@munna_mods_garage:

Munna Mods Garage 🏍️
Munna Mods Garage 🏍️
Open In TikTok:
Region: BD
Saturday 04 July 2026 06:57:53 GMT
124123
7737
71
423

Music

Download

Comments

maruf7t
MARUF :
Nam ki vai aidar
2026-07-04 18:39:21
3
jatir_vaiya73
❤️ DARK HEART ❤️ :
2026-07-06 07:27:11
0
arafatislam2583
MD RAHUL :
Budgets
2026-07-06 09:18:20
0
abidbaga99
abid baga 🥂 :
how much
2026-07-04 16:09:33
0
cr7suoo
Offline :
2026-07-05 19:49:49
0
x.oy27
A🚩!? :
price
2026-07-05 09:52:20
0
shahi.0170
S:🕊️ :
2026-07-13 02:09:11
0
soniya.aktar347
★彡[𝔖𝔥𝖆𝖒𝖎𝖒]彡★ :
2026-07-05 01:33:21
0
hm.hamim938
꧁༒☬𝓗𝓜.𝓗𝓐𝓜𝓘𝓜☬༒꧂ :
ভাই গাড়ি বিক্রি করবেন
2026-07-07 03:44:47
0
md.limon7145
Md Limon :
kora❤️
2026-07-09 04:44:25
0
user38577081
নি র ব তা ২৪ :
সেই
2026-07-10 18:30:56
0
taniya__236
ইমরানখান 🥷 :
😒🤫🤫🤫
2026-07-04 12:41:45
0
arafath.hossain.hridoy
Hridoy :
name plate koi thaka nichen
2026-07-04 17:59:42
0
shezan_kabbo_10
- Ꮶ ꫝ ᏰᏰ Ꭷ ㉺࿐ :
name ki atar?
2026-07-04 18:49:45
1
sarufhasan27
Saruf :
🥰🥰🥰🥰
2026-07-05 02:05:18
0
jumon.khan87
Ahmed Jumon :
sei🔥🔥
2026-07-04 17:25:43
0
royhulbrys
𝑹𝑺 & 𝑺𝒉𝒊𝒔 𝑯𝒖𝒔𝒃𝒂𝒏𝒅 :
2026-07-04 08:51:03
1
niloybiswas480
🌀NILOY🌀 :
2026-07-04 16:54:12
0
niloybiswas480
🌀NILOY🌀 :
2026-07-04 16:54:08
0
musleuddinshohel6
musleuddin shohel :
pp
2026-07-05 06:28:54
0
sr.asib.160
ʕ˖͜͡˖ʔ【আসীব】ʕ˖͜͡˖ʔ :
2026-07-10 15:36:15
0
picchiashraful38
—͞𝐀𝐬𝐡𝐫𝐚𝐟𝐮𝐥' ᥫ᭡፝֟፝֟ 🕊️ :
😏
2026-07-05 16:14:12
0
miraz.bhai000
M🚩 :
loking glass এর জন্য বাজে লাগে
2026-07-05 16:00:39
0
md_kawsar77
🪫0%Ego😮‍💨 :
🌚👀
2026-07-04 20:14:57
0
To see more videos from user @munna_mods_garage, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata
Kastimah, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mengaku ketakutan saat rumahnya didatangi sembilan orang penagih utang berbadan besar pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 11.15 WIB. Kelompok tersebut datang untuk mencari anaknya, Yunita, yang diduga memiliki tanggungan senilai Rp52 juta. Saat kejadian, Kastimah berada di rumah bersama kedua cucunya dan mengaku takut melihat sembilan orang tersebut datang menggunakan tiga mobil. “Kedatangan orang berbadan besar, saya takut, awalnya sembilan orang. Mereka bilang minta bertanggung jawab untuk melunasi utang. Saya bilang tidak punya uang,” kata Kastimah, Rabu (14/10/2026). Kastimah mengaku tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tersebut, sehingga para penagih kemudian meminta mobil yang berada di rumahnya sebagai pengganti pembayaran. Menurut Kastimah, mobil tersebut terdaftar atas namanya, meski cicilannya dibayarkan oleh Yunita, sedangkan kunci kendaraan dibawa oleh anaknya. “Tidak punya uang, satu-satunya yang akan diambil mobil. Itu kan mobil atas nama saya, yang mengangsur anak saya. Kunci dibawa anak saya,” ujarnya. Kastimah mengatakan, para penagih bahkan mengancam akan membongkar kendaraan dan memanggil tukang kunci jika kunci mobil tidak diserahkan. Namun, Kastimah menjelaskan bahwa uang Rp52 juta yang ditagih tersebut menurutnya bukan utang, melainkan dana kerja sama usaha dengan sistem bagi hasil. “Tidak dikatakan utang. Itu kan uang dibuat bekerja sama, penghasilan bagi hasil. Nilainya Rp52 juta,” kata Kastimah. Penagihan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar yang berusaha membantu menyelesaikan persoalan agar kelompok penagih segera meninggalkan rumah Kastimah. Namun, menurut Kastimah, para penagih tetap meminta pembayaran saat itu juga meski dirinya telah menyampaikan kesanggupan untuk membayar dalam waktu dua minggu hingga paling lambat satu bulan. “Warga ke sini membantu biar selesai terus pulang. Mereka tidak mau pulang kalau tidak ada uang. Saya sudah bilang bisa melunasi paling cepat dua minggu, paling lambat satu bulan, tetapi mereka tidak mau. Harus sekarang, harus ada uang,” tuturnya. #saksikata

About