@faazu__: We never give up 😭💔#faazu

Faazu🫀❤️
Faazu🫀❤️
Open In TikTok:
Region: LY
Thursday 02 July 2026 07:52:06 GMT
155530
19525
148
328

Music

Download

Comments

mahamedada5
Caweye 09 :
I love you
2026-07-02 21:27:36
1
wareeriso33
wareeriso :
Ilhayow hamigooda ufududee obadaas usaqir dhamntod
2026-07-02 21:05:47
11
user142m0
Mame :
qosol qurxona gabadhu masha allah🥰
2026-07-02 17:04:17
15
amiinhaji6
A M I I N H A A J I :
fozia Osman farah toxow guulyso wll🥺💯
2026-07-03 09:20:19
3
ayuubowww1
sheikh Ayup🤴🏼❤️🔥 :
malmihi wacna we so socdan❤️
2026-07-02 09:20:00
13
hsheekh
Ⓜ️🅾️SHEEKHA0️⃣ 3️⃣ :
Faazu🫡🫡
2026-07-02 20:31:50
0
updishakur332
updishakur :
waxn sugnaba waa guushada abyo♥️
2026-07-02 11:41:17
5
wllamadi7
Amadi 7🇸🇴🇪🇺 :
fazuu i.a malin uun lampedusa italy waa adee i.a never give up sister🥺🤲👏
2026-07-03 11:25:09
0
wllqeysar02
M̸͟͞ A̸͟͞ R̸͟͞ Q̸͟͞ A̸͟͞N̸͟͞❎ :
Riski lagu bareyro adun lagu rafado🥰
2026-07-02 12:37:36
6
axmed.12..w
♻️◇Mo𝐡𝐚𝐚77♻️📸 :
guuleyso qurx badan fazuu❤️🥺
2026-07-02 09:17:58
3
zeyga35
MÔĤĂŇ :
farxadeeda m.a🥰👑❤️
2026-07-02 21:50:34
1
fayzaloww1
Faysal :
isku Hami ayaynu naha abayo walhi
2026-07-02 14:13:54
2
ahmeddhalac1
AXMED DHALAC🐯 :
Guleys0 wll🙏
2026-07-02 09:59:41
1
rasiinmuhmed
🥰rasiina mohamed mss smile😁 :
waad guulaysan insha allh
2026-07-02 09:58:46
1
same.halista10
zame halista :
sad kagii miiyad heeshay hee
2026-07-02 17:09:06
1
black.c753
s,, RAMOS :
yurub miyaa
2026-07-03 17:01:49
0
msscato198
mss qalbi 💝❤️‍🩹❤️‍🔥 :
2026-07-03 16:30:37
0
wllqanciye62
Seitt QanCiYe11 :
I.a one will win 🏆
2026-07-02 08:32:54
0
To see more videos from user @faazu__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About