@brasa__cortes: @Rafael Cabral @Mariana Fagundes #mjmusiccy

Brasa Cortes
Brasa Cortes
Open In TikTok:
Region: BR
Tuesday 07 July 2026 02:16:48 GMT
680
42
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @brasa__cortes, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SEMARANG, LINGKAR TV – Kepolisian mengungkap hasil pemeriksaan medis atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Praharja, yang meninggal dunia saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Pemeriksaan menunjukkan adanya banyak cairan di dalam paru-paru korban. Namun, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pelaksanaan maupun pengawasan perlombaan. Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Polisi Erlin Tang Jaya, menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus tersebut di Mapolrestabes Semarang, Senin (26/10/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan banyak cairan di dalam paru-paru Syabilla. Temuan tersebut mengarah pada dugaan korban meninggal akibat tenggelam. Meski demikian, kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman. Untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut, polisi telah memeriksa empat orang saksi. Mereka terdiri atas tenaga medis, motoris yang bertugas selama perlombaan, serta pihak penyelenggara. Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya kelalaian dalam pelaksanaan dan pengawasan pertandingan. Polisi mendalami informasi bahwa korban sempat melambaikan tangan ketika berada di tengah perlombaan, tetapi tetap melanjutkan pertandingan. Peristiwa tersebut terjadi saat Syabilla mengikuti cabang olahraga selam laut di kawasan Awan Costa, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026). Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban sempat melambaikan tangan pada putaran kedua perlombaan. Namun, korban tidak berhenti dan tetap melanjutkan pertandingan hingga akhirnya meninggal dunia. Informasi mengenai isyarat yang diberikan korban menjadi salah satu hal yang didalami penyidik. Polisi berupaya memastikan apakah kondisi tersebut telah diketahui oleh motoris, petugas pengawas, maupun penyelenggara, serta bagaimana respons yang diberikan saat perlombaan berlangsung. Selain itu, korban disebut telah menempuh jarak renang sekitar 1.700 meter sebelum peristiwa tersebut terjadi. Keterangan mengenai rangkaian kejadian dan kondisi korban akan dicocokkan dengan keterangan saksi serta bukti lain yang dikumpulkan penyidik. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan penyebab kematian Syabilla sekaligus menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk aspek keselamatan dan pengawasan atlet selama perlombaan berlangsung. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Pewarta: Syahril Muadz Sosial Media: Ghani Ramadhan #beritaviral #jateng #atlet #semarang #lingkartv
SEMARANG, LINGKAR TV – Kepolisian mengungkap hasil pemeriksaan medis atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Praharja, yang meninggal dunia saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Pemeriksaan menunjukkan adanya banyak cairan di dalam paru-paru korban. Namun, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pelaksanaan maupun pengawasan perlombaan. Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Polisi Erlin Tang Jaya, menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus tersebut di Mapolrestabes Semarang, Senin (26/10/2026). Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ditemukan banyak cairan di dalam paru-paru Syabilla. Temuan tersebut mengarah pada dugaan korban meninggal akibat tenggelam. Meski demikian, kepolisian menegaskan penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman. Untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut, polisi telah memeriksa empat orang saksi. Mereka terdiri atas tenaga medis, motoris yang bertugas selama perlombaan, serta pihak penyelenggara. Penyelidikan juga difokuskan pada kemungkinan adanya kelalaian dalam pelaksanaan dan pengawasan pertandingan. Polisi mendalami informasi bahwa korban sempat melambaikan tangan ketika berada di tengah perlombaan, tetapi tetap melanjutkan pertandingan. Peristiwa tersebut terjadi saat Syabilla mengikuti cabang olahraga selam laut di kawasan Awan Costa, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026). Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban sempat melambaikan tangan pada putaran kedua perlombaan. Namun, korban tidak berhenti dan tetap melanjutkan pertandingan hingga akhirnya meninggal dunia. Informasi mengenai isyarat yang diberikan korban menjadi salah satu hal yang didalami penyidik. Polisi berupaya memastikan apakah kondisi tersebut telah diketahui oleh motoris, petugas pengawas, maupun penyelenggara, serta bagaimana respons yang diberikan saat perlombaan berlangsung. Selain itu, korban disebut telah menempuh jarak renang sekitar 1.700 meter sebelum peristiwa tersebut terjadi. Keterangan mengenai rangkaian kejadian dan kondisi korban akan dicocokkan dengan keterangan saksi serta bukti lain yang dikumpulkan penyidik. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan penyebab kematian Syabilla sekaligus menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam insiden tersebut. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk aspek keselamatan dan pengawasan atlet selama perlombaan berlangsung. Tonton Berita Selengkapnya di Televisi Digital Lingkar TV Pewarta: Syahril Muadz Sosial Media: Ghani Ramadhan #beritaviral #jateng #atlet #semarang #lingkartv

About