@rpa313: Never knew I needed this until I tried it….now its part of my everyday#EyeMassager #summerwins #tiktokshopdealsforyoudays #migrainerelief #eyestrainrelief

RPa
RPa
Open In TikTok:
Region: US
Monday 06 July 2026 16:33:00 GMT
340
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @rpa313, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Buat Ganti Hawk 109/209 Indo Bagus Nih 🤭. Alenia Aermacchi M-346 Master, Sebuah Pesawat Jet Trainer canggih bermesin ganda yang dikembangkan oleh Alenia Aermacchi/Leonardo. Pesawat ini dirancang sebagai Lead In Fighter Trainer (LIFT), yaitu pesawat yang digunakan untuk mempersiapkan pilot sebelum menerbangkan pesawat tempur generasi 4, 4,5, hingga generasi ke 5 seperti Eurofighter Typhoon dan Lockheed Martin F-35 Lightning II.  Pengembangan Pesawat Ini bermula ketika Alenia Aermacchi bekerja sama dengan Yakovlev untuk mengembangkan pesawat Latih Yak/AEM-130. Namun, karena perbedaan kebutuhan operasional dan arah pengembangan, kerja sama tersebut berakhir pada tahun 2000. Setelah itu, Aermacchi melanjutkan proyek secara mandiri dengan menggunakan mesin, avionik, dan sistem buatan Barat, sedangkan Yakovlev mengembangkan versi Rusia yang dikenal sebagai Yak-130. Sekilas Keliatan Mirip Ya, Tapi Kedua Pesawat Itu Punya banyak perbedaan tersendiri, khususnya pada sistem elektronik, mesin, & kemampuan operasional. M-346 melakukan penerbangan perdana pada 15 Juli 2004 dan mulai memasuki layanan operasional pada tahun 2015.  M-346 menggunakan konfigurasi dua kursi tandem dengan dua mesin turbofan Honeywell F124-GA-200 tanpa afterburner. Meskipun tidak menggunakan afterburner, pesawat ini tetap mampu terbang pada kecepatan transonik hingga sekitar Mach 1,15 dalam kondisi tertentu. Penggunaan dua mesin juga meningkatkan tingkat keselamatan selama pelatihan dibandingkan pesawat bermesin tunggal. Kokpit M-346 dirancang menyerupai pesawat tempur modern. Di dalamnya terdapat layar multifungsi digital (MFD), Head Up Display (HUD), kontrol HOTAS (Hands On Throttle And Stick), serta dapat dipadukan dengan Helmet Mounted Display (HMD).  Fitur yang paling menonjol di pesawat ini yaitu Embedded Tactical Training System (ETTS). Sistem ini mampu mensimulasikan radar, sensor, peperangan elektronik, sasaran musuh, hingga penggunaan berbagai jenis senjata tanpa harus membawa persenjataan sungguhan. Pilot dapat menjalani latihan tempur yang sangat realistis, sementara instruktur dapat mengendalikan skenario latihan secara langsung dari darat. Tentunya membuat biaya pelatihan jauh lebih rendah dibandingkan menggunakan pesawat tempur operasional.  Selain versi latih, Leonardo mengembangkan varian M-346FA (Fighter Attack). Varian ini dilengkapi radar multimode, 7 hardpoint, (RWR), (MAWS), Chaff & Flare, Dan Beberapa Armament Lain Seperti Air To Air, Air To Ground, Guided Bomb.  #lightcombataircraft #aleniaaermacchi #masukberanda #militaryedit #shiinzjavelin
Buat Ganti Hawk 109/209 Indo Bagus Nih 🤭. Alenia Aermacchi M-346 Master, Sebuah Pesawat Jet Trainer canggih bermesin ganda yang dikembangkan oleh Alenia Aermacchi/Leonardo. Pesawat ini dirancang sebagai Lead In Fighter Trainer (LIFT), yaitu pesawat yang digunakan untuk mempersiapkan pilot sebelum menerbangkan pesawat tempur generasi 4, 4,5, hingga generasi ke 5 seperti Eurofighter Typhoon dan Lockheed Martin F-35 Lightning II. Pengembangan Pesawat Ini bermula ketika Alenia Aermacchi bekerja sama dengan Yakovlev untuk mengembangkan pesawat Latih Yak/AEM-130. Namun, karena perbedaan kebutuhan operasional dan arah pengembangan, kerja sama tersebut berakhir pada tahun 2000. Setelah itu, Aermacchi melanjutkan proyek secara mandiri dengan menggunakan mesin, avionik, dan sistem buatan Barat, sedangkan Yakovlev mengembangkan versi Rusia yang dikenal sebagai Yak-130. Sekilas Keliatan Mirip Ya, Tapi Kedua Pesawat Itu Punya banyak perbedaan tersendiri, khususnya pada sistem elektronik, mesin, & kemampuan operasional. M-346 melakukan penerbangan perdana pada 15 Juli 2004 dan mulai memasuki layanan operasional pada tahun 2015. M-346 menggunakan konfigurasi dua kursi tandem dengan dua mesin turbofan Honeywell F124-GA-200 tanpa afterburner. Meskipun tidak menggunakan afterburner, pesawat ini tetap mampu terbang pada kecepatan transonik hingga sekitar Mach 1,15 dalam kondisi tertentu. Penggunaan dua mesin juga meningkatkan tingkat keselamatan selama pelatihan dibandingkan pesawat bermesin tunggal. Kokpit M-346 dirancang menyerupai pesawat tempur modern. Di dalamnya terdapat layar multifungsi digital (MFD), Head Up Display (HUD), kontrol HOTAS (Hands On Throttle And Stick), serta dapat dipadukan dengan Helmet Mounted Display (HMD). Fitur yang paling menonjol di pesawat ini yaitu Embedded Tactical Training System (ETTS). Sistem ini mampu mensimulasikan radar, sensor, peperangan elektronik, sasaran musuh, hingga penggunaan berbagai jenis senjata tanpa harus membawa persenjataan sungguhan. Pilot dapat menjalani latihan tempur yang sangat realistis, sementara instruktur dapat mengendalikan skenario latihan secara langsung dari darat. Tentunya membuat biaya pelatihan jauh lebih rendah dibandingkan menggunakan pesawat tempur operasional. Selain versi latih, Leonardo mengembangkan varian M-346FA (Fighter Attack). Varian ini dilengkapi radar multimode, 7 hardpoint, (RWR), (MAWS), Chaff & Flare, Dan Beberapa Armament Lain Seperti Air To Air, Air To Ground, Guided Bomb. #lightcombataircraft #aleniaaermacchi #masukberanda #militaryedit #shiinzjavelin

About