@yohana_gunarti: Mendengar lagu "Listen to Your Heart" atau "It Must Have Been Love" selalu berhasil membongkar ruang rahasia penuh kenangan di kepala kita yang tumbuh dan besar di era 90 an. Ya, suara ikonis di balik mahakarya tersebut adalah milik Marie Fredriksson, belahan jiwa dari duo pop-rock legendaris asal Swedia, Roxette. Lebih dari sekadar vokalis berambut putih dengan gaya tomboy yang anggun, Marie adalah pilar emosi yang mengajarkan dunia cara menyuarakan kerapuhan dengan begitu megah dan bertenaga. DUALITAS MAGIS DALAM BERMUSIKNYA Karya-karya Marie bersama Per Gessle tetap abadi melintasi waktu karena dualitas energinya yang luar biasa: • Balada Melankolis: Dalam "It Must Have Been Love", ia mengubah lirik patah hati yang sunyi menjadi ratapan yang megah. Jangkauan vokalnya mampu beralih dari bisikan intim yang menyayat hati hingga lengkingan bertenaga. • Ledakan Energi Penuh Gairah: Sebaliknya, pada lagu bertempo cepat seperti "The Look" atau "Joyride", energinya berubah menjadi ledakan pop-rock yang penuh percaya diri. BADAI HIDUP dan PERJUANGAN MELAWAN LOGIKA MEDIS Namun, estetika visual era MTV dan poster-poster majalah musik populer waktu itu barulah setengah dari cerita. Sisi terdalam yang membuat sosoknya begitu lekat di hati penggemar adalah perjuangan nyatanya sebagai penyintas tumor otak dan seorang pejuang sejati (the ultimate survivor). Pada tahun 2002, Marie didiagnosis menderita tumor otak parah dengan peluang hidup yang sangat tipis. Efek pengobatan agresif sempat merenggut kemampuan membaca, berhitung, bahkan menyebabkan kebutaan pada mata kanannya. Bagi seorang musisi, kehilangan ini seperti diasingkan dari dunianya sendiri. Di sinilah keajaiban terjadi. Ketika logika medis menyerah, dan tubuhnya melemah, gairah bermusik Marie menolak padam. Musik menjadi jangkar yang menahan jiwanya dan membangkitkan semangatnya. Dengan ketangguhan luar biasa, ia belajar kembali berbicara, membaca, dan bernyanyi dari nol. THE COMEBACK dan WARISAN ABADI Pada tahun 2009, Marie kembali berdiri di atas panggung bersama Roxette. Meski gerakan fisiknya terbatas dan sering kali harus bernyanyi sambil duduk, magnet energinya tidak pernah berkurang. Penonton tidak sekadar mendengarkan melodi, melainkan menyaksikan sebuah perayaan atas keteguhan jiwa manusia. Ia bahkan sukses menuntaskan tur dunia dan merilis album baru sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Desember 2019. "Marie Fredriksson membuktikan bahwa menjadi rapuh di balik lagu balada bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kejujuran emosi yang paling murni." Marie telah pergi, namun melodi hidupnya akan selalu tinggal. Di balik setiap nada indahnya, ia meninggalkan pesan abadi: sekecil apa pun sisa kekuatan yang kita miliki, gairah untuk hidup harus tetap menyala. Marie juga meninggalkan pesan lewat "It Must Have Been Love" atau "Listen to Your Heart" yang hingga hari ini masih kembali terdengar, kita diingatkan bahwa ada suara yang tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin, sebagian penyanyi hidup karena napasnya, tetapi sebagian lain hidup selama lagunya masih menjadi rumah bagi kenangan kita. Rest in Peace and Love Marie 😇✨🙏 #listentoyourheart #mariefredriksson #roxette #womenofthe90s #90s

Yohanagunarti
Yohanagunarti
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 06 July 2026 12:20:35 GMT
2643
180
11
9

Music

Download

Comments

l.c.d.80
L.C.D :
nice song....Roxette one of my favourite...👍🙏
2026-07-11 18:20:36
2
al.rizan72
Al Rizan Gamis :
so yg pasti kalian diatas 40,absen sini 🥰,
2026-07-07 07:01:10
5
papinyakocenk
🇲🇨®Papinya Kocenk :
2026-07-07 22:10:22
1
dayu.gede.yude
😶‍🌫️😶‍🌫️ :
2026-07-07 01:44:29
2
whoamare8
ayuMY :
ingat masa" penuh perjuangan melawan keras nya kehidupan
2026-07-14 14:27:05
0
edasun53
suibian :
2026-07-08 10:55:56
0
user2784003510628
ani :
😘😘😘
2026-07-06 13:59:47
2
aguscolo66
agus colo :
👍👍👍
2026-07-07 06:40:18
1
jadoel_asik84
jadoel_asik :
😭😭
2026-07-07 11:34:13
1
To see more videos from user @yohana_gunarti, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About