@yl.ali2: المنشور 99|😉😁❤@مايا 🤍 @يوسف لاز #fyp #اكسبلورexplore #مالي_خلق_احط_هاشتاقات🧢 #ستوريات #مالي_خلق_احط_هاشتاقات🧢🙂😂

جيك||Jake
جيك||Jake
Open In TikTok:
Region: IQ
Tuesday 07 July 2026 05:32:43 GMT
24686
1877
30
265

Music

Download

Comments

h_56435
6923 :
كالت هلا بي من سئله لو عاده معتذرآ
2026-07-07 17:56:54
2
nn.n16n0
ℕ𝕒𝕓𝕒𝕒 :
هلااابيك@
2026-07-07 12:47:38
2
user2774295326191
جنه جنه :
2026-07-07 17:05:47
1
asex128rd
علي بن البصره♥ 🇮🇶🇮🇷♥✌ :
❤️❤️❤️هلا ههههههههههههههههه 😂
2026-07-07 10:32:17
2
ahmedwisam16
احمد /لاز :
ترا جذب اني جنت بالبث
2026-07-07 21:32:51
0
m.jsd8
حيدر :
2026-07-07 20:16:00
1
user2553476299752
ليو ميسي :
الله عل أحب
2026-07-08 03:58:55
0
eou____30
ماكسمان ♥🫶 :
🥰🥰🥰
2026-07-07 18:32:58
0
user81392343496328
سيد حسين النعيمي :
💙💙💙
2026-07-07 18:24:18
0
mohaimen8925
مهيمن السعيدي :
🥰🥰🥰
2026-07-07 13:48:20
0
user9543358197057
حسن الميالي :
😁😁😁
2026-07-07 08:47:22
1
user4399737918779
قمورتي🤍 :
🥰🥰🥰
2026-07-07 18:32:08
0
To see more videos from user @yl.ali2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov || Once Again, Us! |
#pov || Once Again, Us! | "Kata Ayah, Bunda belum bisa ingat Al, ya?" Suara kecil itu membuatmu mengangkat kepala. Di hadapanmu, Alan duduk di kursi ruang makan sambil mengayun-ayunkan kedua kakinya yang belum menyentuh lantai. Tas ransel kecil bergambar dinosaurus masih menggantung di pundaknya, sementara sebuah kotak bekal kosong diletakkan rapi di atas meja. Sudah hampir empat minggu sejak kamu keluar dari rumah sakit. Dan selama hampir empat minggu itu pula, pemandangan seperti ini menjadi bagian dari rutinitasmu. Setiap sore sepulang dari taman kanak-kanak, Alan selalu datang bersama ayahnya. Kadang hanya sebentar, kadang hingga menjelang matahari terbenam. Bocah itu akan bercerita tentang gambar yang dibuatnya di sekolah, lagu yang dinyanyikan bersama teman-temannya, atau sekadar menunjukkan stiker baru yang ditempel di botol minumnya. Sementara itu, pria bernama Sunghoon lebih sering memilih diam. Ia hanya memastikan Alan tidak terlalu merepotkanmu, sesekali membantu membereskan sesuatu di apartemen, lalu pulang tanpa pernah memaksamu mengingat apa pun. Awalnya semua itu terasa canggung. Namun perlahan, kehadiran mereka menjadi satu-satunya rutinitas yang terasa akrab. Kamu mengangguk pelan. "Iya." "Oh..." Alan menundukkan kepala. Jemari kecilnya sibuk memainkan resleting tas dinosaurusnya. Dibuka sedikit, lalu ditutup lagi. Beberapa saat kemudian ia malah mengetuk-ngetukkan ujung sepatunya ke kaki kursi. "Hmm..." Kening kecilnya berkerut, seolah sedang memikirkan sesuatu yang sangat penting. Tiba-tiba matanya berbinar. "Aku tau!" Kamu reflek tersenyum kecil. "Alan tau apa?" "Kalau Bunda lupa sama Al..." Alan turun dari kursinya, lalu berjalan menghampirimu. "Yaudah, kita kenalan lagi aja." "Kenalan lagi?" tanyamu memastikan hal yang baru saja kamu dengar. Alismu sedikit terangkat. Kenalan, katanya? Memang anak-anak selalu punya cara berpikir yang sulit ditebak. "Iya!" Ia mengangguk semangat hingga poni tipisnya ikut bergoyang. "Dulu Al juga nggak kenal Dimas." "Dimas siapa?" tanyamu penasaran. "Temen Al." Jawabnya singkat, seolah itu sudah cukup menjelaskan semuanya. "Lalu?" Kamu memiringkan kepala, menunggu bocah itu melanjutkan ceritanya. "Ya kenalan." Alan mengangkat bahu kecilnya. "Terus besoknya main bareng." Kamu tak kuasa menahan tawa kecil melihat wajah seriusnya saat menjelaskan logika sederhana itu. Di mata Alan, kehilangan bukanlah akhir dari segalanya. Kalau seseorang lupa, ya cukup berkenalan lagi. Sesederhana itu. Andai hidup orang dewasa juga semudah logika bocah lima tahun itu. Mungkin hatimu tidak akan terasa seberat ini. Bocah itu kemudian tiba-tiba mengulurkan tangan mungilnya ke arahmu. "Nih." Kamu menatap telapak tangan kecil itu beberapa saat. Alismu sedikit bertaut, belum benar-benar memahami apa yang sedang diminta bocah itu. "Salaman." "Salaman?" ulangmu pelan, memastikan pendengaranmu tidak salah. Alan mengangguk cepat hingga rambutnya ikut bergoyang. "Iya." Ia kembali menggerak-gerakkan tangan mungilnya, seolah tidak sabar menunggu balasanmu. "Bu Guru bilang kalau kenalan harus salaman." Kamu akhirnya menyambut uluran tangannya. Jemari kecil Alan langsung menggenggam tanganmu dengan antusias. "Halo!" sapanya riang, senyumnya melebar tanpa bisa disembunyikan. "Namaku Alan." Senyum tipis tanpa sadar menghiasi wajahmu. "Halo, Alan." "Umur Al lima." Alan mengangkat seluruh jari di tangan kanannya tinggi-tinggi, seolah takut kamu tidak percaya. Wajahnya tampak begitu bangga saat memperlihatkannya. "Al suka gambar dinosaurus..." lanjutnya tanpa diminta. Jemarinya kini mulai melipat satu per satu seakan sedang menghitung daftar kesukaannya sendiri. "Suka ayam goreng juga." Ia tiba-tiba terdiam. Bola matanya bergerak ke atas, seperti sedang berusaha mengingat sesuatu. "Ehhh..." Bibirnya sedikit mengerucut. Tak lama kemudian wajahnya kembali berbinar. "Al juga suka kue sus!" Kamu terkekeh pelan melihat perubahan ekspresinya yang begitu cepat. (Lanjut di comsec+++) #sunghoon #sunghoonenhypen #sunghoonpov #fyp

About