@learningwithkiki: These name tags are made to work for all kinds of classrooms ✨ There are lower elementary options with alphabet clip art, upper elementary designs, and simple styles too! And my favorite part? You can swap out the alphabet pieces as needed. Just copy and paste the letters your students need onto the name tag, so it works perfectly for your class. Cute, editable, and classroom-ready 🤍

Learning with Kiki
Learning with Kiki
Open In TikTok:
Region: CA
Monday 06 July 2026 21:10:34 GMT
79299
1869
26
181

Music

Download

Comments

user2853210837795
INeedthat :
Is the font and color editable
2026-07-29 17:56:16
0
shadynever4
🙏🙏🙏🙏 :
Link please
2026-07-08 16:48:25
2
nfrf2521
-NF :
i wanna do this. but my students are 30😅
2026-07-07 04:34:34
11
purbidabayhan
Purbida Bayhana :
What kind of paper are you using?
2026-07-07 14:21:31
2
mrspatesplace
First Class Chronicles :
Can I size them to fit in my chair pockets?
2026-07-07 19:41:58
0
alexa..stark
alexastark :
What font do you use for their names?
2026-07-14 16:51:35
0
queenbeee1012
Queen B👑 :
Where can I get link?
2026-07-06 21:29:00
0
edwinajacobs16
Edwina Jacobs :
hi how did you make these name tags can you please help me with the website
2026-07-16 21:00:45
0
rimabpaifmq
الريم RÎM :
is it canvas?
2026-07-06 21:41:54
0
cat009shylha
mila :
will you send it to me please can i meesage you my email adress
2026-07-07 19:12:38
0
cinthyamduran
cinthyamduran :
Link 😍
2026-07-08 14:05:38
0
mayahee1798
mayahee1798 :
What font did you use to get the writing lines?
2026-07-07 11:50:59
1
alliemacadamia
@alliemacadamia :
What printer is that?!
2026-07-10 21:09:39
0
shancox47
shancox47 :
Link please !
2026-07-08 02:27:56
0
ciarahynes0
Ciara Hynes :
Link please ☺️
2026-07-14 10:58:29
0
To see more videos from user @learningwithkiki, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

The Great Fire of London Kebakaran Besar London terjadi pada 2 hingga 6 September 1666. Api bermula di toko roti milik Thomas Farriner di Pudding Lane akibat bara oven yang diduga belum padam. Angin kencang dan bangunan kayu yang rapat membuat api cepat menyebar ke seluruh kota. Pada awalnya, Wali Kota Sir Thomas Bloodworth meremehkan kebakaran dan terlambat mengambil tindakan. Akibatnya, api terus meluas hingga menghancurkan pusat kota, termasuk Katedral St. Paul yang saat itu sedang direnovasi. Baru setelah Raja Charles II mengambil alih penanganan, pasukan mulai membuat pembatas api dengan meledakkan beberapa bangunan menggunakan mesiu. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada 6 September 1666. Kebakaran ini menghancurkan sekitar 13.200 rumah, 87 gereja, 44 gedung persekutuan dagang, dan membuat sekitar 70.000 orang kehilangan tempat tinggal. Meski catatan resmi hanya menyebut enam korban jiwa, banyak sejarawan memperkirakan jumlah sebenarnya lebih tinggi. Peristiwa ini menjadi titik balik bagi London. Melalui Undang-Undang Rebuilding of London 1667, rumah-rumah baru diwajibkan menggunakan bata atau batu, jalan diperlebar, dan akses ke Sungai Thames diperbaiki untuk memudahkan pemadaman kebakaran. Arsitek Sir Christopher Wren kemudian membangun kembali Katedral St. Paul yang baru serta mendirikan The Monument sebagai peringatan atas peristiwa tersebut. Kebakaran Besar London mengubah wajah kota secara permanen dan menjadi pelajaran penting dalam perencanaan kota serta sistem keselamatan kebakaran modern.#TimeForEducation #TFD #thegreatfireoflondon #british
The Great Fire of London Kebakaran Besar London terjadi pada 2 hingga 6 September 1666. Api bermula di toko roti milik Thomas Farriner di Pudding Lane akibat bara oven yang diduga belum padam. Angin kencang dan bangunan kayu yang rapat membuat api cepat menyebar ke seluruh kota. Pada awalnya, Wali Kota Sir Thomas Bloodworth meremehkan kebakaran dan terlambat mengambil tindakan. Akibatnya, api terus meluas hingga menghancurkan pusat kota, termasuk Katedral St. Paul yang saat itu sedang direnovasi. Baru setelah Raja Charles II mengambil alih penanganan, pasukan mulai membuat pembatas api dengan meledakkan beberapa bangunan menggunakan mesiu. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada 6 September 1666. Kebakaran ini menghancurkan sekitar 13.200 rumah, 87 gereja, 44 gedung persekutuan dagang, dan membuat sekitar 70.000 orang kehilangan tempat tinggal. Meski catatan resmi hanya menyebut enam korban jiwa, banyak sejarawan memperkirakan jumlah sebenarnya lebih tinggi. Peristiwa ini menjadi titik balik bagi London. Melalui Undang-Undang Rebuilding of London 1667, rumah-rumah baru diwajibkan menggunakan bata atau batu, jalan diperlebar, dan akses ke Sungai Thames diperbaiki untuk memudahkan pemadaman kebakaran. Arsitek Sir Christopher Wren kemudian membangun kembali Katedral St. Paul yang baru serta mendirikan The Monument sebagai peringatan atas peristiwa tersebut. Kebakaran Besar London mengubah wajah kota secara permanen dan menjadi pelajaran penting dalam perencanaan kota serta sistem keselamatan kebakaran modern.#TimeForEducation #TFD #thegreatfireoflondon #british

About