@j.lizbeth2: jajja

◦•●◉✿ 𝑙𝑖𝑧 ✿◉●•◦
◦•●◉✿ 𝑙𝑖𝑧 ✿◉●•◦
Open In TikTok:
Region: BO
Monday 06 July 2026 23:41:55 GMT
106723
6255
73
367

Music

Download

Comments

wtx_gigi67
❀ 𝐆𝘪𝘨𝘪 ୨ৎ :
Este año no soy ninguna 😭💔
2026-07-07 17:42:55
48
lennykeily
keily🌷 :
yo estoy igual amiga 🤣🤣🤣
2026-07-07 15:20:56
3
....o.h
1 de segundaria :
al revés
2026-07-07 04:02:48
30
laura.l_12xx
Laura🫶🏼 :
estando soltera y pensando en Tiii..!!😂😂 (lo e tiqueto?
2026-07-07 22:55:40
6
star23465667
Isabel ♥️ armi :
yo estoy triste por no poder meterme a la banda
2026-07-08 13:26:11
11
luu_20145
𝓛𝓾 🔮 :
mieee,yo ni eso llego 😂
2026-07-07 20:33:55
4
erikayandi.com
<> :
yo tuve los dos a la vez era capitana y la mejor alumna
2026-07-07 18:43:34
14
chinguino8
🤨kurama🤨 :
yo también
2026-07-07 20:11:52
1
aleevpv.16
aleevpv.16 :
No puedes usar los dos? 😭
2026-07-08 23:11:39
0
keylanaomi014
꧁ঔৣkeyঔৣ꧂ :
casi pero en el último es el tambor de 3😁
2026-07-07 13:14:53
0
ssuh_26
..... :
Ami me ganaron por decimales 😔
2026-07-09 00:24:24
0
user3576083827343
❤🤣rubi🤗❤ :
este año uso la gualipola la grande
2026-07-09 01:55:13
0
nataliflores487
Natali :
lo entiendo 😭
2026-07-08 20:54:20
0
_nicole_uwu20
♡𝓃𝒾𝒸𝑜𝓁ℯ❀𝒞𝒽ℯ𝓇𝓇𝓎♡ :
mis padres nunca me dejaron participar en nada siempre cargando el estandarte durante 12 años 🤣🤣 ahora en la U no quiero hacer nada
2026-07-08 18:51:26
0
23_456laqu0
✿Fer✿★ Nicol★🫰🏻🫶 :
soy gualipolera y tengo la bandera y nose que hacer🥺
2026-07-08 23:58:00
0
angel_dust.28
✨angel dust✨ :
ni en uno ni en el otro
2026-07-08 20:37:00
0
nime443
Anime :
De mi es con el clarinete
2026-07-08 16:50:03
0
emely.ramos78
Emely Ramos :
uno de clarinete plis
2026-07-08 20:24:42
0
alexsa.quiss53
ale⭐ :
Al revesss jsjsjs
2026-07-08 18:41:54
0
romero.141
J....?😓 :
si escogía guirapolera me regañaban
2026-07-07 18:05:11
0
fuxl_ny
сатт .ᐟ :
Yo dejé al estandarte por la banda ah 😓
2026-07-08 17:54:51
0
To see more videos from user @j.lizbeth2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About