangeran yang selama ini hanya ia baca di buku. Kamu berjalan menghampiri Jaka yang saat itu, menyingkir ke belakang dekat jendela, memandang gunung merapi yang berdiri gagah di depannya , menghindari keramaian. Jaka yag menyadarinya hanya menatapumu sekilas dan dingin. Jantungmu semakin berdetak kencang,kamu memberanikan diri untuk membuka suara duluan, dengan logat asing namun berusaha mengucapkan bahasa jawa yang baru kamu pelajari. "nyuwun pangapunte,Raden....maafkan saya.... tuan... apakah gunung besar yah indah itu selalu tinggi dan seagung itu? ia tampak sangat perkasa seperti tuan." Jaka menoleh sedikit, nada bicaranya di dingin dan berjarak. "Itu adalah Gunung Merapi, Nona. Ia adalah penjaga tanah ini. Ia tampak indah bagi mereka yang menghormatinya, namun bisa menjadi mengerikan bagi mereka yang meremehkannya. Selamat menikmati pemandangan malam ini." Tanpa menunggu jawaban, Jaka membungkuk kecil dengan sopan namun kaku, lalu berjalan pergi meninggalkan beranda. Di belakangnya, Kamu masih terpaku menatap punggung tegap itu menghilang di balik pintu. Malam itu, di bawah langit Jawa yang bertabur bintang, kamu bersumpah dalam hatinya 'Hanya dia yang akan menjadi suamiku.' ***** Dua hari setelahnya , sebuah undangan resmi datang ke kediaman keluarga Hiddingrat. Isinya bukan sekadar undangan makan malam, melainkan sebuah permintaan—atau lebih tepatnya perintah—perjodohan. Kamu dengan tegas menyampaikan kepada ayahmu, bahwa kamu hanya ingin menikah dengan Raden Mas Jaka Hiddingrat dan tidak akan menerima lamaran pria Belanda mana pun. Dan di situ pula kekuasaan ayahmu menjadi satu satunya keuntungan mu. Demi kamu putri kesayangannya, dan juga demi mempererat ikatan politik antara kolonial dan kaum bangsawan Jawa, Tuan s'Jacob mengajukan lamaran itu. Keluarga Jaka terperanjat. Menolak permintaan dari keluarga pejabat tertinggi sama artinya dengan mengundang bahaya bagi seluruh keluarga dan rakyat yang berada di bawah perlindungan mereka. Jaka menolak mentah-mentah. Ia marah besar. Bagaimana mungkin ia, seorang bangsawan Jawa yang menjunjung tinggi adat, harus menikah dengan wanita asing, anak dari penguasa yang selama ini ia benci? Baginya, ini adalah penghinaan terbesar. Jaka menyampaikan penolakan tanpa basa basi, dengan tegas ia menolah perjodohan yang menurutnya bodoh itu. Namun~ "Raden Mas Jaka... Ingatlah posisimu. Ini bukan sekadar urusan pernikahan. Ini urusan kedudukan keluargamu di mata pemerintah. Jika kamu menolak, kamu bukan hanya menolakku, tapi kamu menolak kebijakan pemerintah kolonial. Apakah kamu siap memikul risiko itu untuk keluargamu dan rakyatmu?" Lanjut⬇️ #jake #enhypen #pov #fyp #foryoupage

About