@zoka_gee:

ZOKA GEE  
ZOKA GEE 
Open In TikTok:
Region: NG
Monday 06 July 2026 08:28:46 GMT
6433
1574
35
2

Music

Download

Comments

suleimanbokoji0
AbbatiSuleiman :
Uhmmmm 🤣🤣😂
2026-07-06 11:36:03
0
umarlawan573
Umar kumpha :
😂😂😂
2026-07-07 20:24:22
0
carlos46205
🕋carlos 🕋 :
🥰🥰🥰
2026-07-07 16:42:08
0
userz1tcwq3wj5
mati AManen. massi. A. B. T :
🥰🥰🥰
2026-07-07 15:26:03
0
big_naseer01
💫M_ÑÃẞÍR💫 :
🙏🙏🙏
2026-07-07 14:45:26
0
lilameerneh0
Lil-Ameer-Neh back up :
😁😁😁
2026-07-07 11:07:54
0
pharmusman_001
Rx MANAGER 001🥰 :
💯💯💯
2026-07-07 10:13:28
0
usmancp2
usmancp001 :
🙏🙏🙏
2026-07-07 07:46:03
0
s__wagon_geey1
SARKI JR 💯💯 :
💯💯💯
2026-07-07 01:32:45
0
ali640918
Aliiiiiiiii :
😂😂😂
2026-07-07 00:42:20
0
maryam_war
maryam war :
🙏🙏🙏
2026-07-06 20:15:35
0
summy.abj
call me summy 🦜🦜🦚 :
🥰🥰🥰
2026-07-06 20:08:17
0
ishaqgaye
REAL I.... G.... 💫 :
🥰🥰🥰
2026-07-06 19:31:17
0
bilkisu.abdullahi331
Bilkisu Abdullahi :
🥰🥰🥰
2026-07-06 18:57:25
0
user4814787818047
user4814787818047 :
🥰🥰
2026-07-06 17:29:21
0
danminister008
⚜️Dan Minister 001⚜️ :
✌️✌️✌️
2026-07-06 15:52:11
0
abdull_yobe_140
𝗔𝗕𝗗𝗨𝗟_𝗬𝗢𝗕𝗘 🦅 :
❤️❤️❤️
2026-07-06 15:47:44
0
ethiopiagirl28
ethiopiagirl28 :
🥰🥰🥰
2026-07-06 14:22:35
0
prince_musterpher
M.S.Q.U.A.R.E___O.O.1🦅🦅🦅 :
😎😎😎
2026-07-06 13:48:26
0
zulaihat778
zulaihat778 :
😂😂😂
2026-07-06 12:30:17
0
batulamaikyau2
Hajiya batula maikyau :
🥰🥰🥰
2026-07-06 12:11:00
0
alhassan.hamidu
Alhassan Hamidu :
💕💕💕
2026-07-06 11:50:43
0
user86817150238231
Mohammed M D :
🥰🥰🥰
2026-07-06 11:26:12
0
bilya.jumane.joom
Bilya jumane joomoon :
😂😂😂
2026-07-06 10:39:55
0
danamanayarima
Dan amana yarima :
🥰🥰🥰
2026-07-06 08:30:18
0
To see more videos from user @zoka_gee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PADANG DARURAT NARKOBA? BNN RI BONGKAR LAB SABU RAHASIA DI KAWASAN TERPENCIL, DUA PELAKU MASIH DIBURU!!! DETAKSUMBARNEWS | Padang – Sebuah gubuk sederhana yang berdiri jauh dari permukiman warga di kawasan kaki Bukit Ngalau, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, ternyata menyimpan aktivitas ilegal berskala serius. Bangunan yang dari luar tampak seperti pondok biasa itu digunakan sebagai clandestine laboratory atau laboratorium gelap untuk memproduksi narkotika jenis sabu. Laboratorium rahasia tersebut dibongkar dalam operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polresta Padang pada Selasa (23/6/2026). Dalam penggerebekan itu, petugas menangkap seorang pria berinisial SES, sementara dua pelaku lainnya, SR dan RL, telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih diburu aparat. Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Aswin Sipayung, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Menurutnya, jaringan narkotika kini semakin berani memanfaatkan kawasan terpencil sebagai lokasi produksi untuk menghindari pengawasan aparat maupun masyarakat.
PADANG DARURAT NARKOBA? BNN RI BONGKAR LAB SABU RAHASIA DI KAWASAN TERPENCIL, DUA PELAKU MASIH DIBURU!!! DETAKSUMBARNEWS | Padang – Sebuah gubuk sederhana yang berdiri jauh dari permukiman warga di kawasan kaki Bukit Ngalau, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, ternyata menyimpan aktivitas ilegal berskala serius. Bangunan yang dari luar tampak seperti pondok biasa itu digunakan sebagai clandestine laboratory atau laboratorium gelap untuk memproduksi narkotika jenis sabu. Laboratorium rahasia tersebut dibongkar dalam operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polresta Padang pada Selasa (23/6/2026). Dalam penggerebekan itu, petugas menangkap seorang pria berinisial SES, sementara dua pelaku lainnya, SR dan RL, telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih diburu aparat. Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Aswin Sipayung, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Menurutnya, jaringan narkotika kini semakin berani memanfaatkan kawasan terpencil sebagai lokasi produksi untuk menghindari pengawasan aparat maupun masyarakat. "Jaringan narkotika terus mencari berbagai cara untuk menghindari pengawasan. Namun BNN bersama seluruh aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan tanpa kompromi," tegas Aswin dalam konferensi pers, Kamis (25/6/2026). Hasil penyelidikan mengungkap modus produksi yang cukup mengkhawatirkan. Para pelaku memanfaatkan obat batuk jenis Bronchitin sebagai bahan baku utama. Sebanyak 9 dus atau sekitar 45.000 butir obat tersebut diekstrak untuk memperoleh kandungan pseudoefedrin yang kemudian diolah menjadi sabu menggunakan berbagai bahan kimia dan peralatan laboratorium rakitan. Seluruh bahan kimia, prekursor, hingga peralatan produksi diketahui diperoleh melalui pembelian secara daring untuk mengurangi jejak transaksi. Berdasarkan hasil interogasi sementara, aktivitas produksi sabu di laboratorium gelap tersebut telah berlangsung sejak tahun 2025. SES diduga berperan sebagai pemodal sekaligus membantu proses produksi, sedangkan SR berperan sebagai peracik atau "koki" sabu, dan RL membantu proses produksi sekaligus memasarkan hasilnya. Dari lokasi penggerebekan, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa sabu siap edar, bahan kimia cair sebanyak 1.730 mililiter, bahan kimia padat seberat 585,44 gram, prekursor jenis toluene sebanyak 580 mililiter, asam sulfat sebanyak 310 mililiter, serta berbagai peralatan laboratorium yang digunakan untuk memproduksi sabu. Barang bukti tersebut memperlihatkan bahwa laboratorium tersebut memiliki kemampuan produksi yang cukup besar. BNN RI menegaskan pengungkapan ini menjadi peringatan bahwa jaringan narkotika tidak lagi hanya beroperasi di kawasan perkotaan, tetapi mulai memanfaatkan wilayah terpencil yang sulit dijangkau untuk mendirikan laboratorium produksi. Penyidikan masih terus dikembangkan guna membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk jalur distribusi bahan baku, pemasok bahan kimia, hingga jaringan pemasaran narkotika yang diduga telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Atas perbuatannya, tersangka SES dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lainnya yang berlaku, dengan ancaman hukuman berat. Sementara itu, aparat terus memburu dua pelaku yang masih buron dan mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada produksi maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya. BRAVO BNN, POLRI DAN BEACUKAI 🔥 Selengkapnya: Detaksumbarnews.com #DetakSumbarNews #BNNRI #viral #Padang #SumateraBarat

About