@_gt8__0: الحمدللّٰه أنها دُنيا وسَتنقضي وعسَانا في الجنّة نأنَس ويُؤنَسُ بنا ❤️‍🩹. . . . #الحمدلله_دائماً_وابداً

آآدِࢦبَِآوِ૭ۧي۪͢ةَ آآࢦڪكي۪ڤ͢
آآدِࢦبَِآوِ૭ۧي۪͢ةَ آآࢦڪكي۪ڤ͢
Open In TikTok:
Region: TR
Monday 06 July 2026 18:55:19 GMT
5645
712
8
57

Music

Download

Comments

nnnn14175
نولي :
سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم
2026-07-10 20:59:26
0
nnnn14175
نولي :
يا الله عوضني
2026-07-10 20:59:15
0
nnnn14175
نولي :
يا الله اجبرني جبرا
2026-07-10 20:59:11
0
nnnn14175
نولي :
يارب
2026-07-10 20:59:07
0
nnnn14175
نولي :
لاحول ولا قوة الا بالله
2026-07-10 20:58:52
0
user5616994379144
ابوالقاسم عزالدين :
الله اكبر
2026-07-11 12:22:37
0
nnnn14175
نولي :
لا اله الا الله سبحانك اني كنت من الظالمين
2026-07-10 20:59:00
0
nnnn14175
نولي :
ربي اغفر لي وارحمني واهديني وعافني وارزقني
2026-07-10 20:59:20
0
To see more videos from user @_gt8__0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Yang membuat Leave Out All the Rest terasa begitu kuat bukan hanya karena liriknya, tapi juga cara lagu ini dibawakan oleh Chester Bennington. Suaranya terdengar lembut, tapi penuh perasaan—seperti seseorang yang sedang berbicara jujur tentang dirinya sendiri. Bagi banyak pendengar, lagu ini seperti pengingat bahwa tidak ada manusia yang benar-benar sempurna. Kita semua pernah membuat kesalahan. Kita juga punya masa lalu yang mungkin ingin kita perbaiki jika bisa mengulang waktu. Tapi pada akhirnya, yang paling penting adalah usaha kita untuk menjadi lebih baik. Dan diam-diam, kita semua berharap orang lain bisa melihat usaha itu, bukan hanya kesalahan yang pernah kita lakukan. Chester Bennington sendiri pernah menggambarkan lagu ini seperti sebuah “surat permintaan maaf.” Seolah seseorang sedang berkata: Ketika aku pergi nanti, jangan ingat semua kesalahanku. Ingat saja hal-hal baik yang pernah aku lakukan. Pesan ini terasa sangat manusiawi. Karena hampir semua orang pernah berada di posisi seperti itu—menyesali masa lalu, memikirkan kesalahan yang pernah dibuat, dan berharap orang lain tidak menilai hidup kita hanya dari satu sisi saja. Menariknya, lagu ini tidak mencoba menutupi kesalahan tersebut. Justru sebaliknya, lagu ini mengakuinya dengan jujur. Dan mungkin di situlah letak kekuatan lagu ini: keberanian untuk menerima bahwa kita pernah salah, sambil tetap berharap masih ada hal baik yang bisa dikenang dari diri kita. Gimana menurut kalian? #musiknisme #linkinpark
Yang membuat Leave Out All the Rest terasa begitu kuat bukan hanya karena liriknya, tapi juga cara lagu ini dibawakan oleh Chester Bennington. Suaranya terdengar lembut, tapi penuh perasaan—seperti seseorang yang sedang berbicara jujur tentang dirinya sendiri. Bagi banyak pendengar, lagu ini seperti pengingat bahwa tidak ada manusia yang benar-benar sempurna. Kita semua pernah membuat kesalahan. Kita juga punya masa lalu yang mungkin ingin kita perbaiki jika bisa mengulang waktu. Tapi pada akhirnya, yang paling penting adalah usaha kita untuk menjadi lebih baik. Dan diam-diam, kita semua berharap orang lain bisa melihat usaha itu, bukan hanya kesalahan yang pernah kita lakukan. Chester Bennington sendiri pernah menggambarkan lagu ini seperti sebuah “surat permintaan maaf.” Seolah seseorang sedang berkata: Ketika aku pergi nanti, jangan ingat semua kesalahanku. Ingat saja hal-hal baik yang pernah aku lakukan. Pesan ini terasa sangat manusiawi. Karena hampir semua orang pernah berada di posisi seperti itu—menyesali masa lalu, memikirkan kesalahan yang pernah dibuat, dan berharap orang lain tidak menilai hidup kita hanya dari satu sisi saja. Menariknya, lagu ini tidak mencoba menutupi kesalahan tersebut. Justru sebaliknya, lagu ini mengakuinya dengan jujur. Dan mungkin di situlah letak kekuatan lagu ini: keberanian untuk menerima bahwa kita pernah salah, sambil tetap berharap masih ada hal baik yang bisa dikenang dari diri kita. Gimana menurut kalian? #musiknisme #linkinpark

About