@emmanuelcanooficial: Más de 10 mil detenidos en cinco días #inmigración #ice #migracion #texas #noticias

Emmanuel Cano
Emmanuel Cano
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 02 July 2026 03:11:30 GMT
71188
782
6
140

Music

Download

Comments

hildaacosta945
hildaacosta945 :
pobres personas señor ten misericordia
2026-07-02 14:52:30
11
user4275139906661
user4275139906661 :
Que delito han cometido ellos para que los traten así? es fuerte la lucha que tienen contra los migrantes; DIOS tenga piedad y misericordia:🙏😇🙏😇🙏😇🙏😇🙏
2026-07-02 06:33:41
4
_jenny_1872
jenny :
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
2026-07-02 17:47:16
2
leidytatianaacost
leidytatianaacost :
😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡
2026-07-02 03:28:56
2
lloo372
Lo :
🙏🙏🙏🙏🙏
2026-07-02 08:02:16
4
solanch.franco3
Im.chinitafr :
😳😳😳
2026-07-02 21:43:44
0
To see more videos from user @emmanuelcanooficial, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Film Brahmāstra: Part One – Shiva merupakan film fantasi-aksi Bollywood tahun 2022 yang disutradarai Ayan Mukerji dan dibintangi Ranbir Kapoor, Alia Bhatt, serta Amitabh Bachchan. Film ini menjadi bagian pertama dari “Astraverse”, semesta sinematik yang terinspirasi dari mitologi India. 🎬 Alur Cerita Cerita mengikuti Shiva, seorang DJ muda yang hidup biasa namun sering mengalami mimpi aneh tentang api dan kehancuran. Ia tidak menyadari bahwa dirinya memiliki hubungan kuat dengan kekuatan misterius yang berasal dari senjata kuno bernama “Astra”. Suatu malam, Shiva bertemu dengan Isha, seorang wanita yang langsung membuatnya jatuh cinta. Namun, pertemuan ini justru membuka jalan menuju takdir besar yang tidak pernah ia bayangkan. Shiva mulai menyadari bahwa dirinya memiliki kekuatan khusus yang berkaitan dengan api—sesuatu yang tidak bisa melukainya, bahkan seolah menjadi bagian dari dirinya. Di sisi lain, muncul ancaman besar dari Junoon, pemimpin kelompok yang ingin menguasai Brahmāstra—senjata terkuat yang dapat menghancurkan dunia jika jatuh ke tangan yang salah. Shiva kemudian bertemu dengan Guruji, yang menjelaskan bahwa ada banyak Astra lain yang dijaga oleh kelompok rahasia Brahmānsh. Mereka bertugas menjaga keseimbangan dunia dari kekuatan kuno tersebut. Seiring perjalanan, Shiva harus menghadapi masa lalunya sendiri—termasuk rahasia tentang orang tuanya dan asal-usul kekuatannya. Ia juga harus belajar mengendalikan kekuatan api dalam dirinya agar tidak menjadi ancaman. Puncaknya, pertarungan besar terjadi untuk mencegah Brahmāstra jatuh ke tangan Junoon. Shiva akhirnya menerima takdirnya dan menggunakan kekuatannya untuk melindungi orang yang ia cintai dan dunia. Film ditutup dengan cliffhanger yang membuka jalan untuk kelanjutan cerita di bagian berikutnya. 🎭 Fun Fact Film ini dikembangkan selama hampir 10 tahun sebelum akhirnya dirilis. Ayan Mukerji menciptakan konsep “Astraverse” sebagai versi India dari cinematic universe. Ranbir Kapoor dan Alia Bhatt menjalin hubungan nyata selama proses produksi film ini. Efek visual (VFX) film ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Bollywood. Film ini sukses besar secara komersial meski mendapat kritik beragam, terutama pada dialognya. 🤯 What If (Alternate Story) Bagaimana jika Shiva tidak pernah mengetahui kekuatannya? Dunia mungkin jatuh ke tangan Junoon tanpa perlawanan berarti. Atau… bagaimana jika Shiva memilih kekuatan daripada cinta? Film ini bisa berubah menjadi kisah anti-hero—di mana pahlawan justru menjadi ancaman terbesar. 🎥 Review / Resensi Brahmāstra adalah langkah besar Bollywood dalam menghadirkan film fantasi berskala global. Visualnya megah, konsepnya ambisius, dan dunia yang dibangun terasa unik karena terinspirasi dari mitologi India. Akting Ranbir Kapoor cukup solid sebagai karakter utama yang polos namun kuat, sementara Amitabh Bachchan memberikan aura karismatik sebagai mentor. Namun, film ini juga mendapat kritik—terutama pada penulisan dialog yang dianggap kurang kuat dan cerita yang terasa terburu-buru di beberapa bagian. Meski begitu, secara keseluruhan film ini tetap menghibur dan membuka potensi besar untuk kelanjutan “Astraverse”. Kesimpulannya: 👉 Film ini bukan hanya tentang kekuatan, tapi tentang bagaimana memilih antara takdir dan cinta. 📚 Referensi Wikipedia – Brahmāstra: Part One – Shiva (2022 film) IMDb – Plot Summary & Cast Rotten Tomatoes – Review & rating The Hindu – Review film Brahmāstra Indian Express – Analisis & kritik film #Brahmastra #Funfact #Bollywood #fyp #xyzbca
Film Brahmāstra: Part One – Shiva merupakan film fantasi-aksi Bollywood tahun 2022 yang disutradarai Ayan Mukerji dan dibintangi Ranbir Kapoor, Alia Bhatt, serta Amitabh Bachchan. Film ini menjadi bagian pertama dari “Astraverse”, semesta sinematik yang terinspirasi dari mitologi India. 🎬 Alur Cerita Cerita mengikuti Shiva, seorang DJ muda yang hidup biasa namun sering mengalami mimpi aneh tentang api dan kehancuran. Ia tidak menyadari bahwa dirinya memiliki hubungan kuat dengan kekuatan misterius yang berasal dari senjata kuno bernama “Astra”. Suatu malam, Shiva bertemu dengan Isha, seorang wanita yang langsung membuatnya jatuh cinta. Namun, pertemuan ini justru membuka jalan menuju takdir besar yang tidak pernah ia bayangkan. Shiva mulai menyadari bahwa dirinya memiliki kekuatan khusus yang berkaitan dengan api—sesuatu yang tidak bisa melukainya, bahkan seolah menjadi bagian dari dirinya. Di sisi lain, muncul ancaman besar dari Junoon, pemimpin kelompok yang ingin menguasai Brahmāstra—senjata terkuat yang dapat menghancurkan dunia jika jatuh ke tangan yang salah. Shiva kemudian bertemu dengan Guruji, yang menjelaskan bahwa ada banyak Astra lain yang dijaga oleh kelompok rahasia Brahmānsh. Mereka bertugas menjaga keseimbangan dunia dari kekuatan kuno tersebut. Seiring perjalanan, Shiva harus menghadapi masa lalunya sendiri—termasuk rahasia tentang orang tuanya dan asal-usul kekuatannya. Ia juga harus belajar mengendalikan kekuatan api dalam dirinya agar tidak menjadi ancaman. Puncaknya, pertarungan besar terjadi untuk mencegah Brahmāstra jatuh ke tangan Junoon. Shiva akhirnya menerima takdirnya dan menggunakan kekuatannya untuk melindungi orang yang ia cintai dan dunia. Film ditutup dengan cliffhanger yang membuka jalan untuk kelanjutan cerita di bagian berikutnya. 🎭 Fun Fact Film ini dikembangkan selama hampir 10 tahun sebelum akhirnya dirilis. Ayan Mukerji menciptakan konsep “Astraverse” sebagai versi India dari cinematic universe. Ranbir Kapoor dan Alia Bhatt menjalin hubungan nyata selama proses produksi film ini. Efek visual (VFX) film ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Bollywood. Film ini sukses besar secara komersial meski mendapat kritik beragam, terutama pada dialognya. 🤯 What If (Alternate Story) Bagaimana jika Shiva tidak pernah mengetahui kekuatannya? Dunia mungkin jatuh ke tangan Junoon tanpa perlawanan berarti. Atau… bagaimana jika Shiva memilih kekuatan daripada cinta? Film ini bisa berubah menjadi kisah anti-hero—di mana pahlawan justru menjadi ancaman terbesar. 🎥 Review / Resensi Brahmāstra adalah langkah besar Bollywood dalam menghadirkan film fantasi berskala global. Visualnya megah, konsepnya ambisius, dan dunia yang dibangun terasa unik karena terinspirasi dari mitologi India. Akting Ranbir Kapoor cukup solid sebagai karakter utama yang polos namun kuat, sementara Amitabh Bachchan memberikan aura karismatik sebagai mentor. Namun, film ini juga mendapat kritik—terutama pada penulisan dialog yang dianggap kurang kuat dan cerita yang terasa terburu-buru di beberapa bagian. Meski begitu, secara keseluruhan film ini tetap menghibur dan membuka potensi besar untuk kelanjutan “Astraverse”. Kesimpulannya: 👉 Film ini bukan hanya tentang kekuatan, tapi tentang bagaimana memilih antara takdir dan cinta. 📚 Referensi Wikipedia – Brahmāstra: Part One – Shiva (2022 film) IMDb – Plot Summary & Cast Rotten Tomatoes – Review & rating The Hindu – Review film Brahmāstra Indian Express – Analisis & kritik film #Brahmastra #Funfact #Bollywood #fyp #xyzbca

About