@madame.belle.cc: #CapCut

madame belle CC
madame belle CC
Open In TikTok:
Region: BF
Monday 06 July 2026 08:58:51 GMT
433
129
24
1

Music

Download

Comments

gaoussouodg0
5ËTOÏL ODG TOUT JOUR FORT :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️💪💪💪
2026-08-18 23:45:41
0
issapop22
Issa Pop :
🥰🥰🥰
2026-08-07 19:54:48
0
chidrabxss407
CH ID RA BXSS 2026 ⚡️💸🥷 :
💪💪💪
2026-07-31 09:19:09
0
odile.kabore30
Odile Kabore :
🥰🥰🥰
2026-07-24 09:29:14
0
inoussasegda552
Segda :
🥰🥰🥰
2026-07-22 13:44:53
0
oufrafuturmilliadaire
A. RAOUF. CFA. 47❣️💪💪💪 :
🥰🥰🥰
2026-07-22 10:57:52
0
mathieuouedraogo176
Mathieu Ouedraogo :
🥰🥰🥰
2026-07-20 16:26:14
0
cfadelor656
cfa de l’or :
❣️❣️❣️
2026-07-19 13:15:28
0
mathiasouedraogo32
petit boss premier :
❤️❤️❤️
2026-07-19 10:31:48
0
petit.yak.test.res
PETIT YAK TESTÉ RESTE :
🥰🥰🥰
2026-07-19 02:22:04
0
mousco.le.richi
Mousco Le Richi :
🥰🥰🥰
2026-07-17 14:37:22
0
youssouf.euro.zer
@Youssouf EuRO Zere :
🥰🥰🥰
2026-07-11 22:59:37
0
youssouf7731
Youssouf :
🥰🥰🥰
2026-07-09 11:03:47
0
nerewate.2.2.6
NÉERE WATE :
🥰🥰🥰
2026-07-08 21:28:44
0
user32865385506382
Mariétou Zongo :
🫂🫂🫂❤️❤️
2026-07-08 12:14:05
0
bbsafia45
Bb Safia :
💋💋💋
2026-07-06 22:19:44
0
moustapha.compaor11
FILS DE FORGERON :
❤️❤️❤️❤️
2026-07-06 21:11:15
0
abdullai.moro2
Petit..Boss..d’Or :
🥰🥰🥰
2026-07-06 20:19:43
0
odg.lon4
ODG LÉON :
👍👍👍
2026-07-06 18:02:17
0
soubaila76
soubaila :
🥰🥰🥰
2026-07-06 15:06:41
0
toutpetit3990
Tout petit :
🥰🥰🥰
2026-07-06 09:25:34
0
user3799badomasilivaince
Euro_ Champion :
❤❤❤❤❤❤❤
2026-07-06 09:06:26
0
madame.belle.cc
madame belle CC :
🥰🥰🥰
2026-07-06 09:00:31
0
ziz9782
ziz :
🥰🥰🥰
2026-08-25 21:22:06
0
To see more videos from user @madame.belle.cc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Martin berdiri dengan posisi tegap yang sangat formal—ciri khas mahasiswa Fakultas Hukum yang kaku. Almamaternya sengaja ia lepas dan ia sampirkan di pundakmu agar kamu tidak kedinginan. Ia sedang menyeka layar ponselnya yang terkena cipratan air, lalu menatap lurus ke arah jalanan kampus yang mulai tergenang. Kalian berdua terjebak. Hujan badai yang awet itu memaksa kamu dan pacarmu, Martin, berteduh di halte Universitas Magantara. Suara hantaman air yang membentur atap seng halte terdengar begitu memekakkan telinga, menciptakan dinding pembatas tak kasat mata antara kalian dan dunia luar.  Angin kencang sesekali berembus, membawa tempias air dingin yang membuatmu refleks merapatkan almamater besar milik Martin yang membungkus tubuhmu. Menyadari gerakanmu, Martin memasukkan ponselnya ke kantong. Sifat kakunya perlahan mencair saat ia berbalik dan menatapmu dengan lembut. Tangan Martin bergerak merapikan kerah almamater di pundakmu agar tidak ada angin yang menyelinap masuk.
POV : Martin berdiri dengan posisi tegap yang sangat formal—ciri khas mahasiswa Fakultas Hukum yang kaku. Almamaternya sengaja ia lepas dan ia sampirkan di pundakmu agar kamu tidak kedinginan. Ia sedang menyeka layar ponselnya yang terkena cipratan air, lalu menatap lurus ke arah jalanan kampus yang mulai tergenang. Kalian berdua terjebak. Hujan badai yang awet itu memaksa kamu dan pacarmu, Martin, berteduh di halte Universitas Magantara. Suara hantaman air yang membentur atap seng halte terdengar begitu memekakkan telinga, menciptakan dinding pembatas tak kasat mata antara kalian dan dunia luar. Angin kencang sesekali berembus, membawa tempias air dingin yang membuatmu refleks merapatkan almamater besar milik Martin yang membungkus tubuhmu. Menyadari gerakanmu, Martin memasukkan ponselnya ke kantong. Sifat kakunya perlahan mencair saat ia berbalik dan menatapmu dengan lembut. Tangan Martin bergerak merapikan kerah almamater di pundakmu agar tidak ada angin yang menyelinap masuk. "Masih dingin?" tanyanya, sedikit merunduk agar suaranya tidak kalah oleh deru hujan. "Maaf, ya. Harusnya aku tadi membawa mobil saja." Ia menghela napas pendek, lalu kembali menegakkan tubuhnya. Ekspresi melembut di wajahnya langsung berganti dengan kerutan serius yang sangat familiar bagimu—ekspresi yang tidak berubah sejak kalian pacaran setahun lalu. Ia membetulkan letak kacamatanya yang sedikit turun, lalu menatap lurus ke arah tirai hujan. "Menurut data BMKG yang saya cek dua jam lalu, intensitas curah hujan hari ini seharusnya berada di tingkat rendah," ujar Martin datar, memecah keheningan dengan analisisnya yang kaku. "Anomali cuaca seperti ini jelas tidak efisien dan merusak seluruh jadwal agenda rapat organisasi saya hari ini." Kamu hampir saja tertawa melihatnya. Di saat sepasang kekasih lain akan memanfaatkan momen terjebak di halte untuk saling merangkul atau mengobrol romantis, si robot aktivis ini justru sibuk memperdebatkan efisiensi kinerja awan dan hujan. Namun, justru di situlah letak kelemahan benteng pertahanannya. Setahun pacaran dengannya membuatmu tahu persis cara meruntuhkan ekspresi lempeng itu. Kamu sengaja menggeser posisi berdirimu hingga lengan kalian bersentuhan, siap meluncurkan satu kalimat paling tidak logis sedunia untuk merusak seluruh teori hukum alam di kepalanya. Kamu melipat kedua tangan di dada, lalu mendongak menatap wajah lempengnya dengan binar jenaka yang tidak bisa kamu sembunyikan. "Kakak itu terlalu mendewa-dewakan data BMKG," ujarmu dengan nada sok tahu, memotong langsung analisisnya tentang anomali cuaca. Martin menoleh. Sebelah alisnya terangkat tipis di balik bingkai kacamata, bersiap mendengarkan argumen tandingan macam apa yang akan dikeluarkan oleh kekasihnya yang tidak pernah lulus sensor logika ini. "Maksud kamu?" "Hujannya awet itu bukan karena salah prediksi cuaca atau tekanan udara rendah," kamu sengaja menjeda kalimatmu, memberikan efek dramatis di tengah deru angin halte yang kencang. "Tapi itu karna awannya lagi iri ngeliat hubungan kita yang udah satu tahun tapi tetep awet, tau!" Seketika itu juga, keheningan instan langsung tercipta di antara kalian berdua—terkecuali suara hantaman air hujan di atas atap seng halte. Martin kemudian membuang muka ke arah jalanan, mencoba menyembunyikan sudut bibirnya yang perlahan kedutan menahan tawa. Namun gagal. Sebuah senyuman tipis namun tulus akhirnya runtuh juga di wajah kakunya, membuat ekspresi tegas sang aktivis hukum itu mencair begitu saja. "Teori macam apa itu..." gumam Martin pelan, suaranya agak serak karena menahan tawa. Ia kembali menoleh padamu, lalu mengulurkan tangannya untuk mengacak rambutmu yang sedikit basah karena tempias hujan. "Satu tahun sama kamu, sepertinya logika saya juga pelan-pelan mulai ikut rusak." ((💬💬) reupload ++ #pov #martin #cortis #coer #fyp
أَدعِية سَتُغَيِّرُ حَياتَك إلى الأفضلِ . كان النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يقولُ: اللهُمَّ رَبَّنا آتِنا في الدُّنيا حَسَنةً وفي الآخِرةِ حَسَنةً وقِنا عَذابَ النَّارِ. الراوي : أنس بن مالك | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري الصفحة أو الرقم: 4522 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح] التخريج : أخرجه البخاري (4522)، ومسلم (2690) . أنَّ رَسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم كان يقولُ: اللَّهمَّ لكَ أسلَمتُ، وبكَ آمَنتُ، وعليكَ تَوكَّلتُ، وإليكَ أنَبتُ، وبكَ خاصَمتُ، اللَّهمَّ إنِّي أعوذُ بعِزَّتِكَ -لا إلَهَ إلَّا أنتَ- أن تُضِلَّني، أنتَ الحَيُّ الذي لا يَموتُ، والجِنُّ والإنسُ يَموتونَ. الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : مسلم | المصدر : صحيح مسلم الصفحة أو الرقم: 2717 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح] التخريج : أخرجه البخاري (7383) مختصراً . كانَ يقولُ في دعائِهِ ربِّ أعنِّي ولا تُعِنْ عليَّ، وانصُرني ولا تنصُرْ عليَّ، وامكُر لي ولا تَمكُر عليَّ، واهدِني ويسِّرِ الهدى لي، وانصُرني على من بغَى عليَّ، ربِّ اجعَلني لَكَ شَكَّارًا، لَكَ ذَكَّارًا، لَكَ رَهَّابًا، لَكَ مُطيعًا، إليكَ مُخبتًا، إليكَ أوَّاهًا مُنيبًا، ربِّ تقبَّل تَوبَتي، واغسِل حَوبَتي، وأجِب دعوَتي، واهدِ قلبي، وسدِّد لساني، وثبِّت حجَّتي واسلُلْ سَخيمةَ قلبي الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : الألباني | المصدر : صحيح ابن ماجه
أَدعِية سَتُغَيِّرُ حَياتَك إلى الأفضلِ . كان النَّبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يقولُ: اللهُمَّ رَبَّنا آتِنا في الدُّنيا حَسَنةً وفي الآخِرةِ حَسَنةً وقِنا عَذابَ النَّارِ. الراوي : أنس بن مالك | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري الصفحة أو الرقم: 4522 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح] التخريج : أخرجه البخاري (4522)، ومسلم (2690) . أنَّ رَسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم كان يقولُ: اللَّهمَّ لكَ أسلَمتُ، وبكَ آمَنتُ، وعليكَ تَوكَّلتُ، وإليكَ أنَبتُ، وبكَ خاصَمتُ، اللَّهمَّ إنِّي أعوذُ بعِزَّتِكَ -لا إلَهَ إلَّا أنتَ- أن تُضِلَّني، أنتَ الحَيُّ الذي لا يَموتُ، والجِنُّ والإنسُ يَموتونَ. الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : مسلم | المصدر : صحيح مسلم الصفحة أو الرقم: 2717 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح] التخريج : أخرجه البخاري (7383) مختصراً . كانَ يقولُ في دعائِهِ ربِّ أعنِّي ولا تُعِنْ عليَّ، وانصُرني ولا تنصُرْ عليَّ، وامكُر لي ولا تَمكُر عليَّ، واهدِني ويسِّرِ الهدى لي، وانصُرني على من بغَى عليَّ، ربِّ اجعَلني لَكَ شَكَّارًا، لَكَ ذَكَّارًا، لَكَ رَهَّابًا، لَكَ مُطيعًا، إليكَ مُخبتًا، إليكَ أوَّاهًا مُنيبًا، ربِّ تقبَّل تَوبَتي، واغسِل حَوبَتي، وأجِب دعوَتي، واهدِ قلبي، وسدِّد لساني، وثبِّت حجَّتي واسلُلْ سَخيمةَ قلبي الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : الألباني | المصدر : صحيح ابن ماجه

About