@risecurvedaily3: Women's Solid Color Textured Knitting Drop Shoulder Long Sleeve Pocket Longline Cardigan, Casual Open Front Knitwear for Fall & Winter #sweaterwomenwinter #longsleevecardigan #softcardigan #buttoncardigan #longwoolcoats #plussizejumper #cardiganforwomen #oversizesweater #zaraopenlacejumper #dropshouldersweater

RiseCurve
RiseCurve
Open In TikTok:
Region: US
Monday 06 July 2026 03:07:57 GMT
278
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @risecurvedaily3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam perjalanan mengantar Bilal pulang, mobil Davina melaju tanpa suara. Davina masih menangis. Bilal akhirnya berkata pelan,
Dalam perjalanan mengantar Bilal pulang, mobil Davina melaju tanpa suara. Davina masih menangis. Bilal akhirnya berkata pelan, "Maaf, Bu Bos Davina... sebenarnya ada banyak hal yang Bos Sena larang kami ceritakan." Davina menoleh. "Waktu penyergapan mafia itu dua tahun yang lalu... peluru yang hampir mengenai Bu Bos Davina sebenarnya dihentikan Bos Sena dengan punggungnya. Beliau langsung mendekap Bu Bos supaya tidak tertembak." Air mata Davina kembali jatuh. "Beliau mempertaruhkan nyawanya agar Bu Bos tetap selamat dan tidak tercedera." Bilal melanjutkan, "Dan waktu Diva mencoba meracuni Bu Bos di restoran dengan mencapur stroberi ke minuman bu Bos Davina... Bos Sena juga yang diam-diam menyelamatkan Bu Bos dan memanggil ambulans." Setiap kalimat terasa menghancurkan hati Davina. Semua kenangan berputar kembali. Saat Sena pulang ke rumah Aryawangsa dengan tubuh penuh luka. Saat wajahnya dipenuhi lebam. Saat ia sering menghilang tanpa penjelasan. Saat Sena berdiri di depan Davina, menghadang bahaya yang mengancamnya. Ternyata... Semua itu terjadi karena Sena sedang melindunginya. Sementara dirinya... Justru berkali-kali melukai hati pria itu dengan kata-kata yang begitu kejam. Davina menangis sejadi-jadinya. "Kenapa... kenapa kamu tidak pernah mengatakan semua ini, Sena?" Bilal tersenyum pahit. "Bos Sena selalu bilang, kalau Mbak tahu semua pengorbanannya, Mbak akan merasa berutang. Beliau tidak ingin dicintai karena rasa iba atau kasihan." Kalimat itu menghancurkan seluruh pertahanan Davina. Pria yang selama ini ia anggap lemah... Ternyata berkali-kali menjadi tameng hidupnya. Tanpa meminta balasan. Tanpa meminta pengakuan. Tanpa pernah mengungkit semua pengorbanannya. "Bilal... di mana Sena sekarang?" Bilal memejamkan mata. "Maaf, Mbak... tentang itu saya benar-benar tidak bisa memberitahunya. Saya sudah bersumpah menjaga rahasia Bos Sena." Davina mengangguk pelan. Ia tidak memaksa lagi. Namun malam itu, ia sadar... Ia bukan hanya kehilangan seorang yang paling mencintainya. Ia telah kehilangan satu-satunya lelaki yang mencintainya tanpa syarat. Lelaki yang rela mempertaruhkan nyawanya berkali-kali demi keselamatannya. Di bawah langit Jakarta yang mulai menjelang fajar, Davina memejamkan mata sambil berbisik dengan air mata yang tak kunjung berhenti. "Ya Allah... jika Engkau masih mengizinkan kami bertemu, kali ini aku tidak akan melepaskannya lagi. Aku hanya ingin memeluknya, meminta maaf, dan mengatakan bahwa aku mencintainya... lebih dari apa pun di dunia ini. #TerikatJanji #senadandavina

About