@qeyraan: 5x conditioner aloe melon gacor bgtt ❤️❤️ #fyp

q
q
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 04 July 2026 12:34:12 GMT
1833
135
2
6

Music

Download

Comments

chen.yutong2
⋆. 𐙚 ˚sha⋆. 𐙚:˚ 🧜🏻‍♀️ :
first
2026-07-04 12:37:40
1
To see more videos from user @qeyraan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[Jangan Memandang Sesuatu Yang Dimiliki Orang Lain] 🎙 Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullahu ta’ala, Imam dan Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah. Tak perlu iri dengan rezeki yang Allah karuniakan bagi orang lain. Semua itu adalah ketetapan yang telah Allah kehendaki. Setiap hamba sudah memiliki bagiannya masing-masing. Apa yang Allah tetapkan bagimu, takkan luput darimu sedikit pun. Dan apa yang Allah tidak tetapkan bagimu, maka engkau takkan bisa memilikinya.  Allah tabaaraka wa ta’ala berfirman, ‎وَلَا تَتَمَنَّوْا۟ مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبُوا۟ ۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبْنَ ۚ وَسْـَٔلُوا۟ ٱللَّهَ مِن فَضْلِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمً “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa 32) Nabi ﷺ bersabda: “Jauhilah oleh kalian prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dustanya pembicaraan. Janganlah kalian saling memata-matai, saling mencari aib orang lain, saling berlomba-lomba mencari kemewahan dunia, saling dengki, saling memusuhi, dan saling memutuskan. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara.“ (HR. Malik No 1412).
[Jangan Memandang Sesuatu Yang Dimiliki Orang Lain] 🎙 Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullahu ta’ala, Imam dan Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah. Tak perlu iri dengan rezeki yang Allah karuniakan bagi orang lain. Semua itu adalah ketetapan yang telah Allah kehendaki. Setiap hamba sudah memiliki bagiannya masing-masing. Apa yang Allah tetapkan bagimu, takkan luput darimu sedikit pun. Dan apa yang Allah tidak tetapkan bagimu, maka engkau takkan bisa memilikinya. Allah tabaaraka wa ta’ala berfirman, ‎وَلَا تَتَمَنَّوْا۟ مَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بِهِۦ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبُوا۟ ۖ وَلِلنِّسَآءِ نَصِيبٌ مِّمَّا ٱكْتَسَبْنَ ۚ وَسْـَٔلُوا۟ ٱللَّهَ مِن فَضْلِهِۦٓ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمً “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa 32) Nabi ﷺ bersabda: “Jauhilah oleh kalian prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dustanya pembicaraan. Janganlah kalian saling memata-matai, saling mencari aib orang lain, saling berlomba-lomba mencari kemewahan dunia, saling dengki, saling memusuhi, dan saling memutuskan. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara.“ (HR. Malik No 1412).

About