@visualprast: Rancabali - Ciwidey #bandung #bandunghits #ciwidey #ciwideybandung #rancabali

Dani Pras
Dani Pras
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 02 July 2026 05:42:48 GMT
21953
953
20
74

Music

Download

Comments

lukman_euy
Lukman :
Juara
2026-07-02 07:52:49
2
stecu.0890
Stecu :
pingin k sana tp blm ada teman yang mau d ajak k sama
2026-07-11 15:21:29
0
uzev_pepe
Uzev_Pepe :
indah utk dilihat...berat utk dirasakan....
2026-07-05 08:16:44
2
galang.ramadhan15
Galang Ramadhan :
🥰
2026-07-07 09:28:45
1
yusufyusuf5998
Aniagustin15 :
ijn sjre ya ka
2026-07-09 02:56:38
1
netisulastri420
netisulastri420 :
sejuk ngeliat nya
2026-07-04 05:07:12
2
agustina.agustina3001
Agustina Agustina :
adem
2026-07-06 07:01:18
1
kenangandulu48
Kenangan :
Sejuk daerah nya🙏🥰
2026-07-08 23:15:47
0
masspann351
𝑽𝑨𝑵𝑹𝑰𝑶𝑹𝑺⚡️ :
2026-07-08 16:13:28
0
tatinurhayati4405
tati devin :
indah mantap 👍👍
2026-07-06 08:10:19
1
dahliani5885
Dahlia 🌸 :
syahdu💚
2026-07-04 04:48:40
2
dulsumarso
Dulsumarso :
assalamu'alaikum wr wb
2026-07-07 06:28:53
0
umizulvi74
🇺 🇲 🇮_ 🇿 🇺 🇱 🇻 🇮♥️🇮🇩 :
rancabali Ciwidey juara🥰
2026-07-08 12:21:51
0
masyaallah850
bismillah 🤲🫶 :
impian ku saat ini ingin ke taman surga yang ada di dunia ya itu Ciwidey 🥰
2026-07-06 01:50:44
3
produk.sunda5469
Aden :
Ciwidey mah tempat hiling terbaik pokonmh nya a☕
2026-07-06 04:59:18
1
yusufyusuf5998
Aniagustin15 :
fyp terussss semoga bisa ksni🥰
2026-07-09 02:56:27
1
To see more videos from user @visualprast, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BUKITTINGGI– Satuan Reserse Narkob4 (Sat Res Narkob4) Polresta Bukittinggi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ganja dalam sebuah operasi kilat pada Selasa (30/6/2026). Petugas mengamankan dua orang tersangka di dua lokasi berbeda dengan total barang bukti mencapai 41 paket ganja siap edar. Kedua tersangka yang diamankan berinisial HZ (35), seorang pegawai swasta asal Koto Tangah, Kota Padang, dan MS (27), seorang wiraswasta asal Birugo, Kota Bukittinggi. Penangkapan bermula dari adanya laporan mengenai paket mencurigakan di kantor jasa pengiriman JNE, Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Res Narkob4 yang dipimpin AKP M Arvi langsung bergerak ke lokasi. Di hadapan saksi masyarakat, petugas membuka paket plastik hitam tersebut dan menemukan 2 paket ganj4 yang dibalut lakban cokelat. Petugas kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi. Sekitar pukul 18.00 WIB, tersangka HZ datang ke kantor tersebut dan langsung diringkus petugas. Berdasarkan rekaman CCTV dan interogasi di tempat, HZ mengakui bahwa paket ganj4 tersebut adalah miliknya yang berencana dikirim ke daerah Bandung, Jawa Barat. Dari tangan HZ, polisi juga menyita satu unit ponsel Infinix abu-abu dan uang tunai Rp300.000. Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk melakukan pengembangan. Kepada penyidik, HZ bernyanyi bahwa aksi nekatnya tersebut dikendalikan dan diperintahkan oleh tersangka lain berisial MS. Petugas langsung memburu keberadaan MS. Pada pukul 21.00 WIB di hari yang sama, MS berhasil ditangkap di rumah kontrakannya yang beralamat di Simpang Balai Limo, Jorong Tanjung Medan, Nagari Biaro Gadang, Kabupaten Agam. Dalam penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, polisi menemukan barang bukti yang jauh lebih besar, 39 paket narkotik4 jenis ganj4 terbalut lakban cokelat, serta 1 rol aluminium foil, 1 buah lakban cokelat dan 1 unit ponsel iPhone warna biru muda. Di hadapan para saksi, MS tidak dapat mengelak dan mengakui seluruh barang haram tersebut adalah milik pribadinya. Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti berupa total 41 paket ganj4, alat pembungkus, ponsel, dan uang tunai telah diamankan di Mapolresta Bukittinggi guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
BUKITTINGGI– Satuan Reserse Narkob4 (Sat Res Narkob4) Polresta Bukittinggi berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ganja dalam sebuah operasi kilat pada Selasa (30/6/2026). Petugas mengamankan dua orang tersangka di dua lokasi berbeda dengan total barang bukti mencapai 41 paket ganja siap edar. Kedua tersangka yang diamankan berinisial HZ (35), seorang pegawai swasta asal Koto Tangah, Kota Padang, dan MS (27), seorang wiraswasta asal Birugo, Kota Bukittinggi. Penangkapan bermula dari adanya laporan mengenai paket mencurigakan di kantor jasa pengiriman JNE, Jl. By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Res Narkob4 yang dipimpin AKP M Arvi langsung bergerak ke lokasi. Di hadapan saksi masyarakat, petugas membuka paket plastik hitam tersebut dan menemukan 2 paket ganj4 yang dibalut lakban cokelat. Petugas kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi. Sekitar pukul 18.00 WIB, tersangka HZ datang ke kantor tersebut dan langsung diringkus petugas. Berdasarkan rekaman CCTV dan interogasi di tempat, HZ mengakui bahwa paket ganj4 tersebut adalah miliknya yang berencana dikirim ke daerah Bandung, Jawa Barat. Dari tangan HZ, polisi juga menyita satu unit ponsel Infinix abu-abu dan uang tunai Rp300.000. Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk melakukan pengembangan. Kepada penyidik, HZ bernyanyi bahwa aksi nekatnya tersebut dikendalikan dan diperintahkan oleh tersangka lain berisial MS. Petugas langsung memburu keberadaan MS. Pada pukul 21.00 WIB di hari yang sama, MS berhasil ditangkap di rumah kontrakannya yang beralamat di Simpang Balai Limo, Jorong Tanjung Medan, Nagari Biaro Gadang, Kabupaten Agam. Dalam penggeledahan di rumah kontrakan tersebut, polisi menemukan barang bukti yang jauh lebih besar, 39 paket narkotik4 jenis ganj4 terbalut lakban cokelat, serta 1 rol aluminium foil, 1 buah lakban cokelat dan 1 unit ponsel iPhone warna biru muda. Di hadapan para saksi, MS tidak dapat mengelak dan mengakui seluruh barang haram tersebut adalah milik pribadinya. Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti berupa total 41 paket ganj4, alat pembungkus, ponsel, dan uang tunai telah diamankan di Mapolresta Bukittinggi guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

About