Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@dykor8: #زاويه_كيرف#كيرف #خلفيه_سرير#ديكورات_حديثة
ديكورات الرياض
Open In TikTok:
Region: SA
Thursday 02 July 2026 20:52:00 GMT
63874
961
4
417
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.66MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.66MB
)
Watermark .mp4 (
1.17MB
)
Music .mp3
Comments
mimila love :
موقع معرض
2026-07-03 10:15:41
1
f.sh.l :
@شّ 🇸🇦
2026-07-08 20:36:49
1
دهانات وديكورات :
👍👍
2026-07-05 18:39:56
1
محمد ﹾ٭ۦ𐩲𐩡𐩱𐩺𐩠 :
👍👍👍
2026-07-02 22:01:53
1
To see more videos from user @dykor8, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Kita lanjutan lagi kisah Jembatan Pongpet. TNI sudah berkoar-koar menjelaskan agar bisa diterima akal sehat netizen. Sang Bupati juga sudah ketawa-ketiwi setelah trauma dahsyat. Sekarang, masuk beban maksimal 2 ton. Matematika netizen keluar dan bereaksi. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! Seorang warga berdiri di mulut jembatan yang sudah ditutup. Dengan gaya seperti saksi ahli dalam konferensi internasional, ia menjelaskan penyebab jembatan itu ambruk. Namun ada satu masalah terminologi. Versi TNI, jembatan itu bukan roboh, melainkan miring. Ya weslah. Mau disebut roboh, miring, ambruk, ngambek, atau sedang mengambil posisi yoga, yang jelas jembatan itu sekarang menyimpan trauma mendalam. Menurut warga tersebut, persoalannya bukan semata-mata konstruksi. Ada papan instruksi yang sebenarnya sudah memberi peringatan sangat jelas. Di sana tertulis, “Negara Hadir untuk Rakyat.” Di bawahnya ada sederet aturan: Maksimal tiga orang secara bergantian. Satu motor secara bergantian. Awasi anak. Laporkan kerusakan. Dilarang melompat. Jangan berlari. Beban jembatan maksimal 2 ton. Jangan membawa beban berlebih. Lengkap. Nyaris seperti jembatan sudah punya buku undang-undang sendiri. Sayangnya, pada hari peresmian, papan itu mungkin cuma dianggap dekorasi. Sebab lebih dari 50 orang naik bersama-sama. Netizen pun turun tangan. Bukan membawa palu. Bukan membawa kawat. Tetapi membawa kalkulator dan ilmu matematika dari bangku sekolah. Komentar pun berubah menjadi sidang akademik. “Max 2 ton itu 2.000 kilogram. Kalau satu orang minimal 60 kilogram, berarti 2.000 dibagi 60 sama dengan 33,3. Jadi 33 orang bisa, bang.” Yang lain menyahut, “Kalau rata-rata 50 kilogram, berarti bisa 40 orang.” Netizen berikutnya langsung menyela, “Et dah, pejabat dihitung 50 kilo. Gak lihat perutnya?” Matematika Resmi Meninggalkan Grup. Ada pula yang bertanya, “Kalau sudah tertulis maksimal 2 ton, kenapa waktu peresmian tidak dibaca dulu sebelum melintas?” Pertanyaan sederhana. Namun jawabannya bisa membuat rapat pembangunan nasional berlangsung tiga hari tiga malam. Lalu muncul komentar lebih filosofis, “Kalau berjalan di jembatan tiga orang, saling bergantian, talinya jembatan apa cuma tali nilon?” Yang lain membantah, “200 kilo kali, bukan 2 ton!” Netizen lain malah membawa Benteng Takeshi ke dalam perkara. “Bikin jembatan maksimal yang lewat tiga orang. Jembatan Takeshi saja bisa dilewati jutaan orang.” Di titik ini, perkara jembatan sudah berubah menjadi debat nasional antara teknik sipil, matematika, komedi, dan kenangan televisi masa lalu. Namun komentar paling brutal datang dari seseorang yang tampaknya sudah menyelesaikan perhitungan sampai alam akhirat. “Kalau termasuk beban dosa, ya masuk akal kalau sampai 2–3 ton lebih.” Hening. Kalkulator netizen mati. Insinyur sipil menarik napas. Timbangan badan mendadak takut digunakan. Sebab ternyata ada dua jenis beban di dunia. Beban fisik dan beban kehidupan. Yang pertama bisa dihitung kilogram. Yang kedua kadang tidak punya satuan. Jembatan Merah Putih akhirnya menjadi saksi, papan peringatan sebenarnya sudah berbicara. Masalahnya, manusia sering membaca papan setelah kejadian. Sebelum kejadian, papan dianggap bagian dari dekorasi. Setelah kejadian, baru semua orang mendadak menjadi ahli teknik sipil. Begitulah Indonesia, negeri MBG. Jembatan belum tentu kuat menahan 50 orang. Tetapi kolom komentar? Sanggup menahan 50 ribu ahli. “Bang, itu kalau bahase Pontianak, bodo siape diangkot.” “Hus, proyek TNI wak, jangan kencang-kencang. Yang jelas netizen dapat hiburan gratis. Hiburan itu semakin bikin ngakak, karena dalam sehari ramai menjadi kaya mendadak setelah Desil-nya keluar.” Ups Foto Ai hanya ilustrasi Rosadi Jamani #camanewak #jurnalismeyangmenyapa #JYM
#vlc2 #ai #ии #Барбоскины #Титмаус #fyp #р_е_к_о_м_е_н_д_а_ц_и_и #tiktok #хочуврек
Chudlife
Bellakitaa
Shein coupons September 2026!! #sheincode #sheindiscount #sheincouponcode #shein #sheincouponseptember
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy