@ameffa_: Blazer/cardigan yang buat outfit terus nampak kemas & mahal 🤍 Senang match dengan jeans, skirt atau slack. Pakai kerja cantik, keluar jalan/travel pun cantik✨🫶🏻 #blazerwanita #longcardigan #cardiganoutfit #longcoat #outfitideas

Amefahaya
Amefahaya
Open In TikTok:
Region: MY
Thursday 02 July 2026 10:51:16 GMT
656
29
13
14

Music

Download

Comments

_amalinco
Bungalily :
cantikk 😍
2026-07-03 07:29:47
0
nisattshop
nisattshop :
lawanya long cardigan
2026-07-03 04:11:57
0
ninareenina
أمانينا خاليد ❀ :
Omg..love nya😍😍😍
2026-07-03 01:24:06
0
raffeqa
E Q A ᥫ᭡ :
canteknyaa
2026-07-02 11:05:15
0
daff_yy
seonshine :
cantikkk pakai ni🤩
2026-07-02 12:42:48
0
dolcejaja
𝑫𝒐𝒍𝒄𝒆 𝑱𝒂𝒋𝒂 ✿ :
Cantik sgt 😍
2026-07-03 02:03:27
0
faraway_000
Farr | Lifestyle :
maa shaa Allahh lawanyaa 😍😍
2026-07-02 22:03:22
0
yt.ivyhazel
haezel's :
omooo cantiknyee nampak casual sangat 🤩🤩
2026-07-03 03:23:31
0
bella_ibnu
Hanna_wan :
Style la auto cantik outfit 🥰
2026-07-02 11:44:03
0
hazwanna
Hazwanna :
Cantek! Pakai pergi event pon ngam 🤩
2026-07-02 14:25:55
0
anisvals
itsmieyanis :
cantikk sangat
2026-07-02 12:44:56
0
_beautyy_8
_beautyy_ :
cntikkk
2026-07-02 22:05:35
0
lemonadenetnetnet
Lemonadenetnetnet :
Pakai pergi office nice juga ni
2026-07-02 11:00:42
0
To see more videos from user @ameffa_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About