@zarennn_rowrrr: fans setia ni bos😝#dhotdesign #fyppppppppppppppppppppppp #gasukaskip📵 @Dhot.Design #sekedargabut🗿 #pyfツ

Zarennnメ
Zarennnメ
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 05 July 2026 11:22:36 GMT
46934
2919
42
312

Music

Download

Comments

ivii1844
ivii💞! :
shotaro deseign my lovee
2026-07-09 16:13:12
0
lathiif67
LATHIIF★ :
gw dhot design sama bangpin
2026-07-10 12:01:40
1
sukainisial_a04
𝙙𝙞𝙠𝙯𝙕 • 𝙨𝙪𝙠𝙖`𝙢𝙗𝙜 :
fyp cokkk tutor donk
2026-07-11 12:55:45
0
boss_faiz3
★Faiz Kijang★ :
p
2026-07-11 08:08:44
0
bamzz278
Bumm :
part 11 nya dhot desain kapan nyak
2026-07-11 13:57:32
0
akulah.145
–DAH INI AJ? :
ye malam ini part10
2026-07-10 08:02:11
2
ichewiyanti
PR!π`¢€§👾💤💥 :
遠い
2026-07-11 08:40:03
0
zhar2788
the_zharr☑️ :
memilih haikyuu
2026-07-11 05:46:37
0
panji.ganteng460
パンジ★¡™ :
ijin bikin setori
2026-07-10 10:50:21
0
muhammad_zaki1233
? :
gw malah di geser😹🗿
2026-07-11 07:55:48
0
kanlingz_0
kanlingz_0 :
gw suka semuanya
2026-07-11 06:07:47
0
haikalgantengbanget7
KALZZ⁶ ⁷ :
gelo pp ku
2026-07-11 05:29:53
0
family_lestgo3
az123 :
Yailah emang nonton dari tahun berapa?
2026-07-11 07:24:27
0
faszzeiei
FASZZEIEI :
mending bgpin
2026-07-10 10:45:33
0
albarra436
∆アルAL★😜 :
cuman gw yang nonton dhotdesign dikelas😜😜😜😜
2026-07-06 10:10:50
1
aang.arya
¹⁶allzzPLENGERRRR :
izin buat sw🙏
2026-07-11 09:56:35
0
low_k7.we
oi_van :
p
2026-07-11 04:40:08
0
andra_126a0
Andra stresss :
p
2026-07-11 01:53:54
0
573withyou6
FAZZ √ tya :
izin masukin story
2026-07-10 12:45:21
1
ballahkece
🥷B_A_L_L_A_H🥷 :
gua si si em tp sekarang dHOT design
2026-07-11 05:36:43
0
fikriii116
fikri Aditya zaidi :
yang mama lela dong
2026-07-11 05:37:50
0
To see more videos from user @zarennn_rowrrr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

pt 4: Seonghyeon benar-benar berusaha. Kamu melihatnya dan merasakannya setiap hari. Dia tidak lagi langsung marah saat kamu bicara dengan cowok lain. Dia tidak lagi langsung curiga saat kamu pulang terlambat. Dia tidak lagi memaksamu untuk selalu lapor setiap detik. Dia berubah. Dan kamu juga berusaha. Berusaha lebih terbuka. Berusaha tidak bohong lagi. Berusaha untuk lebih komunikatif. Kalian berdua belajar. Belajar untuk saling percaya lagi. Belajar untuk saling mengerti lagi. Dan itu tidak mudah. Tapi kalian bertahan. Karena cinta kalian lebih besar dari ego masing-masing. ——— Seonghyeon duduk di meja sudut kantin bersama anggota band-nya, Martin, James, Keonho, dan Juhoon. Mereka sedang makan siang sambil ngobrol santai tentang lagu baru yang akan mereka mainkan di festival sekolah bulan depan. Tapi Seonghyeon tidak fokus. Matanya terus melirik ke arah mejamu, meja di seberang kantin, tempat kamu sedang duduk bersama Ryul dan beberapa anggota OSIS lainnya. Seonghyeon mengunyah nasinya dengan pelan, mekanis, sambil terus menatapmu. Wajahnya datar, tapi matanya tajam. Kamu sedang tertawa. Tertawa karena Ryul baru saja menceritakan sesuatu yang lucu. Tanganmu menutup mulut, mata menyipit karena terlalu banyak tertawa. Seonghyeon mengepalkan sumpit di tangannya lebih erat. 'Tenang. Dia cuma ketawa. Itu wajar. Ryul temennya. Cuma temen.' Dia terus mengulang itu di kepalanya seperti mantra, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Mencoba mengingat janji yang dia buat padamu malam itu. Martin yang duduk di sampingnya melirik, lalu sedikit khawatir.
pt 4: Seonghyeon benar-benar berusaha. Kamu melihatnya dan merasakannya setiap hari. Dia tidak lagi langsung marah saat kamu bicara dengan cowok lain. Dia tidak lagi langsung curiga saat kamu pulang terlambat. Dia tidak lagi memaksamu untuk selalu lapor setiap detik. Dia berubah. Dan kamu juga berusaha. Berusaha lebih terbuka. Berusaha tidak bohong lagi. Berusaha untuk lebih komunikatif. Kalian berdua belajar. Belajar untuk saling percaya lagi. Belajar untuk saling mengerti lagi. Dan itu tidak mudah. Tapi kalian bertahan. Karena cinta kalian lebih besar dari ego masing-masing. ——— Seonghyeon duduk di meja sudut kantin bersama anggota band-nya, Martin, James, Keonho, dan Juhoon. Mereka sedang makan siang sambil ngobrol santai tentang lagu baru yang akan mereka mainkan di festival sekolah bulan depan. Tapi Seonghyeon tidak fokus. Matanya terus melirik ke arah mejamu, meja di seberang kantin, tempat kamu sedang duduk bersama Ryul dan beberapa anggota OSIS lainnya. Seonghyeon mengunyah nasinya dengan pelan, mekanis, sambil terus menatapmu. Wajahnya datar, tapi matanya tajam. Kamu sedang tertawa. Tertawa karena Ryul baru saja menceritakan sesuatu yang lucu. Tanganmu menutup mulut, mata menyipit karena terlalu banyak tertawa. Seonghyeon mengepalkan sumpit di tangannya lebih erat. 'Tenang. Dia cuma ketawa. Itu wajar. Ryul temennya. Cuma temen.' Dia terus mengulang itu di kepalanya seperti mantra, mencoba menenangkan dirinya sendiri. Mencoba mengingat janji yang dia buat padamu malam itu. Martin yang duduk di sampingnya melirik, lalu sedikit khawatir. "Lo gak papa, Hyeon?" "Gue gak papa," jawab Seonghyeon datar tanpa mengalihkan pandangan. "Lo udah natap Y/n dari tadi," kata Keonho sambil mengunyah. "Lo yakin gak papa?" "Gue bilang gak papa," ulang Seonghyeon, kali ini nada bicaranya sedikit lebih keras. James dan Juhoon saling pandang dengan raut khawatir. Mereka semua tau betapa sulitnya perjuangan Seonghyeon selama dua minggu ini. Dan kemudian Ryul tertawa sambil tangannya, entah tidak sengaja atau sengaja, menyentuh lenganmu. Memegang lenganmu sebentar saat dia sedang bicara. KLEK Suara sumpit Seonghyeon terjatuh ke meja membuat semua orang di meja itu tersentak. Wajah Seonghyeon berubah. Rahangnya mengeras. Matanya menyipit. Tangannya mengepal erat di atas meja, buku-buku jarinya memutih. Napasnya mulai berat, dadanya naik turun cepat. "Hyeon..." Martin mencoba. Tapi Seonghyeon sudah berdiri. Kursinya bergeser mundur dengan suara keras yang membuat beberapa siswa di meja sebelah menoleh. "Seonghyeon, duduk!" James langsung berdiri juga, lalu berdiri tepat di hadapan Seonghyeon, menutupi pandangannya ke arah mejamu. "Minggir," desis Seonghyeon dengan suara rendah, berbahaya, seperti binatang buas yang sedang menahan diri untuk tidak menyerang. "Enggak," jawab James tegas sambil menatap mata Seonghyeon. "Lo janji sama Y/n lo bakal berubah. Lo janji gak akan possesif lagi. Inget?" Seonghyeon diam. Napasnya berat, dadanya naik turun cepat. Tangannya gemetar karena menahan amarah yang sudah hampir meledak. "Tarik napas," perintah James dengan nada lebih lembut. "Tarik napas, Hyeon. Tenang." Seonghyeon menutup matanya, menarik napas dalam mencoba mengendalikan amarah dan kecemburuan yang meledak di dadanya. 'Dia cuma temen. Cuma temen. Y/n sayang sama gue. Bukan sama dia. Dia gak bakal ninggalin gue. Dia janji. Dia janji.' Dia terus mengulang itu, seperti doa, seperti mantra untuk bertahan. Kamu yang dari tadi bisa merasakan tatapan Seonghyeon langsung sadar ada yang tidak beres saat melihat James tiba-tiba berdiri. Kamu melirik ke arah lenganmu dan baru sadar Ryul masih menyentuhnya. Kamu langsung melepaskan tangan Ryul dengan gerakan halus tapi cepat. "Ryul, maaf, gue harus ke sana dulu. Ada yang harus gue urus." "Oh, oke. Nanti kita lanjut bahas acaranya ya..." [lanjut💬] #POV #seonghyeon #cortis #seonghyeoncortis

About