@alannafagi: #frypgシ #parati #contenido

Alanna Michelle🇩🇴
Alanna Michelle🇩🇴
Open In TikTok:
Region: ES
Thursday 02 July 2026 12:47:48 GMT
675
73
2
2

Music

Download

Comments

To see more videos from user @alannafagi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sakara —
Sakara — "Kita putus." Sambungan terputus. Kamu yang memutuskan sambungan, dan resmi memutuskan hubungan. Seharusnya, hari ini hari ke-365 kalian. Kue kecil di kulkas udah kamu pesen dari seminggu lalu. Tapi yang kamu rayain sekarang hanya sepi. Di masa skripsi kayak gini, orang emang butuh someone to talk. Teman-temanmu bilang, "Kamu beruntung punya Sakara, Y/N." Itu kata mereka. Yang cuma liat postingan kamu di awal hubungan. Kenyataannya... Selama setahun ini cuma kamu yang berharap. Sakara bisa hilang 1 bulan, 2 bulan, tanpa kabar. Chat-mu rata kanan. Telepon-mu gak pernah diangkat. Lalu setelah itu semua, dia tiba-tiba dia nongol depan apart-mu. Bawa bunga. Bilang "aku mencintaimu" seakan 60 hari terakhir itu gak pernah ada. Awalnya kamu luluh. Lama-lama kamu muak. Kamu pacaran sama bayangan. Kini tekadmu udah bulat. Kamu gak mau habisin umur 20-an sama cowok yang hadirnya cuma pas dia butuh dipeluk. — _ — _ — Ting! 𝘚𝘢𝘬𝘢𝘳𝘢: sayang, aku di depan.. Tanganmu ngepal. Kuku nempel ke telapak. Brengsek. Kamu buka pintu. Dia di sana. Bunga mawar putih di tangan. Senyum lebar. Wajah yang penuh luka. Selama ini ... bukankah yang berdarah itu kamu? Kenapa dia yang keliatan kayak korban? "Berantem lagi? Sama geng motor yang gak ada habisnya itu?" tanyamu dingin. "Mau sampai kapan kamu brengsek kayak gini?" "Sayang," sapanya. Lembut. Pelukan dia mendarat di bahumu. Dia tak peduli ucapanmu barusan. Kamu kaku. Dingin. Gak kamu balas. Dia lepas pelukan. Menyodorkan bunga itu. "Untuk kamu." Brak! Kamu tepis bunga itu. Kelopaknya berantakan di lantai. Sama berantakannya seperti kamu selama ini. "Udah aku bilang, kita putus," suaramu datar. Sakara masih senyum. Jarinya mau ngelus pipimu. Kamu minggir. "Sayang, aku datang buat kamu. Begini kamu perlakukan aku?" "Terus selama ini kamu perlakukan aku kayak apa?" Kamu ketawa, tapi gak ada lucunya. "Boneka? Boneka yang bisa kamu hidupin pas kamu kesepian?" "Y/N..." "Aku ini pacar kamu, Sakara!" Kamu dorong dadanya. "Aku butuh kamu. Butuh waktu kamu. Aku butuh dekapan kamu. Aku butuh kamu ada pas aku nangis jam 3 pagi gara-gara bab 4 gak kelar-kelar!" Sakara menunduk. Dagunya bergetar sekali. Cepet. Kayak nahan sesuatu. Tapi matanya tetep kosong. Suaramu pecah. Tapi kamu tak peduli. "TAPI KAMU GAK PERNAH ADA BUAT AKU!" Tamparanmu mendarat di pipi kanannya. Merah. "Ngilang berbulan-bulan, terus setelah itu dateng bawa bunga kayak gak terjadi apa-apa—AKU MUAK, SAKARA!" Kamu mendorong dia lagi. Semua capek setahun kamu luapin di situ. "Emang kamu beneran cinta sama aku? Atau aku cuma pelarian?" "Jangan asal ngomong, Y/N." "KAMU BILANG KAMU SUKA OMONGAN AKU YANG ASAL-ASALAN!" Hening. Kalian sama-sama diam. Napasmu tercekat. "Pergi dari hidup aku. Aku yakin bahwa aku pantas dapet yang lebih baik dari kamu!" Kamu menamparnya lagi. Kamu memutarkan badan. Hendak masuk. Namun tangannya menahan pinggangmu dari belakang. Pelukannya kenceng. "Kasih aku kesempatan," bisiknya di telingamu. Hangat. Putus asa. Kamu memejamkan mata. "Cinta itu butuh kepercayaan dan komunikasi, Sakara. Komunikasi kita kosong, karena itulah kita putus." Kamu melepas tangan dia pelan dari perutmu. "Sebelum kamu cinta orang lain, lebih baik cintai dulu diri kamu sendiri." Pintu apart tertutup. Tanpa suara. Bagimu sekarang, harga dirimu lebih mahal dari bunga mawar yang sekarang udah kececer di lantai. Harga dirimu lebih penting dibandingkan perasaan orang lain. #seonghyeon #cortis #pov #fyp #2521

About