Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@user1407570384484: #fyp #اكسبلورexplore #شيلات #ترندات_تيك_توك #السعوديه
ابن جميعان | الطريق يعرفني
Open In TikTok:
Region: SA
Friday 03 July 2026 21:52:29 GMT
5406
100
5
15
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.24MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.68MB
)
Watermark .mp4 (
1.24MB
)
Music .mp3
Comments
مـْــْمڊوُح الُـِـِِـمـقٌـاطُي :
2026-07-04 07:29:51
2
🪐H :
ارحبووووو
2026-07-03 21:56:13
2
تايقر... 🐅 :
التصوير حقك ذوق والله استمر👏♥️
2026-07-03 22:03:50
1
تايقر... 🐅 :
♥️الله الله 👏👍
2026-07-03 21:59:57
1
To see more videos from user @user1407570384484, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#fyppppppp #brokenheart💔💔😭💔💔💔💔 #forurpage #trendingvideo #goviral
صوتٌ يسكن القلب، وآياتٌ تحي الروح 🌿 تلاوة خاشعة للشيخ ياسر الدوسري #ياسر_الدوسري #القرآن_الكريم #تلاوة_خاشعة
#မုန့်ဖိုးလေးပေးကြပါ😁✌️ #vill #foryou #viewတွေရှယ်ကျ
Mesuji – Seekor tapir yang sebelumnya viral melintas di Jalan Lintas Timur, Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung, dilaporkan mati disembelih oleh warga. Peristiwa tersebut kembali viral setelah video beredar di media sosial. Dalam video yang diterima Lampung Geh, tampak satwa dilindungi itu sudah dalam kondisi mati dan dipotong-potong di sebuah lahan terbuka. Beberapa bagian tubuh hewan terlihat diletakkan di atas daun pisang, sementara bagian kepala tampak tergeletak di tanah. Sebelumnya, satwa tersebut sempat menjadi perhatian publik karena terekam berjalan santai melintas di jalan lintas kawasan Register 45 sebelum masuk ke area hutan. Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Lampung, Itno Itoyo, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Mesuji untuk menindaklanjuti informasi yang beredar. “Kami melalui Seksi KSDA Wilayah III Lampung sudah berkoordinasi dengan Polres Mesuji untuk melakukan pendalaman lebih lanjut. Itu masih menjadi pernyataan awal dari kami,” kata Itno. Ia menjelaskan, koordinasi dilakukan untuk memastikan lokasi kejadian, waktu peristiwa, serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pembunuhan satwa tersebut. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu) saat ini masih menunggu hasil pendalaman di lapangan sebelum menyampaikan keterangan resmi lebih lanjut terkait dugaan perburuan satwa liar itu. Itno juga menegaskan Tapir atau yang juga dikenal sebagai tenuk merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang, setara dengan satwa ikonik Sumatra lainnya. “Tapir atau tenuk merupakan salah satu dari The Big Five Mammals di Pulau Sumatera. Selain tapir, ada gajah Sumatera, harimau Sumatera, badak Sumatera, dan beruang madu. Statusnya sama-sama satwa yang dilindungi,” ujarnya. BKSDA mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan perburuan maupun penyembelihan satwa liar yang dilindungi, serta meminta agar setiap temuan satwa dilaporkan kepada pihak berwenang untuk penanganan sesuai ketentuan. (Yul)
412
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy