@deriasbogas2:

Julliete
Julliete
Open In TikTok:
Region: CG
Friday 03 July 2026 08:49:38 GMT
423687
41976
321
664

Music

Download

Comments

miss.marie670
M.D D 🪭🎀 awa 🔐 :
Qui a chanté comme moi 🙏🥰
2026-08-06 19:06:44
177
antoinet309
antoinet la fantaste de2 mode :
Qui chante comme moi??
2026-08-20 18:41:21
25
gloria.princesse237
gloria.🥰 princesse (237🇨🇲) :
qui a oublié les règles et a chanté jusqu'à la fin 😋
2026-08-21 20:36:49
19
dieuveilleloubaki
Dieuveille loubaki :
Qui a pris son rôle au sérieux comme moi ?
2026-08-21 20:30:54
16
mariekelly085
Marie Kelly :
j'ai trop aimé
2026-08-21 15:46:04
9
christevietchibin
christevie la melo :
Je t'adore
2026-07-13 19:36:01
18
jeannellamukini
jeannela mukini 🤪 :
bonjour je suis belle ?
2026-08-28 12:42:10
0
big.bob192
Big bob ☑️ :
le titre de ce sont stp
2026-08-05 13:46:41
6
sheldonyoung38
Sheldon Young :
j'ai vraiment aime oh oh 🤩🤩🤩🤩🤩
2026-08-15 07:27:05
12
christianemonlo
Christiane Monlo :
Qui a exécuté à ce qu'elle a dit comme moi?😂
2026-08-12 19:35:43
8
landrybolla420
Landry Bolla :
j'ai aimé
2026-08-09 01:37:10
2
video26909
video :
magnifique 🥰
2026-08-08 12:19:37
3
user4226187982721
Ruth musasu :
C'est Dieu qui es le roi de roi .
2026-07-16 08:02:49
17
kounleadeossi
Kounle ADEOSSI :
j'aime ta voix
2026-08-08 18:40:16
2
kelvine590
🌸kel🌸baby :
bien vraiment
2026-07-03 16:22:58
2
user57226094229
julia :
😇
2026-08-09 00:52:00
1
user8241435611015
[email protected] :
j'étaime
2026-07-29 19:16:42
2
user082476563
Roxane❤️ :
moi j'ai reçu 👍
2026-08-16 10:35:36
2
queenpokerwww.c
beby dazi :
Amen amen amen amen amen amen
2026-07-03 23:47:40
3
nbouity
exaucé nbouity :
bien😊😊
2026-07-03 22:04:39
3
orthasyav
Orthas Yav :
j'aime ça 🥰🥰
2026-08-11 08:50:34
1
jeaneudevanh615
lëë suspendu :
j'avais bien commencé djaa 😁
2026-08-16 22:21:10
1
keturah3330
Keturah 🥰🥰 :
je t'aime vraiment
2026-07-29 19:12:40
2
lagloiredalisva
lagloire. :
dsl j'ai tout chanté 😅
2026-08-13 18:38:00
2
cherubinmbumb
Chérubin Mbumba :
vraiment
2026-07-04 00:59:22
2
To see more videos from user @deriasbogas2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About