@detikcom: Sebanyak 92% konsumen air minum dalam kemasan galon mengeluhkan masih beredarnya galon guna ulang lanjut usia atau 'Ganula'. Temuan ini merupakan hasil pengaduan konsumen yang disampaikan kepada Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) melalui kanal di situs webnya. 'Ganula' paling tua yang dilaporkan konsumen, ada yang diproduksi pada 2015 atau berusia 11 tahun. Selain mengeluhkan masa pakai galon guna ulang tua, konsumen juga mempersoalkan kerusakan fisik galon, seperti kusam, kotor, berlumut, dan retak. Faktor utama yang menyebabkan 'Ganula' masih beredar di pasaran adalah ketidakterbukaan informasi oleh produsen, padahal informasi adalah hak konsumen yang dijamin dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen.