@p5643465: សុំមួយទៀត

Kmab kbal kib🐷🍑
Kmab kbal kib🐷🍑
Open In TikTok:
Region: KH
Tuesday 07 July 2026 03:59:03 GMT
743
190
5
8

Music

Download

Comments

kdmv4292
Rey❤️‍🩹 :
🌷
2026-07-07 04:12:31
0
luth5387
R 🚭 :
fan hx🥹
2026-07-07 04:30:34
0
densal48
Lee zyy :
😭
2026-07-07 04:26:15
0
boy972704
Boy👀👀 :
🥰🥰🥰
2026-07-07 04:02:43
0
longky60
Goo Hoe :
😛
2026-07-07 12:18:38
0
To see more videos from user @p5643465, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

7 Cara-Cara Mengendalikan Ego Menurut Tasawuf 1. Mengenal Kekurangan Diri (Muhasabah) Setiap hari, renungkan dosa dan kekurangan diri sendiri. Orang yang sibuk memperbaiki dirinya tidak akan sempat merendahkan orang lain. Allah berfirman:
7 Cara-Cara Mengendalikan Ego Menurut Tasawuf 1. Mengenal Kekurangan Diri (Muhasabah) Setiap hari, renungkan dosa dan kekurangan diri sendiri. Orang yang sibuk memperbaiki dirinya tidak akan sempat merendahkan orang lain. Allah berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok." (QS. Al-Hasyr: 18) 2. Melawan Hawa Nafsu (Mujahadah) Tasawuf mengajarkan bahwa jihad terbesar adalah melawan hawa nafsu. Keinginan tidak harus selalu dituruti. Belajarlah mengatakan: "Aku ingin ini, tetapi apakah Allah ridha?" 3. Memperbanyak Dzikir Dzikir melembutkan hati. Semakin hati mengingat Allah, semakin kecil ego dalam diri. Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28) 4. Belajar Rendah Hati (Tawadhu') Orang yang tawadhu' tidak merasa dirinya lebih baik daripada siapa pun. Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi." (HR. Muslim) 5. Ikhlas dalam Beramal Jangan mencari pujian manusia. Amal yang diterima adalah amal yang ikhlas karena Allah semata. 6. Menerima Nasihat dengan Lapang Dada Ego membuat seseorang sulit menerima kritik. Orang yang ingin dekat kepada Allah justru bersyukur ketika diingatkan. Karena nasihat adalah cermin bagi hati. 7. Mengingat Kematian Saat mengingat kematian, kesombongan akan luluh. Tidak ada jabatan, kekayaan, ataupun pujian yang dibawa ke dalam kubur. Yang menemani hanyalah amal. Rasulullah ﷺ bersabda: "Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian." (HR. At-Tirmidzi) #arahbatin #islam #muhasabahdiri #tasawuf

About