@usar36421678326: #for.you. for you. #

Hacker. exe
Hacker. exe
Open In TikTok:
Region: AF
Friday 03 July 2026 15:03:02 GMT
114
25
4
0

Music

Download

Comments

usar97634346543
Farid Allrahimzailah abdu :
😂😂😂
2026-07-16 13:38:18
0
usar97634346543
Farid Allrahimzailah abdu :
🥰🥰🥰
2026-07-16 13:36:44
0
usar36421678326
Hacker. exe :
🥰🥰🥰
2026-07-04 11:59:31
0
usar99099090090
شاهین شاه :
🥰🥰🥰
2026-07-03 15:46:36
1
To see more videos from user @usar36421678326, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sekelompok orang mendatangi Markas Polres (Mapolres) Merangin, Jambi, sekitar pukul 16.00 WIB. Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan penangkapan dua orang yang disinyalir terlibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin. Situasi di Mapolres Merangin sempat memanas. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat terlibat ketegangan dengan polisi. Beberapa di antaranya bahkan tampak mengejar petugas. Sejumlah orang juga terlihat membawa benda yang diduga sebagai senjata, termasuk benda menyerupai senapan angin. Ketegangan tersebut akhirnya dapat diredam oleh personel kepolisian. Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo memerintahkan jajarannya menangkap orang-orang yang diduga melakukan perusakan di Mapolres Merangin dalam waktu 24 jam. Widodo mengatakan, penangkapan dua orang sebelumnya merupakan bagian dari penindakan aktivitas PETI yang menggunakan alat dompeng. Penindakan tersebut belum menyasar aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat. “Yang saya sesalkan, kok bisa berani masuk Polres itu. Saya perintahkan untuk 24 jam ini bisa menangkap orangnya yang melakukan perusakan di Mako Polres Merangin,” kata Widodo. Ia mengungkapkan, pihaknya telah memperkirakan adanya kendala dalam penertiban PETI. Setelah dua orang ditangkap, muncul pihak-pihak yang berupaya mengurus persoalan tersebut. Widodo juga menyinggung dugaan adanya kelompok yang berada di balik aktivitas PETI. Terkait penanganan perkara, Widodo menyebut kasus tersebut telah ditarik ke Polda Jambi dengan pertimbangan keamanan. Saat memberikan keterangan, ia mengatakan orang-orang yang diduga terlibat dalam penyerangan belum ditangkap. 📸: Dok. Istimewa Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | updateme | R073 | E164 #bicarafaktalewatberita#kumparan
Sekelompok orang mendatangi Markas Polres (Mapolres) Merangin, Jambi, sekitar pukul 16.00 WIB. Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan penangkapan dua orang yang disinyalir terlibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin. Situasi di Mapolres Merangin sempat memanas. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat terlibat ketegangan dengan polisi. Beberapa di antaranya bahkan tampak mengejar petugas. Sejumlah orang juga terlihat membawa benda yang diduga sebagai senjata, termasuk benda menyerupai senapan angin. Ketegangan tersebut akhirnya dapat diredam oleh personel kepolisian. Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo memerintahkan jajarannya menangkap orang-orang yang diduga melakukan perusakan di Mapolres Merangin dalam waktu 24 jam. Widodo mengatakan, penangkapan dua orang sebelumnya merupakan bagian dari penindakan aktivitas PETI yang menggunakan alat dompeng. Penindakan tersebut belum menyasar aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat. “Yang saya sesalkan, kok bisa berani masuk Polres itu. Saya perintahkan untuk 24 jam ini bisa menangkap orangnya yang melakukan perusakan di Mako Polres Merangin,” kata Widodo. Ia mengungkapkan, pihaknya telah memperkirakan adanya kendala dalam penertiban PETI. Setelah dua orang ditangkap, muncul pihak-pihak yang berupaya mengurus persoalan tersebut. Widodo juga menyinggung dugaan adanya kelompok yang berada di balik aktivitas PETI. Terkait penanganan perkara, Widodo menyebut kasus tersebut telah ditarik ke Polda Jambi dengan pertimbangan keamanan. Saat memberikan keterangan, ia mengatakan orang-orang yang diduga terlibat dalam penyerangan belum ditangkap. 📸: Dok. Istimewa Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | updateme | R073 | E164 #bicarafaktalewatberita#kumparan

About