@bookpg.vn: Thuê PG Tiệc Thuê Bạn đồng hành Thuê Thư ký/trợ lý Thuê bạn gái,...#bookpgacademy #thue_pg_tiệc #businessdinner #thuky_troly_dutiec #sup_linhnhi

BOOKPG ACADEMY
BOOKPG ACADEMY
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 03 July 2026 03:24:29 GMT
450
15
0
7

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @bookpg.vn, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Seorang nenek warga RW 04, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menjadi korban pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam pada Minggu (2/8/2026) sekira pukul 13.00 WIB. Dalam aksinya, pelaku melilitkan lakban pada wajah, kedua tangan, dan kaki korban, Hartati (61), lalu menggasak uang tunai Rp600 ribu, satu unit telepon seluler, serta dua anting emas. Hartati mengatakan kejadian bermula saat dirinya baru selesai menunaikan salat Zuhur di rumah dan mendapati pelaku mengendap-endap masuk ke arah kamar tidur.
Seorang nenek warga RW 04, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, menjadi korban pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam pada Minggu (2/8/2026) sekira pukul 13.00 WIB. Dalam aksinya, pelaku melilitkan lakban pada wajah, kedua tangan, dan kaki korban, Hartati (61), lalu menggasak uang tunai Rp600 ribu, satu unit telepon seluler, serta dua anting emas. Hartati mengatakan kejadian bermula saat dirinya baru selesai menunaikan salat Zuhur di rumah dan mendapati pelaku mengendap-endap masuk ke arah kamar tidur. "Pas sudah selesai salat ada orang masuk lewat belakang saya. Saya tanya, 'Siapa tuh?' Awalnya saya kira anak saya, tapi ternyata bukan," kata Hartati di Cakung, Jakarta Timur, Senin (3/8/2026). Pelaku yang mengenakan tudung jaket dan penutup wajah kemudian memerintahkan Hartati untuk bangkit dan memaksanya masuk ke kamar tidur. Di dalam kamar, pelaku menodongkan sebilah golok ke arah Hartati sembari mengancam akan membunuh korban jika melakukan perlawanan. Pelaku kemudian melilitkan lakban cokelat pada wajah, kedua tangan, dan kedua kaki Hartati sehingga korban kesulitan bergerak dan hanya bisa berbaring di atas kasur. "Terus dia lihat ada dompet di samping tempat tidur. Dia bilang, 'Serahin uangnya, keluarin semua!' Di dompet itu ada uang Rp600.000. Dompet ibu kasih, tapi kartu ATM, KTP, BPJS, e-money enggak," ujarnya. Hartati menuturkan pelaku juga memaksa dirinya menyerahkan dua anting emas yang dikenakannya serta satu unit telepon genggam miliknya. Dalam keadaan diancam menggunakan sebilah golok, Hartati yang saat kejadian seorang diri di dalam unit kontrakan mengaku tidak berani berteriak karena khawatir akan keselamatan nyawanya. Nenek dua cucu yang sehari-hari berjualan nasi uduk itu baru dapat melepaskan diri dari lilitan lakban beberapa saat setelah pelaku melarikan diri membawa hasil kejahatan. #saksikata #tiktokberita

About