@ninadrama: UFC fighter Arman Tsarukyan pranked Nina Drama into eating a spicy pepper LMAO @Arman Tsarukyan #armantsarukyan #ninadrama #food #Foodie #armenia

Nina Marie Daniele
Nina Marie Daniele
Open In TikTok:
Region: US
Friday 03 July 2026 18:14:43 GMT
13323
605
28
6

Music

Download

Comments

gangster_ufc73
Maloy_mma :
Hi 👋
2026-07-03 18:16:48
0
christyyhallc
Christy :
Wait for it... spicy!
2026-07-03 18:18:37
65
jhanelle.castillo
JhanelleCastillo :
Arman Tsarukyan and Nina Drama always make the best content in the UFC 💪😂 @UFC
2026-07-03 18:41:50
0
prestigecf8
PrestigeC&F :
Hes in der
2026-07-03 18:17:42
0
salehaura67
￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
oooo firstW
2026-07-03 18:16:13
0
user3495491816071
لیلا موسوی :
2026-07-03 19:02:34
0
em3an5
Em3an :
A
2026-07-03 18:23:58
0
lucahelin7
Ita_luca :
First
2026-07-03 18:16:31
0
bashimov_v
Bashimov_ýv🦅 :
ilk
2026-07-03 18:18:26
0
smaillww3
Кекич :
2026-07-03 18:25:49
0
k_sba
kama701 :
1
2026-07-03 18:18:05
0
palcatgo_
𝐅𝐫𝐚𝐧𝐤𝐢𝐞 :
Bull balls 🥀🥀🥀
2026-07-03 18:22:34
1
blubbermireinen7
dönermuss3euro :
scho schpichy
2026-07-03 18:24:46
0
ayrton9708
Elliott Salvatore :
😁👌💐🌺🧿🫶
2026-07-03 18:34:52
0
daniel.keegan69
Daniel Keegan :
😂
2026-07-03 18:18:24
0
saqiboy420
R K Ahmadzai🍂 :
😁😁😁
2026-07-03 18:18:13
0
ali.awan1219
ali awan :
😂😂😂
2026-07-03 18:31:51
0
wasim.salim.zada
وس~یم :
🖤🖤🖤
2026-07-03 18:16:46
0
To see more videos from user @ninadrama, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About